Wacana Underpass Lemahabang Kembali Muncul, Pemkab Bekasi Siapkan Lahan dan DED
- account_circle T.T
- calendar_month 1 menit yang lalu
- comment 0 komentar

Perlintasan sebidang Lemahabang kembali diwacanakan dibangun underpass guna mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan di Kabupaten Bekasi.
INFO CIKARANG — Wacana pembangunan underpass di kawasan Lemahabang, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi kembali bergulir.
Rencana tersebut kembali mencuat menyusul arahan pemerintah pusat terkait peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang kereta api.
Perhatian terhadap perlintasan sebidang meningkat usai insiden kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur beberapa waktu lalu.
Pemerintah menilai titik perlintasan seperti Lemahabang menjadi kawasan rawan yang membutuhkan penanganan serius guna meminimalisir risiko kecelakaan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Agus Budiono, mengatakan pembangunan underpass Lemahabang sebenarnya telah lama direncanakan.
Bahkan, Pemerintah Kabupaten Bekasi disebut sudah menyiapkan lahan serta dokumen Detail Engineering Design (DED).
Namun hingga kini proyek tersebut belum juga terealisasi.
“Harapannya pembangunan dilakukan oleh pemerintah provinsi atau pusat karena lokasinya berada di jalan provinsi dan nasional. Kabupaten sudah menyiapkan lahan dan DED,” ujar Agus.
Menurutnya, pembangunan underpass di lokasi tersebut sangat penting karena tingginya volume kendaraan setiap hari.
Jalur tersebut menjadi penghubung Jalan Kiyai Mak’mun Nawawi Cikarang–Cibarusah dengan Jalan Nasional Jenderal Urip Sumoharjo.
Berdasarkan penghitungan sementara dalam DED, proyek underpass Lemahabang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp99 miliar.
Meski demikian, nominal tersebut masih memungkinkan berubah sesuai hasil kajian pemerintah pusat.
Selain underpass Lemahabang, Pemkab Bekasi juga kembali mengusulkan pembangunan flyover di perlintasan sebidang Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat.
Berbeda dengan Lemahabang yang lahannya sudah tersedia, proyek flyover Telaga Asih masih terkendala proses pembebasan lahan.
Pemerintah daerah berharap usulan pembangunan infrastruktur tersebut dapat segera direalisasikan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan perlintasan kereta api padat kendaraan.
- Penulis: T.T



Saat ini belum ada komentar