Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » 78 TKA di Bekasi Masih Diperiksa, Imigrasi Lanjutkan Hasil Operasi Wira Waspada

78 TKA di Bekasi Masih Diperiksa, Imigrasi Lanjutkan Hasil Operasi Wira Waspada

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 17 Apr 2026
  • comment 0 komentar
Petugas Imigrasi Bekasi memeriksa puluhan TKA yang terjaring Operasi Wira Waspada di kawasan industri.

Petugas Imigrasi Bekasi memeriksa puluhan TKA yang terjaring Operasi Wira Waspada di kawasan industri.

INFO CIKARANG — Kantor Imigrasi Bekasi masih melakukan pemeriksaan terhadap 78 tenaga kerja asing (TKA) yang terjaring dalam Operasi Wira Waspada, sepekan setelah penindakan dilakukan pada 8 April 2026.

Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan dokumen serta kesesuaian izin tinggal dengan aktivitas para TKA selama berada di Indonesia.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat, Jaya Saputra, menyebut mayoritas TKA yang diamankan berasal dari Tiongkok.

“Dari 78 orang, 76 merupakan warga negara China, sementara masing-masing satu orang berasal dari Vietnam dan Malaysia,” ujarnya dalam konferensi pers, dikutip Jum’at (17/4/2026).

Saat diamankan, para TKA tersebut tidak dapat menunjukkan dokumen seperti paspor maupun izin tinggal.

Dari hasil pemeriksaan awal, tujuh orang diketahui memiliki Izin Tinggal Terbatas (ITAS).

Sementara itu, sebagian besar lainnya menggunakan Izin Tinggal Kunjungan, termasuk satu warga Vietnam.

Adapun satu warga Malaysia masuk menggunakan fasilitas bebas visa kunjungan.

Imigrasi kini masih mendalami apakah jenis izin yang dimiliki sesuai dengan aktivitas mereka di lapangan.

“Tujuh pemegang ITAS masih kami konfirmasi terkait pekerjaannya, apakah sesuai dengan izin. Sementara pemegang izin kunjungan juga kami dalami untuk memastikan tidak ada pelanggaran,” jelasnya.

Jika terbukti melanggar, para TKA tersebut dapat dikenakan sanksi sesuai Undang-Undang Keimigrasian.

Namun, apabila dokumen dan aktivitasnya dinyatakan sesuai, mereka akan dipersilakan melanjutkan kegiatannya.

Jaya menegaskan, pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing akan terus diperketat sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan melindungi tenaga kerja lokal.

“Pengawasan ini penting untuk memastikan hanya warga asing yang memberikan manfaat yang dapat beraktivitas di Indonesia,” tegasnya.

Kasus ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak Imigrasi.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua RT Zaenal Abidin menjelaskan sosok mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas di lingkungan Kelurahan Leteh, menyusul status tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji.

    Kesaksian Ketua RT soal Sosok Gus Yaqut di Kampung Halaman: Orangnya..

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menyusul penetapan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024, Ketua RT 04/RW 02 Kelurahan Leteh, Zaenal Abidin, memberikan kesaksian mengenai sosok Yaqut di lingkungan tempat tinggalnya. Menurut Zaenal, Gus Yaqut dikenal sebagai pribadi yang baik, peduli terhadap sesama, dan loyal terhadap organisasi. “Gus […]

  • Setelah Kemacetan Parah, Akses Harapan Indah Dibuka Total untuk Dua Arah

    Setelah Kemacetan Parah, Akses Harapan Indah Dibuka Total untuk Dua Arah

    • calendar_month Ming, 22 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Setelah sebelumnya ditutup dan menimbulkan kemacetan serta protes dari warga, akses jalan di sisi selatan kawasan Perumahan Harapan Indah, Bekasi, kini telah kembali dibuka untuk dua arah. Langkah ini memberi kelegaan bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan jalur tersebut untuk beraktivitas dari arah Tarumajaya dan Babelan menuju Kota Bekasi maupun ke wilayah […]

  • Asep Surya Atmaja Bekasi benarkan kedatangan KPK terkait kasus Bupati.

    Asep Surya Atmaja Benarkan KPK Kembali Periksa Kantor yang Pernah Disegel

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Puluhan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi Kantor Bupati Bekasi pada Senin siang (22/12/2025). Kedatangan penyidik antirasuah tersebut dibenarkan langsung oleh Wakil Bupati Bekasi, Dr. Asep Surya Atmaja. Menurut Asep, kehadiran KPK berkaitan dengan pendalaman penyelidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang. Pemeriksaan difokuskan pada sejumlah ruangan […]

  • Perwakilan IWO Indonesia Kabupaten Bekasi saat melaporkan dugaan intimidasi terhadap jurnalis ke Polda Metro Jaya.

    IWO Indonesia Kabupaten Bekasi Laporkan Dugaan Intimidasi ke Polda Metro Jaya, Soroti Ancaman terhadap Jurnalis

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Dugaan intimidasi terhadap jurnalis kembali mencuat di wilayah Kabupaten Bekasi. Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO) Indonesia Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Bekasi resmi mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus ancaman dan intimidasi ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan ancaman yang dialami Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Bekasi, Ade Gentong. […]

  • Musrenbang CSR Kabupaten Bekasi 2025 Dibuka, Dorong Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha untuk Kemajuan Daerah

    Musrenbang CSR Kabupaten Bekasi 2025 Dibuka, Dorong Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha untuk Kemajuan Daerah

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Bekasi secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Corporate Social Responsibility (CSR) Tahun 2025 di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Komplek Perkantoran Pemda Kabupaten Bekasi. Acara ini menjadi yang pertama kali digelar di Provinsi Jawa Barat dan bertujuan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, serta masyarakat. Pembukaan acara diawali dengan penampilan tarian tradisional […]

  • Sejumlah pemilik lahan di Desa Kertarahayu, Setu, menyatakan keberatan atas rencana eksekusi tanah untuk proyek Tol Jakarta–Cikampek 2 Selatan.

    Warga Kertarahayu Tolak Eksekusi Lahan Tol Japek 2 Selatan, Nilai Ganti Rugi Dinilai Terlalu Rendah

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sejumlah pemilik lahan di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, menyatakan keberatan terhadap rencana eksekusi tanah mereka untuk pembangunan proyek Tol Jakarta–Cikampek 2 Selatan. Pemilik lahan, Namah dan Wandi, melalui perwakilan keluarga Asep Suwandi menegaskan penolakan tersebut dilakukan karena belum tercapai kesepakatan mengenai nilai ganti rugi serta mekanisme pembayaran lahan yang terdampak […]

expand_less