Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Resmi! Pemkab Bekasi Sebut 9 Situs Bersejarah Bakal Jadi Cagar Budaya

Resmi! Pemkab Bekasi Sebut 9 Situs Bersejarah Bakal Jadi Cagar Budaya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
  • comment 0 komentar

9 bangunan dan situs bersejarah akan jadi cagar budaya di Kabupaten Bekasi. 

INFO CIKARANG — Pemerintah Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi menetapkan sembilan bangunan dan situs bersejarah sebagai Cagar Budaya.

Langkah ini menjadi upaya konkret menjaga jejak sejarah daerah di tengah pesatnya pembangunan industri dan kawasan hunian modern di Bekasi.

Penetapan tersebut menandai komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan identitas dan memori kolektif masyarakat Bekasi tetap terawat.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Roro Rizpika, menegaskan bahwa cagar budaya memiliki peran penting sebagai penanda perjalanan sejarah daerah.

“Cagar budaya bukan sekadar bangunan lama. Ia adalah bukti perjalanan masyarakat Bekasi dari masa ke masa. Kalau tidak kita tetapkan dan lindungi sekarang, nilai sejarah itu bisa hilang,” ujarnya, dikutip Senin, (2/3/2026).

Adapun sembilan objek yang kini resmi berstatus Cagar Budaya terdiri dari Stasiun Kedunggede, Stasiun Lemahabang, Masjid Al-Mujahidin Cibarusah, SDN Simpangan 01 Cikarang Utara, Eks Rumah Tuan Tanah Pebayuran, Gedung Juang Tambun Selatan, SDN Setia Darma 01 Tambun Selatan, Eks Kantor Kawedanan Cikarang yang kini difungsikan sebagai Perpustakaan Umum, serta Saung Ranggon.

Dengan status tersebut, seluruh situs mendapatkan perlindungan hukum yang lebih kuat. Bangunan tidak dapat diubah, dipugar, atau dibongkar sembarangan tanpa melalui prosedur dan pendampingan ahli cagar budaya.

Selain sembilan situs yang telah ditetapkan, Kabupaten Bekasi juga memiliki 34 Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) yang telah mengantongi surat keputusan dan kini berada dalam tahap pengawasan.

Dari jumlah tersebut, lima objek tambahan sedang menjalani proses kajian untuk kemungkinan peningkatan status dalam waktu dekat.

Menurut Roro, proses penetapan cagar budaya tidak dilakukan secara instan. Tim Disbudpora bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) terlebih dahulu melakukan inventarisasi di 23 kecamatan, dilanjutkan dengan kajian mendalam.

“Kami turun langsung ke lapangan untuk verifikasi. Yang dinilai bukan hanya usia bangunan, tetapi juga keaslian, konteks sejarah, serta keterkaitannya dengan perkembangan masyarakat Bekasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, usia minimal 50 tahun memang menjadi salah satu indikator penting dalam proses penetapan. Namun, aspek paling krusial tetap pada nilai historis dan kontribusinya terhadap perjalanan sosial dan budaya masyarakat setempat.

“Cagar budaya harus dirawat bersama. Ini bukan hanya soal bangunan tua, tetapi tentang identitas daerah dan sumber pembelajaran sejarah bagi generasi mendatang,” pungkas Roro.

Melalui penetapan ini, Pemkab Bekasi berharap kesadaran publik terhadap pentingnya pelestarian sejarah semakin meningkat, sekaligus menjadi penyeimbang di tengah masifnya pembangunan fisik yang terus berlangsung di wilayah Bekasi.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putus Cinta Berujung Teror Mantan, Wanita di Cibitung Diancam Dimutilasi dan Disiram Air Keras

    Putus Cinta Berujung Teror Mantan, Wanita di Cibitung Diancam Dimutilasi dan Disiram Air Keras

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG – Seorang perempuan muda berusia 21 tahun berinisial VPS, warga Cibitung, Bekasi, mengalami teror mengerikan dari mantan kekasihnya. Korban pun menerima ancaman yang bisa dikatakan tak main-main, di mana pelaku mengancam akan melakukan aksi penyiraman air keras hingga mutilasi korban. Lebih lanjut, berdasarkan keterangan resmi yang diberikan Kombes Ade Ary Syam Indradi […]

  • Dedi Mulyadi minta masyarakat hindari nyalakan kembang api saat tahun baru.

    Tak Ada Pesta Kembang Api Saat Malam Tahun Baru di Jawa Barat

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menyambut Tahun Baru secara sederhana dan tertib. “Kalau kita (Pemprov Jabar) memang tidak punya perayaan. Yang mau menyelenggarakan juga siapa, kan. Di Jawa […]

  • KSPI soroti anomali upah 2026, Jakarta dinilai tertinggal dari kawasan industri.

    KSPI Soroti Anomali Upah Wilayah Jakarta 2026, Buruh Siap Kembali Turun ke Jalan

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ketimpangan upah minimum pada 2026 kembali memantik keresahan kalangan buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai sistem pengupahan nasional saat ini menunjukkan anomali serius, terutama di wilayah Jakarta yang justru tertinggal dibanding daerah industri penyangga seperti Bekasi dan Karawang. Presiden KSPI Said Iqbal mengungkapkan, kondisi tersebut terlihat jelas dari perbandingan upah buruh […]

  • PLN Matikan 280 Gardu di Kabupaten Bekasi Akibat Banjir, Ribuan Pelanggan Terdampak

    PLN Matikan 280 Gardu di Kabupaten Bekasi Akibat Banjir, Ribuan Pelanggan Terdampak

    • calendar_month Rab, 5 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi memaksa PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang untuk menghentikan sementara aliran listrik di 280 gardu distribusi. Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan warga dari potensi bahaya kelistrikan akibat genangan air. Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan pengamanan untuk memastikan kelistrikan […]

  • Atasi Banjir di Bekasi, Bupati Ade Kuswara Siap Tertibkan Alih Fungsi Lahan

    Atasi Banjir di Bekasi, Bupati Ade Kuswara Siap Tertibkan Alih Fungsi Lahan

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menggelar rapat penting untuk membahas solusi banjir di Kabupaten Bekasi. Rapat yang berlangsung di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, pada Senin (17/03/2025), menitikberatkan pada dampak alih fungsi lahan yang menjadi salah satu penyebab utama […]

  • Pengendara Resah Lihat Truk Zigzag di Tol Arah Cibitung, Disebut Melaju Kencang

    Pengendara Resah Lihat Truk Zigzag di Tol Arah Cibitung, Disebut Melaju Kencang

    • calendar_month Rab, 9 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sebuah video yang memperlihatkan aksi sebuah truk saat melintas di jalan tol menuju Exit Tol Cibitung membuat pengendara lain merasa khawatir. Dalam rekaman tersebut, truk terlihat bergerak dengan pola yang dinilai tidak stabil. Kendaraan berat itu disebut beberapa kali berpindah jalur secara zigzag dan tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di sekitarnya. Pengunggah […]

expand_less