Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Aksi Buruh di Depan Pemkot Bekasi Memanas, Jalan Ahmad Yani Sempat Lumpuh

Aksi Buruh di Depan Pemkot Bekasi Memanas, Jalan Ahmad Yani Sempat Lumpuh

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Sel, 23 Des 2025
  • comment 0 komentar
Aksi buruh di depan Pemkot Bekasi sempat memanas.

Aksi buruh di depan Pemkot Bekasi sempat memanas.

INFO CIKARANG — Ketegangan mewarnai aksi unjuk rasa buruh yang berlangsung di depan Gedung Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Senin (22/12/2025).

Aksi yang awalnya berlangsung tertib berubah memanas setelah massa memblokade sebagian ruas jalan utama, memicu kemacetan panjang hingga arah Pekayon.

Pantauan di lokasi, ratusan buruh dari berbagai serikat turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) Bekasi.

Massa aksi memusatkan kegiatan di depan gerbang Pemkot Bekasi dengan membawa spanduk dan melakukan orasi secara bergantian dari atas mobil komando.

Situasi mulai tegang ketika arus lalu lintas tersendat total akibat jalan yang ditutup massa. Sejumlah pengendara yang terjebak kemacetan meluapkan kekesalan dengan membunyikan klakson secara berulang-ulang.

Kondisi tersebut mendorong aparat kepolisian yang berjaga untuk berupaya membuka akses jalan agar kendaraan bisa melintas.

Namun, upaya petugas tersebut mendapat perlawanan dari massa aksi. Terjadi aksi saling dorong antara demonstran dan aparat kepolisian di depan gerbang Pemkot Bekasi.

Meski sempat memicu ketegangan, aparat berupaya menahan diri dan menghindari tindakan represif.

Di tengah situasi yang memanas, seorang orator dari atas mobil komando menegaskan bahwa tujuan utama aksi tersebut bukan untuk membuat kericuhan, melainkan menuntut dialog langsung dengan pimpinan daerah.

“Yang menentukan bukan mereka, tapi wali kota. Kami ingin bertemu langsung dengan Wali Kota Bekasi,” teriak orator disambut sorakan massa.

Massa menegaskan tidak akan membubarkan diri sebelum Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bersedia menemui dan mendengarkan aspirasi mereka secara langsung.

Aparat kepolisian tetap bersiaga di sekitar area aksi untuk mengantisipasi kemungkinan kericuhan lanjutan serta mengatur lalu lintas agar tidak semakin parah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kota Bekasi terkait tuntutan para buruh.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Said Iqbal menyoroti ketimpangan UMP Jakarta yang dinilai kalah dari upah buruh Karawang.

    UMP DKI Jakarta Disoal Said Iqbal, Pramono Anung Langsung Buka Suara

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Polemik Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta kembali mencuat setelah Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI Said Iqbal menyebut upah buruh di ibu kota kalah dibandingkan upah pekerja pabrik di Karawang, Jawa Barat. Pernyataan itu langsung mendapat respons dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Pramono menegaskan bahwa besaran UMP DKI Jakarta masih […]

  • Bapenda Bekasi Klarifikasi Isu Penghapusan Tunggakan PBB-P2

    Bapenda Bekasi Klarifikasi Isu Penghapusan Tunggakan PBB-P2

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebutkan adanya penghapusan tunggakan pokok dan denda Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk buku 1 hingga 5. Melalui keterangan resmi yang disampaikan di akun media sosialnya, Bapenda menegaskan bahwa saat ini kebijakan tersebut masih dalam tahap pengkajian. “Informasi […]

  • Temu Dedi Mulyadi dan Ade Kuswara: Mimpi Baru untuk Bekasi, Gabungkan Kebersihan dan Identitas Budaya

    Temu Dedi Mulyadi dan Ade Kuswara: Mimpi Baru untuk Bekasi, Gabungkan Kebersihan dan Identitas Budaya

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gubernur terpilih Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bertemu dengan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi terpilih, Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja, untuk membahas tantangan dan peluang Kabupaten Bekasi. Dalam diskusi hangat ini, Dedi menyoroti tantangan besar Bekasi yang ia sebut sebagai wilayah dengan kontras mencolok: di satu sisi ada kawasan industri […]

  • Kabupaten Bekasi Gencarkan Gerakan Minim Sampah saat Nataru

    Kabupaten Bekasi Gencarkan Gerakan Minim Sampah saat Nataru

    • calendar_month Rab, 25 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor PM.01.04/SE-121/DLH untuk mendorong pengendalian sampah selama perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Surat yang ditandatangani Pj Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, pada 19 Desember 2024 itu menginstruksikan pelaksanaan acara berbasis less waste. Dalam edaran tersebut, masyarakat, pelaku usaha, dan panitia acara diminta menggunakan dekorasi […]

  • Polsek Cikarang Utara Cek Lokasi Dugaan Peredaran Obat Terlarang di Cikarang Kota

    Polsek Cikarang Utara Cek Lokasi Dugaan Peredaran Obat Terlarang di Cikarang Kota

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Unit Reskrim Polsek Cikarang Utara melakukan pengecekan langsung ke salah satu rumah yang diduga menjadi tempat peredaran obat terlarang di Kampung Harapan Baru, Kelurahan/Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (24/8/2025). Kanit Reskrim Polsek Cikarang Utara, AKP Wahyudi SH, mengatakan bahwa pengecekan dilakukan setelah menerima laporan dari masyarakat. “Kami […]

  • Reklamasi Ilegal di Bekasi Terungkap, Kementerian LH Ambil Langkah Tegas!

    Reklamasi Ilegal di Bekasi Terungkap, Kementerian LH Ambil Langkah Tegas!

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah semakin tegas dalam menangani pelanggaran lingkungan. Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, menyebut reklamasi pagar laut seluas 2,5 hektare di perairan Pal Jaya, Kabupaten Bekasi, tidak sesuai dengan kesepakatan yang dibuat antara perusahaan terkait dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurut Hanif, kesepakatan yang ada hanya mengatur akses masuk ke Tempat […]

expand_less