Mengaku Aparat, Komplotan Pelaku Sekap dan Peras Warga di Pondok Gede
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Jum, 19 Des 2025
- comment 0 komentar

Pria di Pondok Gede jadi korban penyekapan dan pemerasan.
INFO CIKARANG – Aksi kejahatan dengan modus mengaku sebagai aparat penegak hukum kembali meresahkan warga.
Seorang pria menjadi korban penyekapan dan pemerasan oleh sekelompok pelaku yang mengklaim diri sebagai anggota Polda Metro Jaya di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, Kamis (19/12/2025).
Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian dan tengah diselidiki untuk mengungkap identitas para pelaku.
Kejadian bermula saat korban bersama kekasihnya, R, mendatangi sebuah mesin ATM untuk menarik uang.
Saat berada di lokasi, korban didatangi seorang perempuan tak dikenal yang mengajaknya berbincang.
Situasi yang awalnya terlihat biasa berubah mencekam ketika tiga pria mendekat dan langsung melontarkan tuduhan serius.
“Mereka mengaku sebagai anggota polisi dari Polda Metro Jaya dan menuduh korban terlibat dalam transaksi ilegal,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, dikutip Jumat (19/12/2025).
Dipaksa Masuk Mobil dan Dibawa Berkeliling
Tanpa diberi kesempatan untuk membela diri atau meminta penjelasan, korban dipaksa masuk ke dalam mobil para pelaku.
Dari wilayah Pondok Gede, korban kemudian dibawa berkeliling hingga mencapai kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Selama berada di dalam kendaraan, korban terus mendapat tekanan. Para pelaku mengintimidasi korban dan meminta sejumlah uang dengan dalih penyelesaian perkara.
Tidak hanya itu, korban juga dipaksa memberikan akses ke layanan m-banking miliknya.
“Uang korban dipindahkan melalui m-banking secara paksa,” kata Budi.
Aksi kejahatan tersebut tidak berhenti sampai di situ. Salah satu pelaku kembali ke lokasi awal untuk mengambil sepeda motor korban yang masih terparkir di sekitar mesin ATM. Kendaraan tersebut dibawa menggunakan kunci asli milik korban.
“Selain uang, sepeda motor korban juga dibawa kabur oleh pelaku,” tambahnya.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Pondok Gede. Aparat kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan dari korban serta saksi.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu memastikan kasus tersebut telah ditangani dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan.
“Perkara sudah ditangani oleh Polsek Pondok Gede. Kami telah melakukan pengecekan TKP dan saat ini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap serta menangkap para pelaku,” ujar Braiel.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus kejahatan yang mengatasnamakan aparat penegak hukum, serta segera melapor jika mengalami atau melihat kejadian serupa.
- Penulis: Tekad Triyanto



Saat ini belum ada komentar