Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Sidang Ade Kuswara Kunang Memanas, Abah Kunang Emosi Minta Perhiasan Sitaan KPK Dikembalikan: Itu Hasil Usaha Limbah

Sidang Ade Kuswara Kunang Memanas, Abah Kunang Emosi Minta Perhiasan Sitaan KPK Dikembalikan: Itu Hasil Usaha Limbah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
  • comment 0 komentar
Suasana persidangan perkara dugaan korupsi Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang di Pengadilan Negeri Bandung yang turut membahas perhiasan sitaan KPK.

Suasana persidangan perkara dugaan korupsi Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang di Pengadilan Negeri Bandung yang turut membahas perhiasan sitaan KPK.

INFO CIKARANG – Persidangan perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang kembali berlangsung di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (29/6/2026).

Sidang kali ini diwarnai momen emosional ketika H.M. Kunang atau yang akrab disapa Abah Kunang meminta agar sejumlah perhiasan yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikembalikan.

Perhiasan tersebut diketahui merupakan milik Kartika Sari, istri H.M. Kunang sekaligus ibunda Ade Kuswara Kunang.

Tim kuasa hukum menegaskan bahwa barang-barang tersebut tidak berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi maupun gratifikasi.

Kuasa hukum Ade Kuswara Kunang, Andriansyah S.H., mengatakan fakta yang terungkap di persidangan menunjukkan bahwa perhiasan tersebut berasal dari hasil usaha limbah yang telah lama dijalankan H.M. Kunang.

“Faktanya, perhiasan-perhiasan yang disita itu adalah hasil kerja keras Haji Muhammad Kunang sebagai pengusaha limbah. Bahkan tadi Abah Kunang juga sempat emosional dan meminta agar perhiasan tersebut dikembalikan karena menurut beliau tidak berasal dari dugaan tindak pidana korupsi maupun gratifikasi,” ujar Andriansyah usai sidang.

Dalam persidangan, Kartika Sari juga memberikan keterangan mengenai sumber penghasilan keluarga.

Saat ditanya kuasa hukum mengenai penghasilan H.M. Kunang setiap bulan, Kartika menyebut suaminya memperoleh pendapatan sekitar Rp3 miliar hingga Rp4 miliar per bulan dari usaha limbah yang dijalankan.

Ketika ditanya mengenai asal-usul perhiasan yang disita KPK, Kartika menjawab bahwa seluruhnya dibeli menggunakan hasil usaha tersebut.

“Ya Abah beli dari hasil usaha limbah itu,” ujar Kartika di hadapan majelis hakim.

Selain menyoroti penyitaan perhiasan, tim kuasa hukum juga kembali mempertanyakan proses Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Ade Kuswara Kunang.

Menurut Andriansyah, pihaknya meminta agar saksi verbalisan atau penyidik KPK yang terlibat dalam proses penjemputan dihadirkan di persidangan guna memberikan penjelasan secara utuh mengenai rangkaian OTT.

“Kami meminta agar saksi verbalisan dari KPK dihadirkan di persidangan agar terang-benderang bagaimana rangkaian OTT itu dilakukan. Dalam beberapa perkara lain, penyidik juga dihadirkan di persidangan,” katanya.

Ia menilai terdapat sejumlah prosedur, termasuk administrasi dan waktu pelaksanaan OTT, yang perlu diuji melalui proses persidangan.

Andriansyah menambahkan, majelis hakim tidak menolak permintaan tersebut, namun menyerahkan keputusan kepada Jaksa Penuntut Umum KPK.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum KPK, Ade Azharie, menyatakan pembuktian dari pihak jaksa telah dianggap cukup.

“Pada dasarnya, kalau pembuktian dari kita sudah cukup,” ujar Ade Azharie.

Menurutnya, agenda persidangan berikutnya merupakan kesempatan bagi tim kuasa hukum terdakwa untuk menghadirkan saksi-saksi yang dinilai dapat memperkuat pembelaan, termasuk apabila ingin menghadirkan pihak yang berkaitan dengan proses penjemputan Ade Kuswara Kunang.

Persidangan selanjutnya dijadwalkan memasuki agenda pemeriksaan saksi yang diajukan oleh tim kuasa hukum terdakwa.

Dalam sidang tersebut, jaksa juga menghadirkan sejumlah saksi, di antaranya Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono, Kartika Sari, Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas SDA BMBK Tenny Intania, perwakilan Lippo Cikarang Ruli Oktaviani, sopir H.M. Kunang bernama Willi, kakak Ade Kuswara Kunang yakni Budi Utomo, anggota Dewan Pengawas PDAM Tirta Bhagasasi Romli Romliandi, serta seorang staf perusahaan kontraktor milik Sarjan.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajah Baru Tambun Utara: Jalan Raya Gabus Kini Lebih Rapi dan Indah

    Wajah Baru Tambun Utara: Jalan Raya Gabus Kini Lebih Rapi dan Indah

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Penataan wilayah di Tambun Utara mulai memperlihatkan hasil nyata. Kolaborasi antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi membawa perubahan besar, khususnya di sepanjang Jalan Raya Gabus. Mulai dari depan Perumahan Suropati Residence hingga persimpangan Gerbang Tol Gabus, kawasan ini kini tampak lebih tertata, indah, dan nyaman dipandang. Perubahan […]

  • Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut longsor sampah di TPST Bantar Gebang sebagai fenomena “gunung es” dari persoalan pengelolaan sampah Jakarta yang sudah menumpuk hingga 80 juta ton.

    Tragedi Longsor Bantar Gebang Ungkap Masalah Besar, Menteri LH Sebut Sampah Jakarta Sudah 80 Juta Ton

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menilai tragedi longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang yang menewaskan tujuh orang hanyalah “puncak gunung es” dari berbagai persoalan pengelolaan sampah di Jakarta. Menurut Hanif, insiden longsor sampah di Bantargebang menunjukkan adanya masalah serius yang telah berlangsung selama bertahun-tahun, termasuk penggunaan metode pengelolaan sampah yang dinilai […]

  • Siswa dan Orang Tua SMAN 2 Cibitung Lapor Dugaan Pungli, Kasus Kian Serius

    Siswa dan Orang Tua SMAN 2 Cibitung Lapor Dugaan Pungli, Kasus Kian Serius

    • calendar_month Sab, 7 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Kasus dugaan pungutan liar (Pungli) di SMAN 2 Cibitung terus bergulir. Para siswa dan orang tua kini semakin bersemangat membongkar praktik ini setelah mendapat dukungan dari pihak kepolisian. Aktivis Ronald Sinaga, melalui akun Instagramnya, membagikan momen pertemuannya dengan Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Komandan Sang Ngurah Wiratama. Dalam pertemuan tersebut, Kanit Polres dan […]

  • KPK memastikan penahanan Yaqut Cholil Qoumas dan Gus Alex akan segera dilakukan.

    KPK Pastikan Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penahanan terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, akan segera dilakukan. Keduanya telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tahun 2024. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan langkah penahanan dilakukan agar proses penyidikan […]

  • KSPSI Jelaskan Alasan Dewan Kesejahteraan Buruh Belum Resmi Beroperasi

    KSPSI Jelaskan Alasan Dewan Kesejahteraan Buruh Belum Resmi Beroperasi

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Rencana pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN) rupanya masih tertunda. Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan bahwa finalisasi struktur lembaga tersebut belum rampung, terutama terkait penunjukan figur yang akan memimpin lembaga baru itu. Keterlambatan ini, menurut Andi, bukan persoalan teknis biasa. Struktur yang sedang dibahas dianggap memiliki bobot besar karena DKBN […]

  • Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti narkotika jenis sabu yang disita dari seorang ASN PPPK di Kabupaten Bekasi dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba yang melibatkan dua tersangka.

    Geger! ASN PPPK di Kabupaten Bekasi Ditangkap Polisi, Diduga Edarkan Sabu dari Lingkungan Pemda

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kabupaten Bekasi dibuat geger setelah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) ditangkap polisi karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. Pria berinisial N alias I itu diamankan jajaran Unit Reskrim Polsek Cikarang Selatan di kawasan Komplek Plaza Pemda Kabupaten Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang […]

expand_less