Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » PCNU Bekasi Protes Kebijakan Gubernur Jabar, Sebut Bisa Rugikan Pesantren

PCNU Bekasi Protes Kebijakan Gubernur Jabar, Sebut Bisa Rugikan Pesantren

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Jum, 23 Mei 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Kritik tajam diberikan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait dengan kebijakan penyerahan ijazah secara sukarela kepada seluruh siswa tanpa syarat. Kritikan tajam ini datang dari berbagai elemen pendidikan keagamaan. Salah satu suara paling keras datang dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi yang menyebut kebijakan tersebut merugikan pesantren dan berpotensi menimbulkan kekacauan sistemik.

Lebih lanjut, penyampaian protes kebijakan Gubernur Jabar tersebut ini digelar dalam forum audiensi yang dilaksanakan di Kantor DPRD Jawa Barat, dihadiri oleh perwakilan PCNU, RMI-NU, Forum Pondok Pesantren, BMPS, hingga tokoh-tokoh pesantren se-Jabar. Forum ini diterima oleh pimpinan DPRD Jabar Acep Jamaludin dan anggota DPRD dari Fraksi PKB, Rohadi.

Kebijakan Dinilai Sepihak dan Mengancam Keberlangsungan Pesantren

Ketua PCNU Kabupaten Bekasi, KH. Atok Romli Mustofa, menyebut kebijakan ini tidak adil dan sangat merugikan dunia pesantren. Ia mengkritik pendekatan gubernur yang dinilai tidak melalui kajian komprehensif dan partisipatif, justru terkesan spontan dan intimidatif.

“Jika pesantren menolak, ada ancaman tak akan menerima Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU), bahkan izin operasional bisa dicabut,” ungkapnya.

Menurutnya, pesantren berbeda dari sekolah biasa karena mendidik santri 24 jam penuh, bukan hanya saat jam pelajaran. Mereka juga harus mencukupi kebutuhan dasar santri mulai dari makanan, tempat tinggal, keamanan, hingga pendidikan moral dan spiritual, yang tidak ditanggung negara.

Pesantren Bisa Tutup, Akhlak Generasi Terancam

Pengasuh Pondok Pesantren Yapink, KH. Kholid, juga angkat bicara. Ia menyatakan bahwa kebijakan tersebut berpotensi mengganggu stabilitas operasional pesantren. Banyak alumni datang meminta ijazah atas nama kebijakan gubernur, sementara kewajiban finansial mereka belum dipenuhi.

“Pesantren kami bahkan mengeluarkan dana Rp1–1,7 miliar yang belum dibayar para alumni. Kalau ini terus berlanjut, banyak pesantren bisa gulung tikar,” ungkapnya.

Lebih dari itu, ia menilai ada ancaman kerusakan karakter generasi muda, karena santri dan orang tua tidak lagi merasa perlu memenuhi tanggung jawab sebelum menuntut hak.

BMPS: Pemerintah Tak Bisa Lepas Tangan

Ketua BMPS Kabupaten Bekasi, H. M. Syauqi, menegaskan bahwa kebijakan ini tidak inklusif dan tidak melibatkan elemen-elemen pendidikan swasta. Ia mengingatkan bahwa pemerintah tidak sanggup menyelenggarakan pendidikan sendirian.

“Data menunjukkan hanya 25-35% populasi bisa ditampung di sekolah negeri. Selebihnya, pendidikan kita bergantung pada lembaga swasta, termasuk pesantren,” tegasnya.

Melalui audiensi ini, mereka mendesak DPRD Jabar menyampaikan aspirasi ke Gubernur untuk meninjau ulang kebijakan tersebut, atau setidaknya memberikan pengecualian khusus bagi pesantren.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Bekasi menyiapkan skema pembayaran bertahap untuk melunasi tunggakan BPJS Kesehatan senilai Rp247,8 miliar melalui Perubahan APBD 2026.

    Tunggakan BPJS Rp247,8 Miliar, Pemkab Bekasi Susun Skema Pelunasan Bertahap

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan kewajiban tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai sekitar Rp247,8 miliar. Penyelesaian dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kapasitas fiskal daerah. Hal tersebut disampaikan Hudaya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, dalam Rapat Koordinasi bersama Direktorat Jenderal Bina Keuangan […]

  • Ngebut Pakai Sepeda Listrik, Dua Anak di Babelan Tabrak Mobil Parkir

    Ngebut Pakai Sepeda Listrik, Dua Anak di Babelan Tabrak Mobil Parkir

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Insiden kecelakaan melibatkan dua anak yang mengendarai sepeda listrik terjadi di kompleks perumahan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, pada Jumat (28/3/2025). Keduanya terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah menabrak mobil yang terparkir. Kronologi Kecelakaan Kejadian berlangsung di Gang Prambanan, Graha Prima Lama, dekat SDN Satriajaya 03, Tambun Utara. Menurut warga yang menyaksikan, sepeda […]

  • Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Satu Mushola Roboh di Bojongmangu

    Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Bekasi, Satu Mushola Roboh di Bojongmangu

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (20/8/2025) pukul 19.54 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi melaporkan, guncangan terasa hampir di seluruh wilayah kabupaten. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 16 km tenggara Kabupaten Bekasi dengan kedalaman 10 kilometer. Meski […]

  • Warga Kabupaten Bekasi menjalani Ramadhan di lokasi pengungsian akibat banjir dan longsor yang masih melanda sejumlah wilayah.

    Hari Ketiga Ramadhan, Ribuan Warga Kabupaten Bekasi Masih Bertahan di Tengah Banjir dan Longsor

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Memasuki hari ketiga Ramadhan 1447 Hijriah, ujian masih dirasakan ribuan warga di Kabupaten Bekasi. Banjir dan longsor akibat cuaca ekstrem belum sepenuhnya berlalu, membuat sebagian masyarakat menjalani ibadah puasa dalam kondisi serba terbatas. Meski genangan di beberapa wilayah mulai berangsur surut, ancaman bencana susulan masih membayangi, terutama di daerah pesisir dan kawasan […]

  • Balapan Liar di Depan AEON Cikarang Bikin Resah, Warga Minta Polisi Bertindak!

    Balapan Liar di Depan AEON Cikarang Bikin Resah, Warga Minta Polisi Bertindak!

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Balapan liar kembali terjadi di kawasan Cikarang Pusat, tepatnya di depan Mall AEON Deltamas. Aksi ugal-ugalan ini bukan hanya mengganggu ketenangan warga sekitar, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya. Seorang warga yang tinggal di dekat lokasi mengungkapkan keresahannya setelah melihat aksi para pembalap liar yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari. […]

  • Toko Miras di Bekasi Timur Jadi Sasaran Amuk, Polisi Lakukan Penyelidikan

    Toko Miras di Bekasi Timur Jadi Sasaran Amuk, Polisi Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Kam, 19 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah insiden pengerusakan terjadi pada toko minuman keras (miras) legal yang berlokasi di Jalan Baru Underpass RT 04 RW 12, Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Peristiwa ini mengundang perhatian masyarakat setelah video kejadian tersebut menjadi viral di media sosial. Kronologi Kejadian Kepala Satpol PP Kota Bekasi, Karto, menjelaskan bahwa sebelum […]

expand_less