Breaking News
light_mode

Misteri Sertifikat Tanah 11 Hektar di Bekasi: dari Darat Tiba-Tiba Pindah ke Perairan Paljaya

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
  • comment 0 komentar

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Kasus pagar laut di Bekasi masih menuai sorotan, dan sedikit demi sedikit fakta baru terkait masalah ini pun terkuak. Termasuk yang baru-baru ini terungkap, yakni mengenai pemindahan misterius sertifikat tanah ke area laut yang membuat heboh warga Kabupaten Bekasi. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan bahwa sertifikat tanah seluas 11 hektare milik warga tiba-tiba berpindah ke area pagar laut perairan Paljaya.

Nursron menyatakan bahwa pemilik dari tanah tersebut ialah 84 warga Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Mereka sudah terdaftar sejak 2021 melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Namun, setahun setelah PTSL diterbitkan, pada Juli 2022, sertifikat-sertifikat tersebut dipindahkan ke laut secara misterius.

Nusron saat mendatangi lokasi mengatakan bahwa PTSL tanah diterbitkan pada tahun 2021, tetapi petanya kemudian dipindahkan ke laut pada bulan Juli 2022.

Manipulasi Data yang Menggemparkan

Yang lebih mengejutkan, luas tanah bertambah drastis dari 11 hektare menjadi 72 hektare, serta pemilik tanah menyusut dari 84 orang menjadi hanya 11 orang.

“Jadi ini jelas ada manipulasi data,” tegas Nusron.

Ia menyatakan bahwa kejadian ini tidak masuk akal karena pemerintah tidak pernah menerbitkan sertifikat tanah di wilayah perairan Paljaya.

Tindakan Tegas dari Kementerian ATR/BPN

Menyikapi kejadian ini, Kementerian ATR/BPN akan segera menghapus data sertifikat yang dipindahkan ke laut dan berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) jika ada indikasi tindak pidana.

“Ya otomatis kita hapus, karena memang kita tidak pernah menerbitkan sertifikat di sini,” ujar Nusron.

Kasus ini menjadi peringatan serius terkait kemungkinan penyalahgunaan data dan mafia tanah. Pemerintah berjanji akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam manipulasi sertifikat tanah ini.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dikecam Usai Tolak Tangani Anak Luka Tusuk, Pihak Puskesmas Cikarang Utara Minta Maaf

    Dikecam Usai Tolak Tangani Anak Luka Tusuk, Pihak Puskesmas Cikarang Utara Minta Maaf

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Viral di media sosial, seorang warga Cikarang Utara membagikan pengalaman tidak menyenangkan saat membawa anaknya ke Puskesmas dalam kondisi darurat. Sang anak mengalami luka akibat tertusuk paku, namun saat sampai di lokasi, pelayanan justru ditolak dengan alasan jam operasional sudah selesai. Warga yang tinggal di Kampung Buniasih, Desa Karangbaru, Kecamatan Cikarang Utara, […]

  • Penangkapan Besar di Laut Karimun: TNI AL Gagalkan Selundupan Narkoba Hampir 2 Ton!

    Penangkapan Besar di Laut Karimun: TNI AL Gagalkan Selundupan Narkoba Hampir 2 Ton!

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – TNI Angkatan Laut kembali mencetak prestasi dengan menggagalkan upaya penyelundupan narkoba dalam jumlah masif di wilayah laut Indonesia. Sebuah kapal ikan berbendera Thailand berhasil dihentikan di perairan Selat Durian, Kabupaten Karimun, karena kedapatan membawa ribuan kilogram narkotika jenis sabu dan kokain. Total barang bukti yang diamankan dari kapal tersebut mencapai 705 kilogram […]

  • Insiden motor terbakar di SPBU Jalan KH Raden Mamun Nawawi.

    Viral! Sebuah Sepeda Motor Terbakar di SPBU Cikarang Selatan

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Satu unit sepeda motor terbakar di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Jalan KH Raden Mamun Nawawi, Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (1/1/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 WIB dan sempat mengundang kepanikan pengunjung SPBU. Api terlihat membesar di sekitar sepeda motor sebelum […]

  • Relawan Santri Deklarasi Dukung Dani Ramdan Jadi Bupati Bekasi Di Pemilu Serentak Tahun 2024

    Relawan Santri Deklarasi Dukung Dani Ramdan Jadi Bupati Bekasi Di Pemilu Serentak Tahun 2024

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Infocikarang.id (Cikarang),- Santri dari 23 Kecamatan di Kabupaten Bekasi yang tergabung dalam Relawan Santri Badar, Deklarasi Dukung Dani Ramdan jadi Bupati Kabupaten Bekasi untuk Pemilu serentak tahun 2024 yang diselenggarakan di Kisah Kopi Nusantara, Kecamatan Cikarang Timur, Rabu (2/10/2024). Toto menjelaskan Dani Ramdan yang pernah menjabat sebagai PJ Bupati Kabupaten Bekasi selama 2,5 tahun periode […]

  • Banjir di Perumahan Green Lavender Bekasi Utara masih berdampak pada 462 KK, termasuk anak-anak dan lansia, hingga kini.

    Banjir Landa Perumahan Green Lavender Bekasi Utara, Ratusan Warga Masih Mengungsi

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Perumahan Green Lavender, Bekasi Utara, Desa Suka Mekar, Kabupaten Bekasi, hingga kini masih terdampak banjir yang melanda kawasan mereka sejak 19 Januari 2026. Berdasarkan informasi dari Ketua RT 02, Hendro Fernando, sekitar 462 kepala keluarga, termasuk 158 anak-anak dan 14 lansia, saat ini masih mengungsi baik secara individual maupun kolektif. “Banjir […]

  • Harga kebutuhan pokok melonjak, tekanan ekonomi menghantui warga Bekasi akhir 2025.

    Inflasi Kabupaten Bekasi Melonjak Jelang Akhir 2025, Daya Beli Warga Tertekan

    • calendar_month Kam, 1 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Menjelang penutupan tahun 2025, tekanan ekonomi justru makin terasa di Kabupaten Bekasi. Inflasi yang bergerak naik hingga 4,27 persen membuat harga kebutuhan pokok melambung, tepat di saat masyarakat bersiap menyambut Natal dan Tahun Baru 2026. Kondisi ini menekan daya beli warga, sementara langkah stabilisasi yang dilakukan pemerintah daerah dinilai belum menyentuh akar […]

expand_less