Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » UMK Kabupaten Bekasi 2026 Resmi Naik 6,84% Jadi Rp5,9 Juta

UMK Kabupaten Bekasi 2026 Resmi Naik 6,84% Jadi Rp5,9 Juta

  • account_circle Kurniawan
  • calendar_month Ming, 21 Des 2025
  • comment 0 komentar

Momen buruh saat mengawal rapat kenaikan UMK Bekasi di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Bekasi. Foto: SPSI Bekasi

Setelah berlangsung hingga tengah malam, Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) Bekasi akhirnya menetapkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) untuk tahun 2026 sebesar 6,84%, dari Rp5.558.515,10 menjadi Rp5.938.885. Keputusan ini diambil dalam rapat maraton yang berlangsung di Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, pada Jum’at (19/12/2025) kemarin.

Rapat yang dimulai pukul 10.00 WIB dihadiri oleh 35 orang dari berbagai unsur, termasuk pemerintah, serikat pekerja/serikat buruh, APINDO, Badan Pusat Statistik (BPS), dan akademisi. Proses perundingan berlangsung sangat dinamis dan tidak mudah, terutama karena adanya perbedaan pandangan antara serikat pekerja dan pengusaha.

Koordinator Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM), Sarino, menyampaikan bahwa kesepakatan ini merupakan hasil perjuangan panjang. Ia mengapresiasi seluruh buruh yang turut mengawal jalannya sidang sejak pagi hingga malam hari. “Ini adalah kemenangan bersama, hasil dari perjuangan yang tidak mudah,” ujarnya.

Anggota Depekab dari unsur Serikat Pekerja (FSP KEP SPSI), Guntoro, menjelaskan bahwa pembahasan UMK 2026 didasarkan pada regulasi terbaru pemerintah yang mengatur variabel alfa dalam rentang 0,5 hingga 0,9. Serikat pekerja sempat mengusulkan kenaikan berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 dengan besaran 9,58 persen. Namun, APINDO menyatakan keberatan dan mengusulkan penyesuaian di bawah rentang alfa yang diatur pemerintah.

Unsur pemerintah kemudian mengusulkan penggunaan alfa 0,9%, dengan dasar inflasi Jawa Barat sebesar 2,19 persen dan inflasi Kabupaten Bekasi sebesar 5,17 persen. Dengan formulasi tersebut, kenaikan UMK Kabupaten Bekasi Tahun 2026 disepakati sebesar 6,84%.

Secara voting, unsur pemerintah dan serikat pekerja/serikat buruh menyetujui usulan kenaikan UMK 2026 sebesar 6,84%. Namun, APINDO menolak keputusan tersebut. Meski demikian, keputusan tetap diambil berdasarkan mayoritas suara.

Keputusan ini mendapat sambutan positif dari kalangan buruh, yang menganggap kenaikan UMK sebesar 6,84% sebagai langkah yang adil dan sesuai dengan kondisi ekonomi saat ini. Namun, pengusaha mengkhawatirkan dampaknya terhadap biaya operasional perusahaan, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

  • Penulis: Kurniawan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Metro Bekasi Gagalkan TPPO Anak di Bawah Umur Berkedok Pekerjaan di Malaysia

    Polres Metro Bekasi Gagalkan TPPO Anak di Bawah Umur Berkedok Pekerjaan di Malaysia

    • calendar_month Rab, 17 Sep 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Polres Metro Bekasi berhasil menggagalkan kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menjerat anak-anak di bawah umur. Para korban dijanjikan pekerjaan di Malaysia sebagai pegawai salon kecantikan dengan iming-iming gaji fantastis Rp20–30 juta per bulan. Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Agta Bhuana Putra, menjelaskan kasus ini terbongkar setelah orang tua […]

  • Dikecam Usai Tolak Tangani Anak Luka Tusuk, Pihak Puskesmas Cikarang Utara Minta Maaf

    Dikecam Usai Tolak Tangani Anak Luka Tusuk, Pihak Puskesmas Cikarang Utara Minta Maaf

    • calendar_month Kam, 10 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Viral di media sosial, seorang warga Cikarang Utara membagikan pengalaman tidak menyenangkan saat membawa anaknya ke Puskesmas dalam kondisi darurat. Sang anak mengalami luka akibat tertusuk paku, namun saat sampai di lokasi, pelayanan justru ditolak dengan alasan jam operasional sudah selesai. Warga yang tinggal di Kampung Buniasih, Desa Karangbaru, Kecamatan Cikarang Utara, […]

  • Modus Kejahatan Baru di Jatiasih: Preman Jalanan Beraksi di Tengah Jalan

    Modus Kejahatan Baru di Jatiasih: Preman Jalanan Beraksi di Tengah Jalan

    • calendar_month Sel, 31 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang netizen baru-baru ini membagikan video yang memperlihatkan dugaan aksi penyerangan oleh preman di kawasan Jatiwarna, Jatiasih, Kabupaten Bekasi. Video tersebut menunjukkan tiga orang pelaku yang menaiki satu motor dan memepet sebuah mobil. Kronologi Kejadian Pengendara mobil menceritakan bahwa insiden bermula ketika motor yang dikendarai ketiga preman itu melaju secara zigzag di […]

  • Pemerintah Kabupaten Bekasi menggandeng pihak swasta untuk membangun fasilitas RDF di TPA Burangkeng guna mengolah ribuan ton sampah menjadi bahan bakar alternatif.

    TPA Burangkeng Bakal Punya RDF, Sampah 1.000 Ton per Hari Disulap Jadi Bahan Bakar Industri

    • calendar_month Sab, 16 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai melakukan langkah besar dalam penanganan persoalan sampah dengan membangun fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Burangkeng. Program tersebut digagas melalui kerja sama antara Pemkab Bekasi dan PT Asiana Technologies Lestary yang resmi disepakati di Gedung Bupati Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu, 13 Mei 2026. Melalui […]

  • Fenomena Misterius “Ketok Pintu” Bikin Resah Warga Tanjung Sari

    Fenomena Misterius “Ketok Pintu” Bikin Resah Warga Tanjung Sari

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara, digegerkan oleh fenomena misterius yang berulang setiap malam. Dari rekaman CCTV, suara ketukan pintu terdengar sekitar pukul 2 dini hari dan mengganggu ketenangan masyarakat setempat. Peristiwa ini tidak hanya terjadi sekali, melainkan berulang di beberapa rumah, dengan waktu yang hampir sama setiap malam. Hal tersebut […]

  • Penjual bensin eceran di Cikarang mengaku sudah tidak bisa lagi beli Pertalite dalam jumlah banyak di SPBU. Dampaknya, bensin eceran makin langka.

    Pengecer Mengaku Sulit Dapat Pertalite, Warga Cikarang Mulai Kesulitan Bensin Eceran

    • calendar_month Jum, 1 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penjual bensin eceran di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi mengaku mulai kesulitan mendapatkan pasokan Pertalite sejak Jumat (1/5/2026). Kondisi ini berdampak langsung pada ketersediaan bensin eceran di warung-warung pinggir jalan, yang biasanya menjadi alternatif masyarakat untuk membeli bahan bakar dalam jumlah kecil. Salah satu pengecer mengungkapkan bahwa pihak SPBU kini tidak lagi melayani […]

expand_less