Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » TPST Bantargebang Jadi Penghasil Metana Terbesar Kedua di Dunia, Setara Emisi PLTU Raksasa

TPST Bantargebang Jadi Penghasil Metana Terbesar Kedua di Dunia, Setara Emisi PLTU Raksasa

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
  • comment 0 komentar
Aktivitas truk sampah di TPST Bantargebang, Bekasi, yang menghasilkan emisi gas metana dalam jumlah besar.

Aktivitas truk sampah di TPST Bantargebang, Bekasi, yang menghasilkan emisi gas metana dalam jumlah besar.

INFO CIKARANG — Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Bekasi kembali menjadi sorotan global.

Kawasan ini tercatat sebagai salah satu sumber emisi gas metana terbesar di dunia, bahkan menempati posisi kedua secara global.

Temuan tersebut berasal dari riset yang dilakukan oleh tim dari Emmett Institute di University of California Los Angeles, yang mengacu pada data pemantauan satelit milik Carbon Mapper, didukung oleh Planet Labs serta badan antariksa NASA.

Dalam laporan tersebut, TPST Bantargebang terdeteksi menghasilkan sekitar 6,3 metrik ton gas metana per jam sepanjang 2025.

Angka ini hanya kalah dari lokasi pembuangan sampah di Campo de Mayo, Argentina, yang mencatatkan emisi sekitar 7,6 metrik ton per jam.

Metana sendiri merupakan gas yang dihasilkan dari proses pembusukan sampah organik.

Semakin besar emisinya, semakin menunjukkan dominasi sampah organik serta lemahnya pengelolaan limbah di suatu wilayah.

Yang mengkhawatirkan, dampak gas ini tidak hanya berhenti pada isu lingkungan lokal.

Dalam jumlah besar, metana memiliki efek signifikan terhadap pemanasan global, bahkan disebut setara dengan emisi dari jutaan kendaraan berbahan bakar fosil atau pembangkit listrik tenaga batu bara berkapasitas besar.

Sebagai gambaran, emisi metana sebesar lima ton per jam saja sudah setara dengan kontribusi sekitar satu juta mobil SUV atau pembangkit listrik berkapasitas 500 megawatt.

Di sisi lain, sebenarnya gas metana memiliki potensi untuk dimanfaatkan. Jika dikelola dengan baik, gas ini bisa ditangkap dan diolah menjadi sumber energi alternatif, seperti listrik.

Begitu juga dengan sampah organik yang dapat diolah menjadi kompos bernilai ekonomi.

Namun, tanpa pengelolaan yang optimal, akumulasi metana di dalam timbunan sampah justru berisiko memicu kebakaran hingga ledakan.

Sebagai perbandingan, kapasitas emisi dari Bantargebang disebut-sebut mampu menyaingi pembangkit listrik besar di wilayah Bekasi, seperti PLTU Babelan maupun PLTGU di kawasan industri Jababeka.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pabrik Narkoba di Warung Kobak Cikarang Dibongkar, Tiga Pemuda Ditangkap

    Pabrik Narkoba di Warung Kobak Cikarang Dibongkar, Tiga Pemuda Ditangkap

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Polsek Tambun Selatan berhasil mengungkap industri pembuatan narkotika jenis tembakau sintetis di sebuah kontrakan di Warung Kobak, RT 03 RW 04, Pasir Gombong, Cikarang Utara. Dalam penggerebekan ini, tiga orang tersangka berinisial YP (27), YT (26), dan MA (26) ditangkap. Ketiganya diduga berperan sebagai pengedar sekaligus peracik tembakau sintetis tersebut. Kepala Polsek […]

  • Jaringan Narkoba Rumahan di Bekasi Terungkap, Barang Bukti Capai Lebih dari Rp1,3 Miliar

    Jaringan Narkoba Rumahan di Bekasi Terungkap, Barang Bukti Capai Lebih dari Rp1,3 Miliar

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kegiatan ilegal berupa produksi dan peredaran narkotika skala rumahan telah ditemukan beroperasi di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. Aktivitas tersebut terungkap dalam rangkaian operasi selama lebih dari sebulan oleh aparat kepolisian dari Polres Metro Bekasi. Selama operasi yang dilakukan antara 12 April hingga 16 Mei 2025, sejumlah barang bukti berupa narkotika dan […]

  • Satreskrim Polres Metro Bekasi mengungkap kasus penculikan anak di Desa Setiamekar, Tambun Selatan. Pelaku berinisial M.A.R. alias L diamankan, korban ditemukan selamat.

    Perkara Asmara, Pria Culik Anak Mantan Kekasih di Tambun Selatan, Polisi Amankan Korban Selamat

    • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Satreskrim Polres Metro Bekasi berhasil mengungkap kasus penculikan anak di Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Seorang pria berinisial M.A.R. alias L diamankan petugas, sementara korban yang masih berusia anak ditemukan dalam kondisi selamat. Pengungkapan kasus penculikan anak di Tambun Selatan ini bermula dari laporan seorang ibu kandung berinisial M pada […]

  • PMII Bekasi Soroti TPS Ilegal Lippo Cikarang, Ada Dugaan Oknum Terlibat?

    PMII Bekasi Soroti TPS Ilegal Lippo Cikarang, Ada Dugaan Oknum Terlibat?

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Terkait Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal yang berada di kawasan Lippo Cikarang, Pengurus Cabang Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan audiensi dengan Polres Metro Bekasi pada Selasa (11/02/2025). Faisal selaku Ketua Cabang PMII kabupaten Bekasi mengatakan, Audiensi itu dilakukan sebagai respon PMII dalam menyikapi persoalan lingkungan hidup khususnya di kabupaten Bekasi. Pasalnya, […]

  • Pengembangan jalur DDT hingga Lemahabang disebut menjadi langkah penting untuk mendukung rencana Commuter Line sampai Karawang dan mengurangi kemacetan di perlintasan kereta.

    Commuter Line Direncanakan Sampai Karawang, Jalur DDT Ditargetkan Tembus Lemahabang

    • calendar_month Ming, 10 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Rencana pengembangan layanan Commuter Line hingga Karawang kembali menjadi perhatian pemerintah. Salah satu proyek yang didorong adalah pembangunan jalur Double-Double Track (DDT) yang ditargetkan dapat menjangkau wilayah Lemahabang, Kabupaten Bekasi. Pemerintah menilai keberadaan DDT sangat penting untuk meningkatkan frekuensi perjalanan kereta sekaligus mendukung mobilitas masyarakat yang semakin bergantung pada Commuter Line sebagai […]

  • Proses evakuasi gerbong KRL usai tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur.

    Update Nama Identitas 16 Korban Tewas Tragedi Kereta di Bekasi Timur, Satu Korban Meninggal Usai Dirawat di ICU

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi tabrakan kereta di kawasan Bekasi Timur resmi bertambah menjadi 16 orang hingga Rabu (29/4/2026). Penambahan korban terjadi setelah seorang pasien yang sebelumnya menjalani perawatan intensif di ruang ICU dinyatakan meninggal dunia. Korban tersebut diketahui bernama Mia Citra (25), yang sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Kota […]

expand_less