Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Warga Bantaran Kali Bekasi Rela Bongkar Rumah Demi Tanggul Permanen, Banjir Datang Setiap Tahun

Warga Bantaran Kali Bekasi Rela Bongkar Rumah Demi Tanggul Permanen, Banjir Datang Setiap Tahun

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Permukiman warga di bantaran Kali Bekasi, Gang Mawar, Margahayu, Bekasi Selatan, kembali terdampak banjir dan menunggu solusi tanggul permanen dari pemerintah.

Permukiman warga di bantaran Kali Bekasi, Gang Mawar, Margahayu, Bekasi Selatan, kembali terdampak banjir dan menunggu solusi tanggul permanen dari pemerintah.

INFO CIKARANG — Warga yang bermukim di bantaran Kali Bekasi, Gang Mawar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Selatan, mengaku telah lama terbiasa hidup berdampingan dengan banjir tahunan.

Namun di balik sikap pasrah tersebut, warga menyuarakan tuntutan serius kepada pemerintah: pembangunan tanggul Kali Bekasi yang tinggi, kokoh, dan permanen agar banjir tidak terus berulang setiap tahun.

Bahkan, demi terwujudnya tanggul permanen di bantaran Kali Bekasi, sejumlah warga menyatakan siap membongkar sebagian bangunan rumah secara mandiri.

Rela Kehilangan Ruang Usaha Demi Terhindar dari Banjir

Salah satu warga bantaran kali, Andi (61), mengatakan dirinya rela membongkar dapur rumah yang selama ini digunakan sebagai tempat produksi tempe, apabila hal tersebut dibutuhkan untuk pembangunan tanggul.

Menurut Saari, kehilangan ruang usaha masih lebih ringan dibandingkan kerugian besar yang terus berulang akibat banjir Kali Bekasi.

“Silakan dibagusin, tapi jangan tanggung-tanggung. Biar debit besar juga ketahan. Yang penting tanggulnya tinggi,” ujar Andi, Selasa (3/2/2026).

Banjir Rutin Setinggi Satu Meter, Terparah Tahun 2020 dan 2025

Ia menyebut, banjir di bantaran Kali Bekasi terjadi hampir setiap tahun, dengan ketinggian air rata-rata mencapai sekitar satu meter.

Dalam siklus lima tahunan, banjir besar bahkan mampu menenggelamkan lantai pertama rumah warga, memaksa penghuni mengungsi dan menghentikan aktivitas ekonomi.

Ia mengingat dua banjir paling parah terjadi pada tahun 2020 dan 2025. Akibat banjir besar tahun lalu, Saari mengaku harus mengeluarkan biaya hingga Rp100 juta untuk memperbaiki rumah yang rusak diterjang arus Kali Bekasi.

Warga Harap Solusi Permanen, Bukan Sekadar Penanganan Sementara

Warga bantaran Kali Bekasi berharap pemerintah tidak lagi melakukan penanganan sementara, melainkan menghadirkan solusi jangka panjang berupa tanggul yang benar-benar mampu menahan debit air besar.

Mereka menilai, tanpa tanggul permanen, banjir akan terus menjadi siklus tahunan yang merugikan warga secara ekonomi, sosial, dan psikologis.

“Yang penting jangan setengah-setengah. Kami siap bantu, asal banjir ini benar-benar bisa dihentikan,” ungkap salah satu warga lainnya.

 

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasi PD Pontren Kemenag Kabupaten Bekasi, Nani Mulyani, menyambut positif terbitnya Perpres 18 Tahun 2026 tentang pembentukan Ditjen Pesantren.

    Perpres 18 Tahun 2026 Terbit, Kemenag Kabupaten Bekasi Nilai Jadi Angin Segar bagi Dunia Pesantren

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 18 Tahun 2026 disambut positif oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bekasi. Kebijakan tersebut dinilai menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat peran pesantren sebagai pilar penting dalam sistem pendidikan nasional. Melalui regulasi tersebut, pemerintah resmi membentuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren yang secara khusus akan menangani pengembangan dan pembinaan […]

  • KPK menyita sejumlah uang dari pejabat Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi dalam pengembangan kasus dugaan ijon proyek.

    KPK Sita Uang dari Kadis SDABMBK Kabupaten Bekasi, Diduga Terkait Kasus Ijon Eks Bupati

    • calendar_month Ming, 12 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah uang dari Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln. Penyitaan tersebut diduga berkaitan dengan kasus ijon yang menyeret nama eks bupati. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa penyitaan dilakukan dalam rangkaian pemeriksaan yang masih berlangsung. Uang tersebut […]

  • Aktivitas jual beli di pasar tradisional Kabupaten Bekasi menjelang Ramadhan. Disdag memastikan kenaikan harga di awal puasa merupakan dampak lonjakan permintaan, bukan kelangkaan stok.

    Harga Bahan Pokok Kerap Naik Jelang Ramadhan, Disdag Bekasi Ungkap Hukum Pasar yang Terjadi Setiap Tahun

    • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kenaikan harga sejumlah bahan pokok setiap memasuki bulan Ramadhan kembali menjadi perhatian masyarakat. Fenomena yang terjadi hampir setiap tahun ini kerap memicu kekhawatiran, terutama di awal Ramadan ketika aktivitas belanja meningkat tajam. Namun, Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi menegaskan bahwa lonjakan harga tersebut merupakan fenomena musiman yang terjadi secara alamiah akibat mekanisme hukum […]

  • Ngebut Pakai Sepeda Listrik, Dua Anak di Babelan Tabrak Mobil Parkir

    Ngebut Pakai Sepeda Listrik, Dua Anak di Babelan Tabrak Mobil Parkir

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Insiden kecelakaan melibatkan dua anak yang mengendarai sepeda listrik terjadi di kompleks perumahan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (28/3/2025). Keduanya terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah menabrak mobil yang terparkir. Kronologi Kecelakaan Kejadian berlangsung di Gang Prambanan, Graha Prima Lama, dekat SDN Satriajaya 03, Tambun Utara. Menurut warga yang menyaksikan, sepeda […]

  • BMKG: Waspada Hujan Ekstrem di Jabodetabek, Puncaknya 11-20 Maret 2025

    BMKG: Waspada Hujan Ekstrem di Jabodetabek, Puncaknya 11-20 Maret 2025

    • calendar_month Rab, 12 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa wilayah Jabodetabek akan mengalami puncak hujan ekstrem pada 11 hingga 20 Maret 2025. Curah hujan yang tinggi selama periode ini berpotensi menyebabkan banjir, longsor, dan berbagai gangguan aktivitas masyarakat. BMKG juga memantau bahwa intensitas hujan lebat hingga sedang diperkirakan akan berlanjut hingga akhir Maret, […]

  • Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menandatangani nota kesepakatan penanganan banjir bersama BBWS Ciliwung-Cisadane di Gedung Bupati Bekasi, Cikarang Pusat.

    Pemkab Bekasi Gandeng BBWS Ciliwung-Cisadane, Siapkan Strategi Besar Penanganan Banjir

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi memperkuat upaya penanganan banjir melalui kerja sama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS) di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan oleh Asep Surya Atmaja selaku Plt Bupati Bekasi bersama perwakilan BBWS Ciliwung-Cisadane di Ruang Rapat […]

expand_less