Seluruh Korban Selamat Tragedi KA di Bekasi Timur Sudah Dipulangkan, RSUD Pastikan Perawatan Tetap Gratis
- account_circle T.T
- calendar_month 33 menit yang lalu
- comment 0 komentar

RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi memastikan seluruh korban luka tragedi kecelakaan KA di Bekasi Timur telah dipulangkan ke rumah masing-masing.
INFO CIKARANG – Kabar melegakan datang dari RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi.
Seluruh korban luka akibat kecelakaan beruntun KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di kawasan Stasiun Bekasi Timur dipastikan telah dipulangkan ke rumah masing-masing.
Wakil Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, dr. Sudirman, mengatakan pasien terakhir yang masih menjalani perawatan intensif sudah diperbolehkan pulang sejak Kamis, 14 Mei 2026 lalu.
“Per hari ini sebetulnya seluruh korban kecelakaan kereta api itu sudah pulang. Terakhir hari Kamis kemarin ada dua korban yang dipulangkan,” ujar Sudirman, dikutip Minggu, (17/5/2026).
Menurutnya, dua pasien terakhir tersebut merupakan korban yang mengalami cedera tulang cukup serius sehingga harus menjalani operasi ortopedi terlebih dahulu.
“Mereka membutuhkan waktu beberapa hari pasca-operasi untuk menjalani pelatihan kemandirian, seperti cara aman beraktivitas dan menggunakan kursi roda sebelum dipulangkan,” jelasnya.
Sementara itu, korban lainnya bernama Sariyati (63), yang sebelumnya sempat menjalani operasi pengangkatan limpa akibat luka berat, disebut telah lebih dulu dipulangkan dalam kondisi stabil.
Meski sudah kembali ke rumah, para korban tetap diwajibkan menjalani kontrol medis secara berkala guna memantau perkembangan kondisi pasca-operasi.
“Rata-rata kontrol lima hari sekali. Tapi ada juga pasien yang dijadwalkan kontrol tiga hari sekali sesuai kondisi medisnya,” kata Sudirman.
RSUD Kota Bekasi juga memastikan seluruh biaya pengobatan korban ditanggung penuh oleh pihak penjamin.
Mulai dari penanganan di IGD, operasi, rawat inap hingga kontrol jalan disebut gratis bagi para korban.
“Seluruh biaya tetap di-cover oleh pihak penjamin, berkolaborasi antara Jasa Raharja dan PT KAI,” tegasnya.
Diketahui, kecelakaan maut tersebut bermula ketika KRL relasi Cikarang–Jakarta tertemper kendaraan yang mogok di perlintasan sebidang.
Setelah berhenti darurat di dekat Stasiun Bekasi Timur, rangkaian KRL kemudian dihantam dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.
- Penulis: T.T



Saat ini belum ada komentar