Update Nama Identitas 16 Korban Tewas Tragedi Kereta di Bekasi Timur, Satu Korban Meninggal Usai Dirawat di ICU
- account_circle T.T
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Proses evakuasi gerbong KRL usai tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur.
INFO CIKARANG — Jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi tabrakan kereta di kawasan Bekasi Timur resmi bertambah menjadi 16 orang hingga Rabu (29/4/2026).
Penambahan korban terjadi setelah seorang pasien yang sebelumnya menjalani perawatan intensif di ruang ICU dinyatakan meninggal dunia.
Korban tersebut diketahui bernama Mia Citra (25), yang sempat mendapatkan penanganan medis di RSUD Kota Bekasi.
Pihak rumah sakit mengungkapkan, hingga saat ini masih ada puluhan korban lain yang menjalani perawatan akibat luka-luka yang dialami dalam kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek tersebut.
Jenazah Mia Citra telah diserahkan kepada pihak keluarga dan rencananya akan dibawa ke kampung halamannya di Ngawi, Jawa Timur, setelah sempat disemayamkan di rumah duka kawasan Tambun.
Kronologi Singkat Kejadian
Insiden tragis ini bermula dari sebuah taksi yang terserempet KRL di perlintasan tidak jauh dari stasiun.
Kejadian itu membuat rangkaian KRL tertahan lebih lama di jalur.
Dalam waktu bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek melaju dari arah belakang dan tidak sempat menghindar, hingga akhirnya terjadi tabrakan keras yang menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah gerbong.
Daftar 16 Korban Meninggal
Berikut identitas korban meninggal yang telah terdata:
RS Polri Kramat Jati:
Tutik Anitasari
Harum Anjasari
Nur Alimantun Citra Lestari
Farida Utami
Vica Acnia Fratiwi
Ida Nuraida
Gita Septia Wardany
Fatmawati Rahmayani
Arinjani Novita Sari
Nur Ainia Eka Rahmadhyna
RSUD Kota Bekasi:
Nuryati
Nurlaela
Engar Retno Krisjayanti
Mia Citra
RS Mitra Bekasi:
Adelia Rifani
RS Bella Bekasi:
Ristuti Kustirahayu
Tragedi ini menjadi salah satu kecelakaan kereta paling fatal di wilayah Bekasi dalam beberapa tahun terakhir.
Hingga kini, proses investigasi masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kejadian, termasuk kemungkinan faktor teknis dan human error.
- Penulis: T.T


Saat ini belum ada komentar