Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Zona 4A TPST Bantar Gebang Ditutup Usai Longsor Gunungan Sampah 50 Meter, Pemprov DKI Siapkan Lokasi Pembuangan Sementara

Zona 4A TPST Bantar Gebang Ditutup Usai Longsor Gunungan Sampah 50 Meter, Pemprov DKI Siapkan Lokasi Pembuangan Sementara

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
  • comment 0 komentar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proses pencarian korban longsor gunungan sampah setinggi 50 meter di TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi, yang menewaskan sejumlah pekerja.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proses pencarian korban longsor gunungan sampah setinggi 50 meter di TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi, yang menewaskan sejumlah pekerja.

INFO CIKARANG — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan menutup sementara Zona 4A Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang di Kota Bekasi, Jawa Barat, setelah terjadi longsor gunungan sampah setinggi sekitar 50 meter.

Insiden longsor gunungan sampah di TPST Bantar Gebang Bekasi tersebut terjadi pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB dan menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan data sementara, tujuh orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun longsor, sementara enam orang lainnya berhasil selamat dari kejadian tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan penutupan Zona 4A dilakukan untuk sementara waktu sambil menunggu proses penanganan dan pemulihan area tersebut.

“Untuk sementara sambil menunggu zona 4A selesai ditangani, kami menyiapkan zona lain sebagai tempat pembuangan yang bersifat sementara,” kata Pramono dalam keterangan yang dikutip dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Pemprov Siapkan Zona Alternatif Pembuangan Sampah

Agar layanan pengangkutan sampah dari Jakarta tidak terganggu, pemerintah daerah telah menyiapkan beberapa zona lain di area TPST Bantar Gebang.

Zona tersebut akan difungsikan sebagai tempat pembuangan sampah sementara dari Jakarta ke Bantar Gebang, sampai kondisi di Zona 4A dinyatakan aman kembali.

Menurut Pramono, langkah ini penting karena volume sampah yang dihasilkan warga Jakarta setiap hari sangat besar.

Saat ini, jumlah sampah harian dari Jakarta diperkirakan mencapai 7.400 hingga 8.000 ton per hari, sehingga diperlukan pengaturan baru agar seluruh sampah tidak langsung diarahkan ke satu lokasi saja.

Selain itu, pemerintah juga akan memperketat sistem pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

RDF Plant Rorotan Dipercepat Beroperasi

Untuk mengurangi ketergantungan terhadap TPST Bantar Gebang, Pemprov DKI Jakarta juga mempercepat pengoperasian fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant di Rorotan, Jakarta Utara.

Fasilitas tersebut ditargetkan mampu mengolah sekitar 1.000 ton sampah per hari setelah beroperasi secara penuh.

“Kami berharap proses commissioning di Rorotan segera selesai sehingga fasilitas ini bisa segera beroperasi normal,” ujar Pramono.

Menteri Lingkungan Hidup Beri Peringatan Keras

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menilai tragedi longsor gunungan sampah di TPST Bantar Gebang sebagai peringatan serius bagi pengelolaan sampah di Jakarta.

Menurutnya, sistem pengelolaan yang masih menggunakan metode open dumping berpotensi melanggar aturan dan membahayakan keselamatan warga maupun pekerja.

Ia menegaskan bahwa metode tersebut sebenarnya sudah tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

“Kondisi ini bukan hanya berisiko longsor susulan, tetapi juga menimbulkan pencemaran lingkungan yang sangat besar,” kata Hanif.

Gunung Sampah Puluhan Tahun

Hanif menyebut TPST Bantar Gebang saat ini menampung sekitar 80 juta ton sampah yang telah terakumulasi selama lebih dari 37 tahun.

Karena itu, tragedi ini dinilai harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh.

Kementerian Lingkungan Hidup juga telah memulai proses penyelidikan terkait insiden longsor sampah mematikan di Bantar Gebang.

Jika ditemukan unsur kelalaian yang menyebabkan korban jiwa, pihak yang bertanggung jawab dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dengan ancaman hukuman penjara hingga 10 tahun serta denda maksimal Rp10 miliar.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kampung Buni Asih mengeluhkan pemagaran akses jalan oleh PT Villa Desta yang diduga dilakukan tanpa musyawarah dengan masyarakat sekitar.

    Akses Jalan Warga Kp. Buni Asih Diduga Dipagari oleh PT Villa Desta

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kampung Buni Asih mengeluhkan adanya pemagaran akses jalan yang selama ini digunakan sebagai jalur utama aktivitas masyarakat. Pemagaran tersebut diduga dilakukan oleh pihak PT Villa Desta tanpa adanya musyawarah terlebih dahulu dengan warga sekitar. Akses jalan tersebut diketahui telah digunakan warga selama bertahun-tahun untuk keperluan sekolah, bekerja, hingga distribusi hasil usaha […]

  • Prakiraan Cuaca Kabupaten Bekasi, Minggu 26 Januari 2025: Hujan Mendominasi

    Prakiraan Cuaca Kabupaten Bekasi, Minggu 26 Januari 2025: Hujan Mendominasi

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – BMKG merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kabupaten Bekasi pada Minggu, 26 Januari 2025. Secara umum, cuaca di seluruh kecamatan akan didominasi oleh hujan ringan hingga sedang. Bagi kamu yang punya rencana aktivitas di luar ruangan, jangan lupa bawa payung atau jas hujan, ya! Berikut rangkuman kondisi cuaca di beberapa kecamatan: 1. Tarumajaya […]

  • Pemkab Bekasi Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Driver Ojol saat Aksi Unjuk Rasa

    Pemkab Bekasi Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Driver Ojol saat Aksi Unjuk Rasa

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya salah satu pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, dalam aksi unjuk rasa yang terjadi kemarin. “Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum Affan Kurniawan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga diberi ketabahan serta kekuatan,” tulis keterangan resmi Pemkab Bekasi, Sabtu […]

  • Pemkab Bekasi Bebaskan Tunggakan PBB, Warga Dapat Keringanan di Tengah Kondisi Ekonomi Sulit

    Pemkab Bekasi Bebaskan Tunggakan PBB, Warga Dapat Keringanan di Tengah Kondisi Ekonomi Sulit

    • calendar_month Sel, 19 Agu 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi memutuskan untuk menghapus tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor Pedesaan dan Perkotaan. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang meminta daerah di Jabar memberikan pembebasan sebagai hadiah HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Wakil Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyampaikan bahwa langkah ini diambil […]

  • Pencurian terjadi di rumah kos Pasir Konci, Jalan Attaqwa, Kabupaten Bekasi. Pelaku diduga masuk saat kosan dalam keadaan kosong.

    Kosan di Cikarang Dibobol Pencuri, Harta Benda Milik Penghuni Raib

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi pencurian terjadi di sebuah rumah kos di Pasir Konci, Jalan Attaqwa, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Pelaku diduga masuk ke dalam kosan saat para penghuni sedang tidak ada. Berdasarkan keterangan korban, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 12.15 WIB, saat suami korban pulang dari masjid. Setibanya di kosan, korban mendapati sejumlah barang berharga […]

  • Kerusakan parah di jalan nasional Cikarang–Karawang kembali disorot setelah seorang ibu pengendara mengalami ban pecah dan pelek rusak akibat lubang besar di sepanjang ruas jalan.

    Jalan Cikarang–Karawang Rusak Parah, Seorang Ibu Alami Ban Pecah hingga Pelek Hancur

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi jalan nasional penghubung Cikarang–Karawang kembali menuai sorotan publik setelah seorang ibu pengendara mengeluhkan kerusakan parah yang dialaminya saat melintas di jalur tersebut. Dalam keterangannya, ibu tersebut mengaku ban mobilnya pecah dan pelek kendaraan rusak setelah menghantam lubang-lubang besar yang tersebar di sepanjang ruas jalan nasional tersebut. Peristiwa itu terjadi saat korban […]

expand_less