Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Gara-Gara Selingkuh, Pria di Cikarang Aniaya Pacarnya hingga Ditodong Gunting

Gara-Gara Selingkuh, Pria di Cikarang Aniaya Pacarnya hingga Ditodong Gunting

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
  • comment 0 komentar

Ilustrasi Pria di Cikarang Aniaya Pacarnya. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Seorang wanita berinisial FAR di Cikarang, Kabupaten Bekasi, menjadi korban penganiayaan oleh kekasihnya sendiri, FR, setelah memergoki pelaku berkomunikasi dengan wanita lain. Tidak hanya mencekik, pelaku bahkan nekat memiting dan menodongkan gunting di leher korban. Akibat kejadian ini, korban mengalami memar di tangan dan rasa sakit di leher.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, insiden ini terjadi pada Minggu (9/3/2025). Kekerasan bermula saat FAR memergoki FR sedang bertelepon dengan wanita lain, yang memicu cekcok di antara keduanya.

“Korban memergoki pelaku sedang berbicara dengan wanita lain melalui telepon. Cekcok terjadi hingga pelaku mencekik, memiting, dan bahkan berusaha mematahkan tangan korban,” ujar Ade Ary kepada wartawan, Jumat (14/3/2025).

Pertengkaran Berlanjut, Pelaku Makin Brutal

Setelah kejadian tersebut, hubungan keduanya sempat membaik. Namun, di hari berikutnya, FAR kembali menemukan pesan mencurigakan di akun media sosial milik pelaku. Saat korban membangunkan pelaku untuk mengonfirmasi hal tersebut, pertengkaran hebat kembali terjadi.

Dalam situasi memanas itu, FAR mencoba melawan dengan menggigit dan menjambak pelaku. Namun, karena kelelahan, korban akhirnya dikuasai oleh FR. “Ketika korban lemas, pelaku menindih, mencekik, dan menodongkan gunting ke leher korban,” lanjut Ade Ary.

Akibat tindakan kekerasan tersebut, korban mengalami luka fisik dan trauma. Tidak tahan lagi dengan perlakuan kasar dari kekasihnya, FAR memutuskan untuk melapor ke Polres Metro Bekasi Kota guna mendapatkan perlindungan hukum.

Polisi Buru Pelaku yang Melarikan Diri

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, membenarkan bahwa korban dan pelaku memiliki hubungan asmara. Saat ini, pihak kepolisian tengah memburu FR yang menghilang setelah melakukan kekerasan terhadap korban.

“Kami sudah menerima laporan dari korban. Saat ini, pelaku masih dalam pencarian oleh tim Satreskrim Polres Metro Bekasi,” ujar Onkoseno.

Polisi berkomitmen untuk menindak tegas pelaku kekerasan dalam hubungan. Sementara itu, korban mendapat pendampingan guna memulihkan kondisi fisik maupun psikologisnya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan dalam hubungan asmara bukanlah hal sepele. Jika mengalami kekerasan fisik atau mental dari pasangan, segera laporkan ke pihak berwenang atau lembaga pendamping untuk mendapatkan bantuan dan perlindungan hukum.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemekaran Kabupaten Bekasi: Solusi Kepadatan atau Tantangan Baru?

    Pemekaran Kabupaten Bekasi: Solusi Kepadatan atau Tantangan Baru?

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebagai salah satu wilayah penyangga Jakarta, Kabupaten Bekasi menghadapi tantangan besar dengan luas wilayah mencapai 1.273,88 km² dan jumlah penduduk lebih dari 3,1 juta jiwa (data 2014). Tingginya kepadatan penduduk hingga 2.451 jiwa/km² menjadikan Bekasi sebagai kabupaten terpadat di Jawa Barat, melampaui Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bogor. Kondisi ini mendorong munculnya wacana […]

  • Ilustrasi tawuran remaja bermodus perang sarung yang meresahkan warga Kabupaten Bekasi selama bulan Ramadhan.

    Sarung Tak Lagi Jadi Tradisi, Ramadhan Bekasi Diwarnai Tawuran Remaja dan Kerusakan Ruko

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Bulan suci Ramadhan yang seharusnya diisi dengan kegiatan ibadah dan kebersamaan justru diwarnai aksi kekerasan jalanan di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi. Fenomena perang sarung yang kerap dianggap permainan musiman kini berubah menjadi tawuran brutal yang merugikan warga. Insiden paling mencolok terjadi di Perumahan Papan Mas pada Kamis dini hari (19/2/2026). Aksi dua […]

  • Petugas melakukan pemeliharaan jaringan dan tiang listrik. Mahamuda Bekasi menyoroti dugaan pungutan liar dalam proses pemindahan tiang listrik serta mendesak adanya penelusuran lebih lanjut. 

    PLN Dilaporkan ke Kejari Bekasi, Mahamuda Bekasi Soroti Dugaan Pungli Pemindahan Tiang Listrik

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – PT PLN (Persero) kembali menjadi sorotan publik di Kabupaten Bekasi. Setelah insiden kabel listrik semrawut yang menewaskan tiga warga asal Subang di Cikarang Utara masih dalam penyelidikan kepolisian, kini muncul dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses pemindahan tiang listrik. Dugaan tersebut diungkap oleh Mahasiswa dan Pemuda (Mahamuda) Bekasi yang mengaku menerima […]

  • Sekolah Rakyat Perdana Hadir di Bekasi, Pendidikan Gratis untuk Anak Miskin

    Sekolah Rakyat Perdana Hadir di Bekasi, Pendidikan Gratis untuk Anak Miskin

    • calendar_month Sel, 4 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah terus berupaya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. Kementerian Sosial (Kemensos) resmi memulai program Sekolah Rakyat perdana di Bekasi, Jawa Barat, sebagai langkah awal sebelum diperluas ke daerah lain. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengonfirmasi bahwa program ini akan dimulai pada tahun ajaran 2025-2026, sekitar bulan Juni atau Juli. […]

  • Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja berdialog dengan mahasiswa dalam forum terbuka di Gedung Swatantra Wibawa Mukti.

    Dikritik Mahasiswa, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pemerintah Tak Antikritik

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mendapat sorotan tajam dari elemen mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus dalam sebuah dialog terbuka di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Senin (6/4/2026). Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah kritik terhadap kinerja pemerintah daerah. Salah satu yang menjadi sorotan adalah sikap yang dinilai antikritik, termasuk […]

  • Instruksi Transparansi Dedi Mulyadi Jadi Ujian Birokrasi Daerah, Pemkab Bekasi Pilih Rapikan Dulu Anggaran

    Instruksi Transparansi Dedi Mulyadi Jadi Ujian Birokrasi Daerah, Pemkab Bekasi Pilih Rapikan Dulu Anggaran

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar seluruh pemerintah daerah membuka penggunaan anggaran melalui media sosial bukan sekadar imbauan administratif. Kebijakan itu menjadi ujian terbuka bagi kesiapan birokrasi daerah dalam menghadapi tuntutan transparansi publik yang kian keras. Di Kabupaten Bekasi, instruksi tersebut disambut dengan sikap hati-hati. Pemerintah daerah menyatakan dukungan, namun sekaligus […]

expand_less