Demi Mencegah Praktik Korupsi, PN Jakpus Gelar Pengajian Rutin
- account_circle Tekad Triyanto
- calendar_month Ming, 11 Jan 2026
- comment 0 komentar

Pengajian rutin digelar PN Jakarta Pusat setiap Rabu sebagai bagian dari pencegahan korupsi.
INFO CIKARANG — Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menggelar pengajian rutin setiap hari Rabu sebagai bagian dari pembinaan rohani guna mencegah praktik korupsi di lingkungan peradilan.
Program tersebut disebut menjadi salah satu langkah penguatan integritas bagi seluruh aparatur pengadilan.
Ketua PN Jakarta Pusat, Husnul Khotimah, mengatakan kegiatan pengajian terbuka bagi seluruh pegawai, termasuk insan pers yang ingin ikut serta.
“Rabu ada pengajian. Ayo gabung, wartawan juga boleh. Setiap Rabu kami ada siraman rohani,” ujar Husnul dalam keterangannya dikutip (11/1).
Selain pengajian rutin, PN Jakarta Pusat juga terus melakukan pembinaan integritas secara menyeluruh kepada seluruh aparatur, termasuk para hakim.
Pembinaan tersebut dilakukan melalui penanaman nilai integritas, pembinaan rohani berkelanjutan, serta keteladanan dari pimpinan dan hakim di lingkungan pengadilan.
“Ya tentunya pembinaan selalu kami lakukan. Bukan hanya kepada para hakim, tetapi seluruh aparatur di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kami tekankan pembinaan integritas, termasuk pembinaan secara rohani yang terus kami dorong,” jelas Husnul.
Langkah ini dilakukan menyusul mencuatnya kasus korupsi yang melibatkan sejumlah hakim PN Jakarta Pusat.
Dalam perkara tersebut, hakim Djuyamto, Agam Syarif Baharuddin, dan Ali Muhtarom diketahui menerima suap sebesar Rp40 miliar untuk menjatuhkan vonis lepas dalam kasus korupsi crude palm oil (CPO) yang melibatkan korporasi Wilmar Group, Musim Mas Group, dan Permata Hijau Group.
PN Jakarta Pusat berharap melalui pembinaan rohani dan penguatan integritas secara konsisten, praktik-praktik menyimpang di lingkungan peradilan dapat dicegah serta kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan dapat dipulihkan.
- Penulis: Tekad Triyanto


Saat ini belum ada komentar