Kreator Konten Asal Bandung Batal Percantik Gerobak Pedagang, Ternyata Main Judi Online Saat Jualan
- account_circle Admin
- calendar_month Jum, 14 Agu 2026
- comment 0 komentar

Kreator asal Bandung Rahmania melalui proyek Touch Up Gerobak UMKM yang membantu mempercantik tampilan dan branding gerobak pedagang.
INFO CIKARANG – Seorang kreator asal Bandung, Rahmania, kembali menjadi perhatian melalui proyek Touch Up Gerobak UMKM.
Program tersebut sebelumnya dibuat untuk membantu pedagang kaki lima memperbaiki tampilan gerobak melalui desain dan branding agar terlihat lebih menarik sekaligus memiliki daya tarik bagi pelanggan.
Namun, niat baik tersebut kali ini harus dibatalkan.
Rahmania diketahui mengurungkan rencana untuk melakukan touch up terhadap sebuah gerobak setelah mengetahui bahwa pedagang yang hendak dibantu justru bermain judi online saat berjualan.
Keputusan tersebut membuat proses perubahan tampilan gerobak tidak dilanjutkan.
Proyek Touch Up Gerobak UMKM sendiri merupakan bentuk dukungan Rahmania terhadap pelaku usaha lokal. Melalui kreativitas dan sentuhan desain, gerobak yang sebelumnya terlihat sederhana diubah agar memiliki tampilan yang lebih menarik dan mencerminkan identitas usaha.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pedagang meningkatkan daya tarik dagangan mereka di tengah persaingan usaha kuliner jalanan.
Namun, dalam kasus kali ini, Rahmania memilih tidak meneruskan bantuan setelah menemukan aktivitas judi online yang dilakukan oleh pedagang tersebut.
Keputusan itu sekaligus menunjukkan bahwa bantuan terhadap pelaku UMKM tidak hanya berkaitan dengan mempercantik tampilan usaha, tetapi juga mempertimbangkan perilaku dan nilai yang dijalankan pemilik usaha.
Meski demikian, informasi mengenai identitas pedagang, jenis permainan judi online yang dimainkan maupun jumlah uang yang dipertaruhkan tidak disebutkan dalam informasi yang beredar.
Sementara itu, proyek Touch Up Gerobak UMKM Rahmania sebelumnya menjadi salah satu cara kreatif untuk memberikan perhatian kepada bisnis lokal. Gerobak pedagang tidak hanya diperbaiki secara visual, tetapi juga diberikan sentuhan branding agar usaha terlihat lebih profesional.
Kisah kali ini pun menjadi pengingat bahwa dukungan terhadap UMKM bukan sekadar soal modal atau tampilan usaha, tetapi juga bagaimana pemiliknya menjalankan bisnis secara bertanggung jawab.
Sumber: Rahmania (@rahmaniasha)
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar