Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Pengosongan Lahan di Tambun Selatan: Warga Kecewa, PN Cikarang Jelaskan Alasan Eksekusi

Pengosongan Lahan di Tambun Selatan: Warga Kecewa, PN Cikarang Jelaskan Alasan Eksekusi

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Ming, 2 Feb 2025
  • comment 0 komentar

Pengosongan Lahan di Tambun Selatan. /Foto: Istimewa

INFO CIKARANG – Ratusan warga di Setia Mekar Residence 2, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumah dan tanah mereka dieksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Cikarang Kelas II. Pengosongan ini dilakukan pada 30 Januari 2025, berdasarkan putusan PN Bekasi Nomor 128/PDT.G/1996/PN.BKS tanggal 25 Maret 1997.

Sejumlah bangunan seperti rumah tinggal, bengkel, dan warung makan turut terkena dampaknya. Banyak warga yang memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) mengaku kecewa dan tidak menyangka bahwa tanah yang mereka tempati selama puluhan tahun ternyata berstatus sengketa.

Salah satu warga terdampak, Asmawati, merasa sangat terpukul dengan pengosongan ini. Wanita yang telah tinggal di rumahnya sejak 1980 ini yakin bahwa tanah yang ia tempati dibeli secara legal, dibuktikan dengan sertifikat resmi dan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 2024.

Dia menyampaikan bahwa rumah ini telah didiaminya sejak hidup dari nol dan lebih dari 30 tahun, PBB pun disebutnya terus dibayarkan hingga 2024. Dokumen yang dimilikinya pun lengkap dan tidak sembarangan.

Hal yang lebih membuatnya bingung, selama ini ia tidak pernah mendapat panggilan terkait masalah sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) atau Pengadilan Negeri (PN).

Namun, dia menambahkan, tiba-tiba ada aksi eksekusi meskipun surat yang dimilikinya lengkap dan tak pernah ada pemanggilan dari PN maupun kelurahan, ditambah BPN pun tidak melakukan pemblokiran ketika dia ke sana.

PN Cikarang: Eksekusi Sudah Berkekuatan Hukum Tetap

Menanggapi protes warga, PN Cikarang Kelas II menegaskan bahwa eksekusi ini sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah).

Humas PN Cikarang Kelas II, Isnanda Nasution, menjelaskan bahwa eksekusi ini adalah bagian dari delegasi dari PN Bekasi, karena sengketa tersebut telah disidangkan sejak 1996.

Dia menyatakan bahwa proses awalnya di PN Bekasi, karena sekarang sudah berpisah, maka eksekusi pun dilakukan di PN Cikarang. Perkara ini ditegaskannya sudah berkekuatan hukum hingga tingkat Mahkamah Agung. Karenaya, dia melanjutkan bahwa tugas PN Cikarang hanya melakukan pengosongan.

Dengan kata lain, keputusan ini tidak bisa diganggu gugat, dan PN Cikarang hanya menjalankan eksekusi sesuai aturan hukum yang berlaku.

Kasus sengketa tanah yang berujung eksekusi sering kali menimbulkan konflik, terutama jika warga merasa memiliki dokumen legal seperti SHM dan PBB. Beberapa kemungkinan yang bisa terjadi dalam kasus ini:

1 Tanah memiliki dua sertifikat berbeda – Ada kasus di mana dua pihak memiliki sertifikat atas tanah yang sama, yang salah satunya bisa dianggap tidak sah.

2. Sengketa lama yang baru dieksekusi – Walau putusan sudah ada sejak lama (1997), proses eksekusi bisa tertunda bertahun-tahun karena berbagai faktor hukum dan administratif.

3. Kurangnya transparansi informasi – Warga tidak mendapat pemberitahuan atau sosialisasi yang cukup tentang status hukum tanah mereka.

Kasus ini juga menunjukkan betapa pentingnya validasi status tanah sebelum membeli properti, termasuk melakukan pengecekan di BPN dan pengadilan.

Meski eksekusi ini dilakukan dengan dasar hukum yang kuat, banyak warga yang merasa diperlakukan tidak adil. Mereka berharap ada solusi yang lebih manusiawi, seperti mediasi atau kompensasi yang jelas bagi mereka yang telah tinggal dan membayar pajak selama puluhan tahun.

Sementara itu, pihak PN Cikarang tetap berpegang teguh bahwa eksekusi ini sudah sesuai hukum dan tidak bisa dibatalkan.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian Ketenagakerjaan membuka pendaftaran Bantuan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Pemula 2026 dengan bantuan modal usaha hingga Rp5 juta per orang.

    Modal Usaha Gratis Rp5 Juta dari Kemnaker Segera Ditutup, Warga Kabupaten Bekasi Buruan Daftar Lewat SIAPkerja

    • calendar_month 21 jam yang lalu
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Bantuan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Pemula Tahun 2026 sebagai upaya memperluas lapangan kerja sekaligus mendorong munculnya wirausaha baru di berbagai daerah. Program ini memberikan bantuan modal usaha hingga Rp5 juta per orang bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan […]

  • Pemkab Bekasi prioritaskan pembangunan jalan dan pengairan pada 2026.

    APBD 2026 Kabupaten Bekasi Tembus Rp7,7 Triliun, Jalan dan Irigasi Masih Jadi Fokus Utama

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan arah kebijakan anggaran tahun 2026 masih menitikberatkan pada pembangunan fisik dasar, khususnya infrastruktur jalan dan pengairan. Hal itu tercermin dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 yang totalnya mencapai Rp7,7 triliun. Kepastian tersebut diperoleh setelah Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama DPRD menuntaskan pembahasan dan menyepakati hasil evaluasi […]

  • Ade Kuswara Kunang dan HM Kunang saat konferensi pers penahanan oleh KPK terkait kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Bekasi.

    Terkuak! Rincian Aliran Suap Eks Bupati Bekasi Ade Kuswara, Proyek Rp107 Miliar Jadi Imbalan

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Fakta baru terungkap dalam sidang kasus korupsi yang menjerat mantan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Jaksa mengungkap secara rinci aliran dana suap miliaran rupiah yang diduga terkait pengaturan proyek di lingkungan pemerintah daerah. Dalam dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, disebutkan bahwa Ade Kuswara menerima uang dari seorang pengusaha, […]

  • Kapolres Metro Bekasi saat memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat di Cikarang.

    Warga Bekasi Diimbau Pasang CCTV, Polisi: Efektif Cegah Kejahatan

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kepolisian mengimbau masyarakat di wilayah Kabupaten Bekasi untuk memasang kamera pengawas atau CCTV di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Langkah ini dinilai efektif dalam mencegah tindak kriminal sekaligus membantu proses penegakan hukum. Kapolres Metro Bekasi, Sumarni, mengatakan bahwa keberadaan CCTV dapat mempermudah aparat dalam mengidentifikasi pelaku kejahatan serta merekam kejadian secara jelas. “Pemasangan […]

  • Pemutihan Pajak Kendaraan di Kabupaten Bekasi Diserbu Warga, Samsat Sampai Buka Hari Minggu!

    Pemutihan Pajak Kendaraan di Kabupaten Bekasi Diserbu Warga, Samsat Sampai Buka Hari Minggu!

    • calendar_month Sel, 25 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Program pemutihan pajak kendaraan bermotor dari Bapenda Jawa Barat benar-benar bikin warga Kabupaten Bekasi antusias. Terbukti, jumlah pengunjung ke Samsat Kabupaten Bekasi melonjak drastis sejak program ini mulai diberlakukan 20 Maret 2025. Biasanya, jumlah kunjungan harian cuma berkisar 3.000 hingga 4.000 orang, tapi kini angka itu tembus 5.000 lebih per harinya. Nggak […]

  • Bekasi Siapkan 70 Hektare Lahan untuk Dukung Swasembada Jagung Nasional

    Bekasi Siapkan 70 Hektare Lahan untuk Dukung Swasembada Jagung Nasional

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Sebanyak 70 hektare lahan pertanian disiapkan untuk penanaman jagung serentak yang menjadi bagian dari target pemerintah pusat, yaitu 1 juta hektare. Program ambisius ini dilaksanakan atas kerja sama Pemkab Bekasi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Acara pencanangan resmi digelar di Kebun […]

expand_less