Satreskrim Polres Metro Bekasi Turun ke Pasar, Pantau Sembako: “Stok Aman, Harga Masih Terkendali”
- account_circle Kurniawan
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Satreskrim Polda Metro Bekasi memantau harga pokok di Pasar Tambun.
INFO CIKARANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Bekasi secara langsung memantau ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di wilayah Kabupaten Bekasi. Salah satu lokasi yang menjadi fokus utama adalah Pasar Tradisional Tambun.
Kegiatan monitoring ini dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret 2026, sekitar pukul 13.00 WIB, dan dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Bekasi, AKBP Jerico Lavian Chandra, bersama dengan anggota Unit Krimsus.
AKBP Jerico Lavian Chandra menjelaskan bahwa pemantauan ini bertujuan untuk memastikan stok sembako tetap tersedia, distribusi berjalan lancar, dan harga di pasar tetap berada dalam kondisi wajar.
Pengawasan difokuskan pada berbagai titik, termasuk pasar tradisional, toko sembako, hingga gudang distribusi bahan pangan yang merupakan jalur utama peredaran kebutuhan pokok masyarakat.
Harga Cabai hingga Daging Dipantau
Petugas kemudian menyambangi beberapa kios di Pasar Tradisional Tambun untuk mengecek langsung harga komoditas. Di kios sayur milik Sanan, beberapa komoditas terpantau masih berada di kisaran harga pasar.
Rinciannya, bawang merah kecil dijual sekitar Rp32.000 per kilogram, bawang putih kating Rp35.000 per kilogram.
Cabai rawit merah menjadi komoditas paling mahal dengan harga mencapai Rp100.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting dan cabai merah besar masing-masing dijual sekitar Rp35.000 per kilogram.
Di kios ayam potong milik Cipto, harga daging ayam ras terpantau di angka Rp33.000 per kilogram.
Sementara itu, daging sapi di lapak milik Acep dipatok sekitar Rp140.000 per kilogram.
Untuk komoditas sembako lainnya, harga gula curah tercatat Rp18.500 per kilogram dan gula premium Rp19.000 per kilogram.
Minyak goreng merek “Minyak Kita” dijual sekitar Rp15.700 per liter. Harga beras curah berada di kisaran Rp13.800 per kilogram, dan beras program SPHP dijual Rp62.500 per kemasan 5 kilogram.
Telur ayam ras di salah satu kios tercatat dijual sekitar Rp32.000 per kilogram.
Kanit Krimsus Satreskrim Polres Metro Bekasi, AKP M. Said Hasan, menambahkan bahwa dari hasil monitoring sementara, tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan.
“Untuk ketersediaan bahan pokok saat ini masih mencukupi dan harga relatif stabil, belum ada kenaikan yang mencolok,” ujarnya.
Meskipun demikian, pihak kepolisian tetap memberikan imbauan kepada para pelaku usaha agar tidak melakukan penimbunan barang yang dapat memicu kelangkaan dan lonjakan harga.
“Pedagang kami ingatkan agar tetap menjual barang dengan harga normal dan tidak melakukan praktik penimbunan,” tegasnya.
Satreskrim Polres Metro Bekasi juga memastikan bahwa pemantauan akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
- Penulis: Kurniawan


Saat ini belum ada komentar