Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Penyidikan Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Bekasi Meluas, Kejaksaan Buka Peluang Tersangka Baru

Penyidikan Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Bekasi Meluas, Kejaksaan Buka Peluang Tersangka Baru

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 12 Des 2025
  • comment 0 komentar
Penyidikan dugaan korupsi tunjangan rumah DPRD Bekasi terus diperdalam Kejati Jabar.

Penyidikan dugaan korupsi tunjangan rumah DPRD Bekasi terus diperdalam Kejati Jabar.

INFO CIKARANG — Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terus memperdalam penyidikan dugaan korupsi tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi periode 2022–2024.

Meski dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik menyebut proses masih jauh dari kata selesai.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, mengatakan penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelaah sejumlah dokumen yang telah disita.

Dari proses itu, tidak menutup kemungkinan tersangka baru akan bermunculan.

“Penyidikan masih berkembang. Sangat mungkin ada tersangka tambahan,” ujar Nur, dalam keterangannya dikutip Jum’at (12/12/2025).

Sekwan Ditahan, Wakil Ketua DPRD Masih Menjalani Hukuman di Sukamiskin

Pada Selasa (9/12/2025), Kejati Jabar resmi menahan RAS, Sekretaris DPRD Kabupaten Bekasi yang pada periode tersebut bertugas sebagai pejabat pengelola anggaran.

Ia diduga memiliki peran krusial dalam aliran tunjangan perumahan yang dinilai tidak sesuai ketentuan.

Sementara tersangka kedua, S, selaku Wakil Ketua DPRD saat itu, tidak ikut ditahan karena masih menjalani pidana di Lapas Sukamiskin.

Pemeriksaan Saksi Diperluas, Penyidik Telusuri Peran Seluruh Pihak

Nur menjelaskan tim pidana khusus masih terus memeriksa para saksi untuk mengurai hubungan antara pihak-pihak yang dianggap terlibat.

Penyidik tengah memastikan secara detail konstruksi dugaan tindak pidana tersebut, termasuk aliran dan penggunaan dana.

“Pemeriksaan belum berhenti. Masih ada pihak lain yang akan dipanggil. Mohon bersabar karena proses harus hati-hati,” katanya.

Belum Final, Penyidik Jaga Prinsip Objektif dan Menjunjung Asas Praduga Tak Bersalah

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jabar, Roy Rovalino Herudiansyah, menegaskan bahwa penetapan dua tersangka bukanlah akhir dari penyidikan.

Seluruh rangkaian proses hukum masih berjalan hingga penyidik memperoleh keyakinan penuh berdasarkan alat bukti yang sah.

“Kami tetap mengedepankan prinsip praduga tak bersalah. Setiap langkah harus sesuai bukti,” ucap Roy.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Disdamkar Kabupaten Bekasi imbau warga waspada kebakaran selama libur Nataru.

    Disdamkar Kabupaten Bekasi Imbau Warga Waspada Kebakaran Selama Libur Nataru

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Peringatan ini disampaikan seiring meningkatnya aktivitas rumah tangga serta perayaan akhir tahun yang kerap memicu insiden kebakaran. Kepala Disdamkar Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, menuturkan bahwa kebakaran sering kali dipicu oleh […]

  • KIP Kuliah 2025 Dibuka! Ini Kriteria Prioritas yang Harus Kamu Tahu

    KIP Kuliah 2025 Dibuka! Ini Kriteria Prioritas yang Harus Kamu Tahu

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Pendaftaran KIP Kuliah 2025 resmi dibuka! Buat kamu yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tapi terkendala biaya, program ini bisa jadi solusi terbaik. Tapi, sebelum mendaftar, ada kriteria prioritas yang perlu kamu pahami. Pemerintah menetapkan kategori ini agar bantuan bisa diberikan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Yuk, cek apakah kamu termasuk dalam […]

  • Asep Surya Atmaja Bekasi benarkan kedatangan KPK terkait kasus Bupati.

    Asep Surya Atmaja Benarkan KPK Kembali Periksa Kantor yang Pernah Disegel

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Puluhan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi Kantor Bupati Bekasi pada Senin siang (22/12/2025). Kedatangan penyidik antirasuah tersebut dibenarkan langsung oleh Wakil Bupati Bekasi, Dr. Asep Surya Atmaja. Menurut Asep, kehadiran KPK berkaitan dengan pendalaman penyelidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang. Pemeriksaan difokuskan pada sejumlah ruangan […]

  • DLH Bekasi Angkut 10 Ton Sampah dari Pintu Air Sumpung, Antisipasi Banjir Musim Hujan

    DLH Bekasi Angkut 10 Ton Sampah dari Pintu Air Sumpung, Antisipasi Banjir Musim Hujan

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dalam upaya mencegah banjir saat musim penghujan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi melalui UPTD Wilayah 2 melaksanakan aksi pembersihan dan pengangkutan sampah di Pintu Air Sumpung, Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara, pada Kamis (23/10/2025). Kegiatan tersebut berhasil mengangkut sedikitnya 10 ton sampah yang menumpuk di sekitar pintu air. Langkah ini dilakukan […]

  • Sampah Terkelola dari Hulu ke Hilir, Pemkab Bekasi Siapkan Teknologi Tepat Guna

    Sampah Terkelola dari Hulu ke Hilir, Pemkab Bekasi Siapkan Teknologi Tepat Guna

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana mengadopsi teknologi tepat guna berbasis lingkungan dalam pengelolaan sampah di daerahnya. Pendekatan ini akan diterapkan mulai dari tingkat masyarakat hingga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Syafri Donny Sirait, menuturkan bahwa upaya pembenahan tidak hanya berfokus di TPA saja, melainkan juga dimulai dari […]

  • Dana Desa Sukadami disorot usai Kades jadi tersangka KPK.

    Dana Desa Sukadami Jadi Sorotan Usai Ayah Bupati Bekasi Nonaktif Ditetapkan Tersangka KPK

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dana Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala Desa Sukadami, HM Kunang, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi. HM Kunang diketahui merupakan ayah dari Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Penetapan tersangka terhadap HM Kunang […]

expand_less