Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Longsor Maut Bantar Gebang Diusut Pidana, Menteri LH Targetkan Tersangka Segera

Longsor Maut Bantar Gebang Diusut Pidana, Menteri LH Targetkan Tersangka Segera

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Petugas gabungan mengevakuasi korban longsor gunungan sampah di TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, setelah insiden yang menewaskan tujuh orang.

Petugas gabungan mengevakuasi korban longsor gunungan sampah di TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, setelah insiden yang menewaskan tujuh orang.

INFO CIKARANG — Pemerintah memastikan tragedi longsor gunungan sampah di TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi, yang menewaskan tujuh orang akan diusut dari sisi hukum.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan pihaknya sedang melakukan penyelidikan untuk mencari unsur pidana dalam insiden tersebut.

Salah satu fokus utama penyelidikan adalah praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka yang selama ini berlangsung di lokasi tersebut.

Menurut Hanif, tragedi tersebut tidak boleh dibiarkan berlalu tanpa adanya pihak yang dimintai pertanggungjawaban.

“Kejadian ini gunung esnya saja. Pasti ada pejabat-pejabat sebelumnya yang juga harus kami mintai keterangan kenapa kegiatan open dumping ini tidak dihentikan,” ujar Hanif dalam keterangannya dikutip Rabu, (11/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Hanif usai mengikuti kegiatan korve bersama Menteri Perdagangan dan Kapolda Metro Jaya di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur.

Penetapan Tersangka Ditargetkan Dalam Beberapa Minggu

Selain melakukan pemeriksaan terhadap berbagai pihak, Kementerian Lingkungan Hidup juga menargetkan proses penyelidikan berjalan cepat.

Hanif menyebut kemungkinan penetapan tersangka dalam kasus longsor sampah TPST Bantar Gebang yang menewaskan tujuh orang dapat dilakukan dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan dalam seminggu-minggu depan sudah ada tersangka yang ditetapkan di dalam rangka memberikan asas keadilan untuk kita semua,” jelasnya.

Pemeriksaan sendiri tidak hanya akan menyasar pengelola yang saat ini bertugas, tetapi juga pejabat yang sebelumnya terlibat dalam pengelolaan tempat pembuangan sampah tersebut.

Gunungan Sampah Bantar Gebang Sudah Overload

Di luar proses hukum, Hanif juga menyoroti kondisi tumpukan sampah di Bantar Gebang yang sudah mencapai lebih dari 80 juta ton.

Jumlah sampah yang sangat besar tersebut membentuk gunungan dengan ketinggian mencapai sekitar 73 meter di area aktif.

Kondisi itu dinilai tidak hanya berisiko longsor, tetapi juga dapat mengancam keselamatan pekerja serta warga yang tinggal di sekitar kawasan tempat pembuangan akhir terbesar di Indonesia tersebut.

Selain itu, pemerintah juga menemukan indikasi pencemaran lingkungan di sekitar lokasi, termasuk adanya kandungan logam berat pada sungai dan sumur milik warga.

“Ini segera harus kita secara gradual alihkan pengelolaan sampah tidak lagi bisa, tidak lagi di Bantar Gebang,” kata Hanif.

Hanif sebelumnya menyebut insiden longsor TPST Bantar Gebang Bekasi sebagai salah satu tragedi sampah paling besar di Indonesia.

Bahkan, peristiwa tersebut disebut sebagai bencana pengelolaan sampah terbesar kedua setelah tragedi Longsor TPA Leuwigajah 2005 di Cimahi, Jawa Barat, yang menewaskan 157 orang.

Ia menilai kejadian di Bantar Gebang harus menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah di Jakarta, mulai dari pemilahan sampah rumah tangga hingga optimalisasi teknologi pengolahan sampah seperti RDF dan pembangkit listrik tenaga sampah.

Sementara itu, operasi pencarian korban longsor telah resmi dihentikan setelah seluruh korban berhasil ditemukan.

Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari mengatakan operasi SAR ditutup pada Senin (9/3/2026) dini hari setelah tidak ada lagi laporan korban hilang.

Longsor diketahui terjadi pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 15.29 WIB di zona 4 TPST Bantar Gebang. Peristiwa tersebut menimbun truk pengangkut sampah serta warung di sekitar lokasi.

Dari total 13 korban yang terdampak, tujuh orang dilaporkan meninggal dunia sementara enam lainnya berhasil selamat.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi proses pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Bekasi.

    Jelang Pemilihan BPD di Kabupaten Bekasi, Fenomena ‘Tokoh Gopek’ dan ‘Tokoh Serebu’ Jadi Sorotan

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pelaksanaan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi mulai menjadi perhatian publik. Ketika persiapan pesta demokrasi tingkat desa tersebut, muncul fenomena yang ramai diperbincangkan masyarakat yakni istilah “tokoh gopek” hingga “tokoh serebu”. Istilah tersebut merujuk pada dugaan praktik politik uang yang mulai mencuat menjelang proses pemungutan suara anggota […]

  • Polisi ungkap jaringan narkotika skala besar di Kabupaten Bekasi.

    Satresnarkoba Polres Metro Bekasi Bongkar Jaringan Sabu dan Ekstasi di Kabupaten Bekasi, Satu Kurir Diamankan

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bekasi mengungkap kasus peredaran narkotika skala besar di wilayah Kabupaten Bekasi. Dalam operasi tersebut, polisi menangkap seorang pria yang diduga berperan sebagai kurir sekaligus menyita ratusan paket sabu dan ribuan butir ekstasi. Pengungkapan kasus ini diumumkan secara resmi melalui siaran pers Seksi Humas Polres Metro Bekasi, Kamis […]

  • Modus Baru Jelang Lebaran: Pria di Cikarang Tertangkap Tukar Uang Baru dengan Bukti Transfer Palsu

    Modus Baru Jelang Lebaran: Pria di Cikarang Tertangkap Tukar Uang Baru dengan Bukti Transfer Palsu

    • calendar_month Sen, 24 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – enjelang Lebaran, tradisi tukar uang baru memang selalu jadi incaran. Sayangnya, hal ini juga dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Seperti kejadian di Jalan Raya Teuku Umar, Cikarang Barat, Minggu, 23 Maret 2025, seorang pria bernama Fauzi tertangkap basah warga saat ketahuan melakukan penipuan tukar uang baru pakai bukti transfer palsu. Fauzi, […]

  • Aksi Serentak Buruh Bekasi di May Day 2025: Ribuan Orang Bergerak Menuju Monas

    Aksi Serentak Buruh Bekasi di May Day 2025: Ribuan Orang Bergerak Menuju Monas

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebanyak 6.400 pekerja dari wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi diberangkatkan menuju Lapangan Monas, Jakarta, dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) pada Kamis, 1 Mei 2025. Ribuan buruh ini berangkat menggunakan lebih dari seratus unit bus dan kendaraan roda dua dari 42 titik yang telah ditentukan, di bawah arahan masing-masing koordinator […]

  • Atur Penjualan Miras, Bekasi Terapkan Regulasi Ketat dan Selektif

    Atur Penjualan Miras, Bekasi Terapkan Regulasi Ketat dan Selektif

    • calendar_month Jum, 20 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhamad, mengumumkan langkah tegas untuk memperketat pengawasan terhadap peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kota Bekasi. Menurutnya, Pemkot Bekasi bersama DPRD telah merumuskan Peraturan Daerah (Perda) baru terkait pengawasan dan pengendalian minuman beralkohol, yang akan ditindaklanjuti melalui peraturan wali kota. Dia mengatakan bahwa pihaknya akan terus […]

  • Jelang Pilkada 2024, TPS Rawan di Bekasi Jadi Sorotan Utama

    Jelang Pilkada 2024, TPS Rawan di Bekasi Jadi Sorotan Utama

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    CIKARANG– Bawaslu Kabupaten Bekasi telah merilis daftar Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dinilai memiliki potensi kerawanan pada Pilkada serentak 2024. Berdasarkan pemetaan, terdapat 22 indikator kerawanan TPS yang tersebar di 23 kecamatan dan 187 desa di wilayah ini. Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Bekasi, Khoirudin, menyebutkan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi dengan KPU Kabupaten […]

expand_less