Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Penyaluran BLT Kesra Tahap Kedua di Desa Sukarukun Berjalan Tertib dan Aman

Penyaluran BLT Kesra Tahap Kedua di Desa Sukarukun Berjalan Tertib dan Aman

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 31 Des 2025
  • comment 0 komentar
Penyaluran BLT Kesra tahap II di Desa Sukarukun berlangsung tertib dan kondusif.

Penyaluran BLT Kesra tahap II di Desa Sukarukun berlangsung tertib dan kondusif.

INFO CIKARANG – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) tahap kedua di Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, berlangsung dengan tertib dan kondusif.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu 31 Desember 2025, dan berjalan tanpa kendala berarti.

Sebanyak 510 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat menerima bantuan dalam program BLT Kesra kali ini. Proses penyaluran dilakukan secara terjadwal guna menghindari penumpukan warga serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Ketua Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Sukarukun, Nining, menjelaskan bahwa pembagian bantuan dibagi berdasarkan wilayah kedusunan.

Untuk wilayah Kadus Dua, penyaluran dimulai sejak pukul 09.00 WIB, sementara warga Kadus Tiga dan Kadus Satu dijadwalkan menerima bantuan setelah waktu istirahat siang atau ba’da Dzuhur.

“Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp900 ribu dan dipastikan tanpa potongan apa pun. Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan kondusif berkat kerja sama seluruh unsur desa, mulai dari kepala dusun hingga ketua RT,” ujar Nining.

Ia juga menegaskan bahwa penerima bantuan telah melalui proses pendataan sehingga dinilai tepat sasaran. Mayoritas KPM BLT Kesra di Desa Sukarukun merupakan kelompok masyarakat rentan, seperti lanjut usia (lansia) serta ibu hamil yang membutuhkan dukungan ekonomi.

Selama proses penyaluran, aparat desa turut melakukan pengawasan untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh warga yang berhak serta mencegah potensi kerumunan. Kehadiran perangkat desa dan unsur terkait dinilai mampu menciptakan suasana yang aman dan tertib.

Pemerintah Desa Sukarukun berharap bantuan BLT Kesra tahap kedua ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi keluarga penerima, khususnya menjelang akhir tahun.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kos Cikarang Barat, Polisi Buru Pelaku

    Wanita Muda Ditemukan Tewas di Kos Cikarang Barat, Polisi Buru Pelaku

    • calendar_month Sen, 28 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Seorang wanita berusia 21 tahun berinisial WD ditemukan meninggal dunia dengan luka sayat di tubuhnya di sebuah kamar kos di kawasan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu sore, 27 April 2025. Kapolsek Cikarang Barat, AKP Tri Baskoro Bintang Wijaya, membenarkan insiden tragis ini. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan […]

  • Naik KA Jatiluhur? Cek Jadwal Kereta Terbaru Cikarang-Cikampek

    Naik KA Jatiluhur? Cek Jadwal Kereta Terbaru Cikarang-Cikampek

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Buat kamu yang sering bepergian dari Cikarang ke Cikampek atau sebaliknya, jangan lupa cek jadwal terbaru Kereta Api (KA) Jatiluhur 2025. Kereta ini merupakan layanan kereta lokal ekonomi yang dioperasikan oleh KA Commuter Wilayah II Bandung dan jadi pilihan transportasi andalan banyak orang. Agar perjalananmu lebih lancar dan tidak tertinggal kereta, berikut […]

  • Curah hujan tinggi di Kabupaten Bekasi memicu banjir sekaligus longsor di beberapa titik.

    Bencana Hidrometeorologi Landa Kabupaten Bekasi, 31 Desa Terdampak Banjir dan Longsor

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Bencana hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Dari total wilayah terdampak tersebut, 30 desa mengalami banjir, sementara satu desa dilanda longsor. Data ini disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten […]

  • Mahasiswa Kabupaten Bekasi menuntut realisasi slogan “Bangkit, Maju, Sejahtera” dalam kebijakan konkret, bukan hanya sebatas janji atau jargon.

    Mahasiswa Kabupaten Bekasi Tagih Janji “Bangkit, Maju, Sejahtera”, Jangan Sekadar Slogan

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kalangan mahasiswa di Kabupaten Bekasi mulai angkat suara. Mereka menegaskan agar slogan “Bangkit, Maju, Sejahtera” yang diusung kepala daerah tidak berhenti sebagai jargon, melainkan benar-benar diwujudkan dalam kebijakan nyata. Desakan ini disampaikan Ketua PC PMII Kabupaten Bekasi, M. Faisal Haq, usai mengikuti dialog interaktif bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya […]

  • Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), melakukan perjalanan mendadak ke Aceh Tamiang

    Banjir Aceh Tamiang, KDM Turun Langsung dengan Bantuan Rp 7 Miliar

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), melakukan perjalanan mendadak ke Aceh Tamiang setelah kehilangan kontak dengan salah satu anggota keluarganya yang tinggal di daerah tersebut. Banjir besar yang merendam wilayah itu membuat akses komunikasi terputus, sehingga KDM memilih turun langsung memastikan keselamatan keluarganya. “Saya sudah beberapa hari tidak bisa menghubungi keluarga […]

  • Penetapan UMSK 2026 memicu protes buruh di Jawa Barat.

    Buruh Jabar Tolak Penetapan UMSK 2026, Hanya 12 Daerah yang Ditetapkan

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi resmi mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) untuk tahun 2026. UMP Jabar ditetapkan sebesar Rp2.317.601, naik 5,77 persen dibanding tahun sebelumnya, sementara UMSP mencapai Rp2.339.995. Meski penetapan UMP dan UMSP diterima buruh karena mengikuti rekomendasi kepala daerah, keputusan terkait Upah Minimum Sektoral […]

expand_less