Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Bau Gas Menyebar Hingga 500 Meter, Kebakaran SPBE Cimuning Picu Kepanikan Warga Mustikajaya

Bau Gas Menyebar Hingga 500 Meter, Kebakaran SPBE Cimuning Picu Kepanikan Warga Mustikajaya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
  • comment 0 komentar
Warga menjauh dari lokasi kebakaran SPBE Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, akibat bau gas yang menyebar luas.

Warga menjauh dari lokasi kebakaran SPBE Cimuning di Mustikajaya, Bekasi, akibat bau gas yang menyebar luas.

INFO CIKARANG — Kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, tidak hanya memunculkan kobaran api, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akibat penyebaran bau gas di lingkungan sekitar.

Dalam peristiwa kebakaran SPBE Cimuning Bekasi bau gas radius 500 meter, warga melaporkan aroma gas yang cukup kuat hingga terasa di permukiman dengan jarak ratusan meter dari lokasi.

Seorang warga, Ikbal, mengatakan bau gas sudah tercium sejak awal kejadian dan membuat banyak orang memilih menjauh dari area tersebut.

“Bau gasnya cukup menyengat. Banyak warga langsung keluar rumah untuk menghindari risiko,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Selain api yang terlihat, keberadaan gas di udara menjadi perhatian utama. Warga menilai kondisi tersebut berisiko, terutama jika terjadi ledakan susulan.

Dalam situasi ini, bau gas menyengat di lokasi kebakaran SPBE Bekasi menjadi faktor yang mendorong warga untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tak hanya bau gas, warga juga melaporkan adanya suara ledakan dari dalam area SPBE. Dentuman tersebut diduga berasal dari tabung elpiji yang terdampak kebakaran.

“Kami memilih menjauh karena terdengar ledakan beberapa kali. Yang penting aman dulu,” kata Ikbal.

Kondisi tersebut membuat situasi di sekitar lokasi sempat tidak kondusif, dengan warga berupaya menjauh tanpa menunggu instruksi lebih lanjut.

Petugas di lapangan langsung melakukan langkah antisipasi dengan memperluas area pengamanan.

Warga diminta tidak mendekat ke lokasi untuk menghindari risiko paparan gas maupun kemungkinan ledakan lanjutan.

Sedikitnya enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani api dan mencegah penyebaran ke area lain.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa dampak kebocoran gas elpiji akibat kebakaran SPBE Cimuning Bekasi tidak hanya berkaitan dengan api, tetapi juga potensi bahaya lain seperti gangguan pernapasan hingga ledakan tambahan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenaikan PPN 12 Persen di 2025: Bagaimana Dampaknya pada Kantong Kita?

    Kenaikan PPN 12 Persen di 2025: Bagaimana Dampaknya pada Kantong Kita?

    • calendar_month Jum, 20 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen pada 1 Januari 2025 akan segera berlaku. Ini adalah bagian dari kebijakan yang diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Sebelumnya, PPN mengalami kenaikan dari 10 persen menjadi 11 persen pada April 2022. Meski terlihat kecil, perubahan ini jelas […]

  • PMII Bekasi Soroti TPS Ilegal Lippo Cikarang, Ada Dugaan Oknum Terlibat?

    PMII Bekasi Soroti TPS Ilegal Lippo Cikarang, Ada Dugaan Oknum Terlibat?

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Terkait Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal yang berada di kawasan Lippo Cikarang, Pengurus Cabang Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan audiensi dengan Polres Metro Bekasi pada Selasa (11/02/2025). Faisal selaku Ketua Cabang PMII kabupaten Bekasi mengatakan, Audiensi itu dilakukan sebagai respon PMII dalam menyikapi persoalan lingkungan hidup khususnya di kabupaten Bekasi. Pasalnya, […]

  • Warga Desa Cibening, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi mengikuti tradisi Babarit dengan membawa berbagai hidangan khas sebagai bentuk rasa syukur menyambut Bulan Muharam.

    Bakakak Ayam hingga Doa Bersama, Tradisi Babarit di Cibening Setu Jadi Momen Warga Sambut Muharam

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang datangnya Bulan Muharam, suasana penuh kebersamaan terlihat di Desa Cibening, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Warga setempat kembali menggelar tradisi Babarit, sebuah tradisi turun-temurun yang masih terus dijaga hingga saat ini. Kegiatan yang digelar pada Minggu, 21 Juni 2026 tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Sejak sore hari, warga mulai berdatangan dengan […]

  • Lampu PJU KDM bermotif Sunda mulai beroperasi di Cibarusah.

    PJU Berornamen Khas Sunda Resmi Menyala, Percantik Jalan Raya KH R Ma’Mun Nawawi Cibarusah

    • calendar_month Jum, 2 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Penerangan Jalan Umum (PJU) KDM berornamen khas Sunda yang terpasang di sepanjang Jalan Raya KH R Ma’Mun Nawawi, Kampung Cikoronjo, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, kini resmi beroperasi dan menyala sejak Kamis (1/1/2026). Lampu jalan dengan sentuhan ornamen budaya Sunda tersebut langsung mencuri perhatian. Selain mempercantik tampilan kawasan, kehadiran PJU ini […]

  • Modus Beli Rokok, Tiga Remaja di Karangbahagia Curi Bensin di Warung

    Modus Beli Rokok, Tiga Remaja di Karangbahagia Curi Bensin di Warung

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi pencurian dua botol bensin di sebuah warung di Kampung Pulo Kecil, Desa Karanganyar, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi terekam jelas oleh kamera CCTV. Kejadian ini terjadi pada Senin (17/3/2025) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, saat suasana sekitar masih sepi. Dalam rekaman CCTV milik pemilik warung, terlihat tiga orang remaja melakukan aksi pencurian […]

  • Tumpukan sampah di TPA Burangkeng yang direncanakan akan diolah menjadi bahan bakar RDF.

    Gunungan Sampah di TPA Burangkeng Bakal Diolah Jadi RDF, Solusi Baru Persoalan Sampah Bekasi

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Gunungan sampah di TPA Burangkeng, Kabupaten Bekasi, direncanakan akan diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), yaitu bahan bakar alternatif ramah lingkungan hasil pengolahan sampah padat. Langkah ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan overkapasitas yang telah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Sampah Diolah Jadi Bahan Bakar RDF sendiri merupakan hasil […]

expand_less