Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Cinta Terlarang di Koridor Kekuasaan: Antara Tanggung Jawab dan Hasrat

Cinta Terlarang di Koridor Kekuasaan: Antara Tanggung Jawab dan Hasrat

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Bau tak sedap tercium dari tubuh birokrasi Kabupaten Bekasi. Sebuah skandal yang mengguncang melibatkan oknum petinggi BUMD dan seorang legislator perempuan DPRD. Keduanya dikabarkan tertangkap tangan di sebuah hotel di Yogyakarta — bukan untuk urusan kedinasan, melainkan untuk kepentingan pribadi yang disebut-sebut terkait hubungan gelap.

Informasi ini tak datang dari sumber sembarangan. Cecep Noor, tokoh politik lokal yang juga mertua dari salah satu pihak terlibat, menyampaikan langsung dalam konferensi pers terbuka di Cikarang pada Minggu (20/07/2025). Ia mengungkapkan bahwa peristiwa ini tidak hanya melukai keluarga, tetapi juga mencederai nama baik institusi pemerintahan.

“Saya tidak akan tinggal diam. Ini bukan sekadar persoalan internal keluarga. Ini bentuk nyata penyalahgunaan jabatan. Kalau didiamkan, akan ada korban berikutnya,” tegas Cecep.

Ia mengungkapkan bahwa dugaan hubungan terlarang ini telah berlangsung cukup lama dan ditutupi dengan rapat. Cecep mengaku mengantongi bukti kuat berupa rekaman digital, percakapan pribadi, hingga saksi mata di lokasi kejadian.

Hal ini menimbulkan pertanyaan publik: apakah fasilitas negara ikut dipakai untuk kepentingan pribadi tersebut? Apakah perjalanan ke Yogyakarta itu tercatat sebagai perjalanan dinas resmi? Bila benar, maka kasus ini menyentuh ranah korupsi moral dan penyalahgunaan anggaran publik.

Meski Cecep belum memberi jawaban rinci, ia memberikan sinyal keras:

“Kami siap membuka semuanya. Jika terbukti ada pelanggaran etik, hukum, dan penyalahgunaan keuangan daerah, maka konsekuensinya harus ditanggung.”

Sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi, Cecep mendesak Bupati Ade Kuswara Kunang untuk segera mencopot direksi BUMD yang terlibat. Ia menyindir bahwa banyak sosok muda dan potensial di Bekasi yang layak memimpin tanpa merusak rumah tangga orang lain.

“Jangan pura-pura tidak tahu. Ini bukan semata isu pribadi. Ini menyangkut moral dan kelayakan seorang pejabat publik,” ujarnya.

Cecep juga menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi internal birokrasi. Ia menyoroti fakta bahwa sekitar 30 persen anggota legislatif adalah perempuan dan mengkhawatirkan munculnya tekanan atau relasi tidak sehat jika oknum masih menjabat.

Ia menegaskan bahwa keluarga korban akan membawa kasus ini ke ranah hukum, karena menurutnya telah memenuhi unsur Pasal 284 KUHP terkait perzinaan, yang kini telah diperbarui dalam UU No. 1 Tahun 2023. Laporan resmi akan diajukan ke Mabes Polri oleh anaknya bersama kuasa hukum.

“Kami sudah mencoba menyelesaikan secara kekeluargaan. Tapi tidak ada itikad baik. Maka kami siap menempuh jalur hukum,” kata Cecep.

Skandal ini mencuat di tengah menurunnya kepercayaan publik terhadap elit birokrasi daerah. Persoalan ini tidak hanya menyangkut moral pribadi, tetapi juga menyentuh akar tata kelola pemerintahan yang tertutup dan minim akuntabilitas.

Jika tuduhan ini terbukti, maka yang dipertaruhkan bukan hanya nama baik individu, tetapi juga integritas jabatan publik, etika pemerintahan, dan kegagalan pemimpin dalam mencegah penyalahgunaan kekuasaan.

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejati Jabar Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Bekasi Kerugian Negara Capai Rp20 Miliar

    Kejati Jabar Tahan Dua Tersangka Kasus Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Bekasi Kerugian Negara Capai Rp20 Miliar

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    Kejaksaan Tinggi Jawa Barat secara resmi menahan dua tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian tunjangan perumahan bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2022 hingga 2024. Dalam siaran pers yang dirilis hari ini kerugian keuangan negara akibat perbuatan para tersangka diperkirakan mencapai Rp20 miliar. Penahanan dilakukan oleh Tim Penyidik Kejati Jabar Surat […]

  • Hati-Hati! Jalan di Perlintasan Kereta Cikarang Rusak dan Licin, Rawan Kecelakaan

    Hati-Hati! Jalan di Perlintasan Kereta Cikarang Rusak dan Licin, Rawan Kecelakaan

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Perlintasan kereta api di dekat Stasiun Cikarang kini menjadi perhatian warga karena kondisinya yang rusak dan licin, terutama saat hujan turun. Kondisi jalan yang memprihatinkan ini sudah menyebabkan beberapa kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang sering tergelincir saat melintas. Jalan Licin, Pengendara Motor Paling Rentan Tergelincir Kondisi jalan di sekitar perlintasan […]

  • Produksi rambutan akhir 2025 menurun akibat faktor iklim dan pertimbangan ekonomi petani, ungkap pakar IPB Prof. Sobir.

    Rambutan Kian Langka di Pasaran, Pakar IPB Ungkap Penyebab Produksi Menurun

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pernah merasa buah rambutan semakin sulit ditemukan di pasar tradisional maupun toko buah? Padahal, biasanya rambutan menjadi salah satu buah musiman yang mudah dijumpai menjelang akhir tahun. Fenomena “menghilangnya” rambutan dari pasaran ini ternyata bukan sekadar perasaan konsumen, melainkan memang terjadi secara nyata. Pakar buah tropika dari IPB University, Prof. Sobir, mengungkapkan […]

  • Pemkab Bekasi menurunkan berbagai perangkat daerah untuk mendukung Operasi Ketupat Jaya 2026 guna mengamankan arus mudik dan balik Lebaran di jalur strategis Kabupaten Bekasi.

    Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkab Bekasi Turunkan Perangkat Daerah Dukung Operasi Ketupat Jaya

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026 dengan menurunkan sejumlah perangkat daerah untuk mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026. Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang dihadiri Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama unsur Forkopimda. Rapat tersebut diikuti unsur TNI, Polri, serta berbagai perangkat […]

  • Besi Ambruk Usai Longsor, Jembatan Cipamingkis Ditutup Sementara

    Besi Ambruk Usai Longsor, Jembatan Cipamingkis Ditutup Sementara

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Jembatan Cipamingkis yang terletak di wilayah Cibarusah, Kabupaten Bekasi, tidak dapat digunakan mulai hari ini, Selasa, 8 Juli 2025. Jembatan yang menghubungkan Desa Ridogalih dan wilayah Cibarusah ini mengalami longsor yang menyebabkan struktur tanah di bawahnya turun dan merobohkan rangka besi jembatan. Pihak Polsek Cibarusah, bersama unsur terkait, langsung melakukan tindakan cepat […]

  • Polda Metro Jaya Siapkan Penyekatan Tahun Baru: Warga Bekasi Tak Usah ke Jakarta

    Polda Metro Jaya Siapkan Penyekatan Tahun Baru: Warga Bekasi Tak Usah ke Jakarta

    • calendar_month Sab, 28 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Polda Metro Jaya telah mengumumkan kebijakan penyekatan jalan di beberapa titik perbatasan Jakarta saat malam pergantian tahun 2025. Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban dan mencegah konvoi kendaraan yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas di ibu kota. Fokus Penyekatan: Konvoi dan Mobil Bak Terbuka Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol […]

expand_less