Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Penyerangan di Jalan Raya Hankam Jatiwarna, Polisi Bekasi Kejar Pelaku

Penyerangan di Jalan Raya Hankam Jatiwarna, Polisi Bekasi Kejar Pelaku

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Jum, 3 Jan 2025
  • comment 0 komentar

Penyerangan di Jalan Raya Hankam Jatiwarna. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan aksi penyerangan terhadap seorang pengendara mobil di Jalan Raya Hankam, Jatiwarna, Kota Bekasi, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram, tiga pria yang berboncengan di satu sepeda motor terlihat membuntuti sebuah mobil, menggebrak kaca, dan mencoba membuka pintu kendaraan secara paksa.

Kronologi Kejadian

FA (25), korban dalam kejadian ini, menceritakan insiden tersebut terjadi pada Minggu, 29 Desember 2024. Saat itu, FA yang sedang berkendara bersama pasangannya melewati para pelaku yang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan lambat.

Korban menjelaskan bahwa dia menyalakan klakson satu kali lantaran mereka berjalan pelan di depannya. Namun, setelah itu ternyata ketiganya malah mengejar, memukul kaca mobil, hingga menabrak bagian belakang mobil FA.

Keadaan semakin memanas ketika FA berhenti akibat kemacetan. Ia mencoba menyelesaikan masalah secara baik-baik dengan mengajak para pelaku ke kantor polisi. Namun, para pelaku justru melarikan diri.

Langkah Hukum

Usai kejadian, FA melapor ke pos polisi di bawah Tol Jatiwarna, menyertakan bukti berupa video aksi penyerangan. Petugas di lokasi mengarahkan FA untuk melapor ke Polsek Pondok Gede.

Kapolsek Pondok Gede, Komisaris Polisi Bambang Sugiharto, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memulai penyelidikan terhadap kasus ini. “Tim reserse sudah bergerak, kami menggunakan metode scientific crime untuk mengidentifikasi pelaku,” ujarnya.

Imbauan untuk Pengendara

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi pengendara untuk selalu waspada dan segera melaporkan kejadian serupa kepada pihak berwajib. Selain itu, masyarakat diimbau untuk menghindari konfrontasi langsung demi keamanan pribadi.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhir Perjalanan Shin Tae-yong? Begini Spekulasi di Internal PSSI

    Akhir Perjalanan Shin Tae-yong? Begini Spekulasi di Internal PSSI

    • calendar_month Ming, 5 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG – Kabar pergantian pelatih Timnas Indonesia kembali mengemuka setelah anggota Exco PSSI, Khairul Anwar, mengunggah salam perpisahan untuk Shin Tae-yong (STY) di akun Instagram pribadinya. Unggahan ini semakin memperkuat spekulasi tentang masa depan pelatih asal Korea Selatan tersebut, yang kontraknya akan segera berakhir. “Terima kasih STY atas kebersamaannya selama ini, kamu tetap […]

  • 5 Tahun Terabaikan! Warga Cikarang Selatan Masih Was-was Akibat Longsor

    5 Tahun Terabaikan! Warga Cikarang Selatan Masih Was-was Akibat Longsor

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Warga Kampung Cicadas, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi masih hidup dalam ketakutan. Longsor yang terjadi sejak tahun 2020 tak kunjung ditangani dan malah semakin meluas. Bencana ini bukan hanya sekadar merusak lingkungan, tetapi juga mengancam keselamatan warga. Bahkan, beberapa rumah sudah rubuh terbawa longsor, sementara rumah lainnya mengalami retakan parah. Maskun […]

  • Dua Pabrik di Bekasi Ditutup Kementerian Lingkungan Hidup karena Cemari Udara Jabodetabek

    Dua Pabrik di Bekasi Ditutup Kementerian Lingkungan Hidup karena Cemari Udara Jabodetabek

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) secara resmi menghentikan operasional dua pabrik industri di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (12/6/2025). Langkah ini diambil karena kedua perusahaan dinilai berkontribusi terhadap pencemaran udara di wilayah Jabodetabek dan tidak memiliki persetujuan lingkungan sesuai peraturan yang berlaku. Dua pabrik tersebut adalah PT Wan Bao Long Steel (WBLS), […]

  • TPS ilegal di Kebalen ditutup permanen oleh Pemkab Bekasi.

    Setelah Bertahun-tahun Dikeluhkan, TPS Ilegal di Babelan Resmi Ditutup

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi akhirnya mengambil langkah tegas. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menutup secara permanen tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal di bantaran Kali Bekasi, wilayah Kebalen, Kecamatan Babelan. Lokasi tersebut selama bertahun-tahun dikenal sebagai titik pembuangan liar yang mencemari aliran sungai dan mengganggu kesehatan warga sekitar. Tumpukan sampah kerap […]

  • Pengosongan Lahan di Tambun Selatan: Warga Kecewa, PN Cikarang Jelaskan Alasan Eksekusi

    Pengosongan Lahan di Tambun Selatan: Warga Kecewa, PN Cikarang Jelaskan Alasan Eksekusi

    • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ratusan warga di Setia Mekar Residence 2, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumah dan tanah mereka dieksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Cikarang Kelas II. Pengosongan ini dilakukan pada 30 Januari 2025, berdasarkan putusan PN Bekasi Nomor 128/PDT.G/1996/PN.BKS tanggal 25 Maret 1997. Sejumlah bangunan seperti rumah tinggal, bengkel, dan […]

  • Libur Nataru di Bekasi: Tiga Jalan Ini Diprediksi Macet, Waspada!

    Libur Nataru di Bekasi: Tiga Jalan Ini Diprediksi Macet, Waspada!

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 diprediksi akan membawa lonjakan volume kendaraan di Kota Bekasi. Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, menyebutkan bahwa tiga ruas jalan utama berpotensi mengalami kemacetan, yaitu Jalan Ahmad Yani, Jalan Raya Pekayon, dan Jalan Raya Cut Meutia. Penyebab Kemacetan dan Antisipasi dari Dishub Ketiga ruas […]

expand_less