Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Buruh Jakarta Desak Prabowo Turun Tangan Soal UMP 2026, Nilai Kenaikan Terlalu Rendah

Buruh Jakarta Desak Prabowo Turun Tangan Soal UMP 2026, Nilai Kenaikan Terlalu Rendah

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
  • comment 0 komentar
KSPI meminta Presiden Prabowo turun tangan terkait penetapan UMP DKI Jakarta 2026.

KSPI meminta Presiden Prabowo turun tangan terkait penetapan UMP DKI Jakarta 2026.

INFO CIKARANG – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk turun tangan langsung dalam penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026.

KSPI menilai besaran UMP yang ditetapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih terlalu rendah dan tidak mencerminkan tingginya biaya hidup di Ibu Kota.

Presiden KSPI Said Iqbal meminta Presiden Prabowo memanggil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung agar merevisi UMP Jakarta 2026 menjadi Rp 5,89 juta per bulan, serta menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) sebesar 5 persen di atas 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL).

“Harus dipanggil oleh Presiden, setidak-tidaknya orang yang ditunjuk oleh Presiden, agar Gubernur DKI Jakarta mengubah UMP 2026 menjadi Rp 5,89 juta dan UMSP lima persen di atas 100 persen KHL,” kata Said Iqbal dikutip Kamis, (8/1/2026)

Menurut Said Iqbal, keterlibatan langsung Presiden diperlukan karena upaya dialog dengan Kementerian Ketenagakerjaan belum membuahkan hasil.

Ia menyebut pertemuan dengan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor dan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Adriantoro tidak efektif menyelesaikan persoalan upah minimum di Jakarta.

“Wamen dan Menaker memang sudah enggak ada manfaat. Sudahlah Pak Wamen, Pak Menaker, hentikan sandiwara-sandiwara ini,” ujarnya.

KSPI juga menilai penetapan UMP Jakarta 2026 di kisaran Rp 5,7 jutaan tidak masuk akal jika dibandingkan dengan biaya hidup di Jakarta.

Said Iqbal bahkan menyebut upah pekerja di Jakarta kalah dibanding buruh pabrik di kawasan industri Karawang dan Bekasi.

“Tidak masuk akal upah para pekerja di gedung-gedung pencakar langit kalah dengan pabrik panci di Karawang dan pabrik plastik di Bekasi,” katanya.

Selain soal besaran upah, KSPI mengkritisi kebijakan insentif non-tunai yang ditawarkan Pemprov DKI Jakarta.

Said Iqbal meminta insentif tersebut dialihkan menjadi subsidi upah dalam bentuk uang tunai yang langsung diterima buruh.

“Kalau mau diberikan insentif, bentuknya subsidi upah, transfer uang tunai,” tegasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menawarkan insentif tambahan di luar UMP, seperti transportasi gratis Transjakarta, subsidi air bersih, subsidi pangan, serta layanan kesehatan gratis bagi buruh yang belum ditanggung perusahaan.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK terus mengusut kasus dugaan suap proyek di Kabupaten Bekasi dengan memeriksa Sekda Endin Samsudin sebagai saksi, Rabu (21/1/2026).

    KPK Periksa Sekda hingga Ajudan Bupati Bekasi dalam Kasus Dugaan Suap Proyek

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap proyek yang menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang. Pada Rabu (21/1/2026), penyidik memeriksa Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, bersama sejumlah pihak lain sebagai saksi. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya KPK mengungkap aliran uang dan peran para pihak dalam dugaan praktik korupsi […]

  • Kawasan industri Cikarang terus didatangi ribuan pendatang dari berbagai wilayah Indonesia yang mencari pekerjaan dan penghidupan layak di Kabupaten Bekasi.

    Cikarang Masih Jadi Magnet Pencari Kerja, Urbanisasi Terus Meningkat

    • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terus menjadi magnet bagi para pencari kerja dari berbagai daerah di Indonesia. Ribuan warga pendatang datang dan menetap di kawasan industri terbesar di Asia Tenggara ini dengan harapan memperoleh pekerjaan dan upah yang lebih layak per, Selasa (20/1/2026). Fenomena tersebut menunjukkan kuatnya daya saing ekonomi Cikarang dibandingkan […]

  • Sambutan Meriah! Bekasi Siapkan Kereta Kencana untuk Bupati Baru

    Sambutan Meriah! Bekasi Siapkan Kereta Kencana untuk Bupati Baru

    • calendar_month Rab, 19 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah mempersiapkan penyambutan megah bagi Bupati dan Wakil Bupati Bekasi terpilih, Ade Kuswara Kunang dan dr. Asep Surya Atmaja, yang akan menjabat untuk periode 2025-2030. Acara ini akan berlangsung setelah pelantikan kepala daerah serentak oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025. Rangkaian penyambutan telah dipersiapkan […]

  • Pemkab Bekasi Matangkan Persiapan MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat 2024

    Pemkab Bekasi Matangkan Persiapan MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat 2024

    • calendar_month Sel, 23 Apr 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, memimpin rapat pemantapan persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-38 tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2024 di Hotel Sakura, Sukamahi Cikarang Pusat, pada Selasa, (23/04/2024). Rapat ini dihadiri oleh Pj. Bupati Dani Ramdan langsung, didampingi Sekretaris Daerah Dedy Supriyadi dan Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sri Enny Mainiarti. Rapat […]

  • Tips Aman Hadapi Arus Balik di Terminal Bekasi

    Tips Aman Hadapi Arus Balik di Terminal Bekasi

    • calendar_month Sab, 4 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Liburan Tahun Baru 2025 akan segera berakhir, dan Terminal Induk Kota Bekasi diprediksi akan dipenuhi penumpang pada Minggu malam, 5 Januari 2025. Sebagai salah satu terminal utama di Jabodetabek, tempat ini akan menjadi titik balik arus liburan bagi ribuan orang yang kembali ke rutinitas mereka. Komandan Regu Piket Terminal, Zulkarnaen, mengingatkan para […]

  • Mau Ngamen atau Maling? Dua Pengamen Curi HP di Sukawangi, Hampir Diamuk Massa!

    Mau Ngamen atau Maling? Dua Pengamen Curi HP di Sukawangi, Hampir Diamuk Massa!

    • calendar_month Ming, 9 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dua pengamen di Kabupaten Bekasi mengalami nasib sial setelah kepergok mencuri handphone di sebuah rumah warga di Kampung Bulak Temu, Desa Sukabudi, Kecamatan Sukawangi, pada Minggu sore, 9 Februari 2025. Aksi mereka gagal total setelah pemilik rumah memergoki keduanya sedang berusaha membawa kabur HP. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung geram […]

expand_less