Anggaran Perbaikan Jalan di Kabupaten Bekasi Turun Rp104 Miliar, Target Pembangunan Ikut Terkoreksi
- account_circle T.T
- calendar_month 5 jam yang lalu
- comment 0 komentar

INFO CIKARANG — Anggaran pembangunan dan perbaikan jalan di Kabupaten Bekasi pada tahun 2026 mengalami penurunan cukup signifikan.
Pemerintah Kabupaten Bekasi kini hanya mengalokasikan sekitar Rp192 miliar untuk sektor infrastruktur jalan, turun Rp104 miliar dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp297 miliar.
Meski anggaran menyusut, pemerintah daerah tetap menargetkan pengerjaan infrastruktur di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.
Sedikitnya terdapat 106 titik pekerjaan jalan yang tersebar di 23 kecamatan dan masuk dalam rencana pembangunan tahun ini.
Kepala Bidang Pembangunan Jalan Dinas SDA-BMBK Kabupaten Bekasi, Dede Chairul, mengatakan prioritas pembangunan akan difokuskan pada ruas jalan dengan tingkat kerusakan paling tinggi.
“Seluruh kecamatan tetap mendapat intervensi, namun prioritas utama berdasarkan tingkat kerusakan jalan yang ada,” ujarnya.
Menurut Dede, penurunan anggaran terjadi akibat beberapa faktor teknis dan regulasi baru yang diterapkan pemerintah.
Salah satunya adalah penggunaan e-Katalog versi 6 dengan skema mini kompetisi yang membuat proses pengadaan proyek membutuhkan penyesuaian ulang.
Selain itu, perubahan aturan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) juga membuat sejumlah perencanaan harus direvisi kembali agar sesuai dengan regulasi terbaru.
Tak hanya itu, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) turut memengaruhi biaya konstruksi.
Harga material seperti aspal, beton, hingga lapisan pondasi agregat ikut mengalami kenaikan sehingga berdampak langsung pada target pembangunan jalan.
Akibat kondisi tersebut, panjang jalan yang sebelumnya ditargetkan mencapai 1 kilometer kini diperkirakan hanya mampu terealisasi sekitar 800 meter.
“Target panjang jalan otomatis terkoreksi karena harga material ikut naik,” katanya.
Di sisi lain, proses lelang proyek infrastruktur tahun ini juga mengalami keterlambatan.
Jika biasanya kontrak pekerjaan sudah dimulai sejak Februari, hingga awal Mei 2026 sejumlah proyek masih dalam tahap penyesuaian administrasi dan regulasi.
Pemerintah Kabupaten Bekasi menargetkan proses lelang dapat mulai berjalan pada akhir Mei 2026 melalui sistem e-Katalog maupun LPSE.
Penurunan anggaran ini pun memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi jalan di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi yang hingga kini masih banyak dikeluhkan rusak dan berlubang.
- Penulis: T.T



Saat ini belum ada komentar