Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Audiensi Ahli Waris dan PLN Muara Tawar Tarumajaya: 7,000 Meter Persegi Tanah Jadi Sorotan

Audiensi Ahli Waris dan PLN Muara Tawar Tarumajaya: 7,000 Meter Persegi Tanah Jadi Sorotan

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
  • comment 0 komentar

Audiensi Ahli Waris dan PLN Muara Tawar Tarumajaya. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Rencana aksi unjuk rasa oleh ahli waris Ganeng Bin Nisan di PT PLN Nusantara UP Muara Tawar, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, terpaksa ditunda. Sebagai gantinya, dilakukan audiensi antara para ahli waris dengan perwakilan PLTU Muara Tawar dan beberapa pejabat setempat pada Sabtu (11/1/2025).

Audiensi yang difasilitasi oleh Kapolsek Tarumajaya, AKP I Gede Bagus, dihadiri sejumlah pihak, termasuk Dandim Tarumajaya, Camat Tarumajaya, Lurah setempat, dan kuasa hukum ahli waris, Muhammad Kadafi. Meski berlangsung selama satu jam, pertemuan tersebut belum memberikan jawaban yang memuaskan bagi ahli waris.

Tuntutan Ahli Waris

Ahli waris Ganeng Bin Nisan menuntut pembayaran sisa lahan seluas 7.000 meter persegi yang diklaim belum dilunasi oleh PLN sejak proses pembebasan tanah pada 2008. Namun, pihak PLTU Muara Tawar yang diwakili oleh Chairul Anam menyatakan bahwa keputusan pembayaran bukan berada di tangan mereka, melainkan di PLN pusat.

Chairul Anam menyampaikan bahwa segala keputusan mengenai pembayaran atau validasi data ada di PLN pusat. Pihaknya hanya dapat menyampaikan hasil audiensi ini kepada mereka.

Data Sertipikat Dipertanyakan

Dalam audiensi, perwakilan PLN pusat, Fathir, menyebut bahwa tanah tersebut telah dibebaskan dan menjadi aset PLN sejak 2008. Namun, ketika kuasa hukum ahli waris meminta nomor sertipikat tanah, Fathir mengaku tidak mengetahuinya dan enggan membuka data tersebut saat audiensi berlangsung.

“Kami merasa belum ada titik temu karena dalam pertemuan tidak adanya seseorang yang bisa mengambil kebijakan terkait nasib klien kami yang tanahnya belum dibayarkan oleh PLTU Muara Tawar,” kata Muhammad Kadafi.

Meskipun audiensi belum menghasilkan solusi, kuasa hukum ahli waris tetap menghargai upaya mediasi yang telah difasilitasi oleh aparat setempat. Namun, ia berharap pertemuan lanjutan dapat melibatkan pihak yang memiliki wewenang untuk mengambil keputusan terkait pembayaran sisa lahan.

Kadafi pun memberikan apresiasi terkait adanya audiensi tersebut, tetapi pihaknya membutuhkan solusi nyata terkait hak dari kliennya.

Dengan persoalan ini, semua pihak berharap agar ada kejelasan dan keputusan yang adil demi menghindari konflik berkepanjangan.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketahuan Bohong, Pemuda Ini Ngaku Dibegal di Setu padahal Motornya Dijual

    Ketahuan Bohong, Pemuda Ini Ngaku Dibegal di Setu padahal Motornya Dijual

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pemuda berinisial AB (23) asal Bogor harus berurusan dengan polisi setelah aksi nekatnya membuat laporan palsu soal pembegalan terbongkar. Alih-alih mendapat simpati, AB justru ditangkap karena ketahuan mengarang cerita demi menutupi perbuatannya sendiri. Kapolsek Setu, AKP Usep Aramsyah, mengungkapkan bahwa AB mendatangi kantor polisi pada Jumat (14/3/2025) dini hari. Ia mengaku […]

  • Hujan Ringan di Seluruh Kabupaten Bekasi! Ini Prakiraan Cuaca Kamis, 20 Februari 2024

    Hujan Ringan di Seluruh Kabupaten Bekasi! Ini Prakiraan Cuaca Kamis, 20 Februari 2024

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Buat kamu yang beraktivitas di luar rumah di Kabupaten Bekasi, jangan lupa bawa payung atau jas hujan! Pasalnya, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hampir seluruh kecamatan di Bekasi akan mengalami hujan ringan sepanjang hari pada Kamis, 20 Februari 2024. Selain itu, suhu di Kabupaten Bekasi diperkirakan berkisar antara 22–30°C, dengan […]

  • Warga Jatiasih Temukan Senpi Rakitan Setelah Kejar-kejaran Motor, Ini Kronologinya!

    Warga Jatiasih Temukan Senpi Rakitan Setelah Kejar-kejaran Motor, Ini Kronologinya!

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang warga di Kampung Rawabogo, Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi, dilaporkan telah menemukan senjata api rakitan pada Minggu (19/1/2025) dini hari. Kronologi kejadian ini cukup menegangkan dan membuat geger warga setempat. Pada pukul 02.00 WIB, warga berinisial AI dan temannya, B, sedang berjalan di sekitar lokasi tersebut. Tiba-tiba, mereka menyaksikan peristiwa yang mengejutkan. […]

  • Kotak amal di Mushola Arrodiah, Desa Karanganyar, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, kembali dibobol maling jelang waktu buka puasa. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan.

    Kotak Amal Mushola Arrodiah Karangbahagia Dibobol, Terjadi Jelang Waktu Buka Puasa

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Karangbahagia Aksi pencurian kembali menyasar rumah ibadah. Kali ini, kotak amal di Mushola Arrodiah, Kampung Katimaha RT 002 RW 006, Desa Karanganyar, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, dibobol maling pada Kamis (5/3/2025). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, atau tak lama sebelum waktu berbuka puasa. Uang infak yang dikumpulkan dari jamaah, termasuk […]

  • Sekretaris RW bersama warga, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa memberikan klarifikasi terkait isu tawuran remaja saat banjir di Graha Prima, Tambun Selatan.

    Viral Disebut Tawuran Saat Banjir, Ini Fakta Sebenarnya di Graha Prima Tambun Selatan

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sekretaris RW bersama warga, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa memberikan klarifikasi terkait isu yang beredar di media sosial mengenai dugaan tawuran remaja saat banjir di Perumahan Graha Prima, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Isu tersebut mencuat pada Sabtu (24/1/2026) dan menyebutkan adanya aksi tawuran di tengah kondisi banjir. Namun setelah dilakukan pengecekan langsung di […]

  • Menaker Resmi Hapus Batas Usia dalam Lowongan Kerja, Diskriminasi Rekrutmen Dilarang

    Menaker Resmi Hapus Batas Usia dalam Lowongan Kerja, Diskriminasi Rekrutmen Dilarang

    • calendar_month Kam, 29 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, secara resmi menghapus syarat batas usia dalam proses rekrutmen tenaga kerja. Kebijakan ini dituangkan dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HK.04/V/2025 tentang Larangan Diskriminasi dalam Proses Rekrutmen Tenaga Kerja, yang diterbitkan pada Rabu, 28 Mei 2025. Yassierli menegaskan, keputusan ini diambil karena masih maraknya praktik diskriminatif dalam […]

expand_less