Halte Bus Samping Mulia Industri Cikarang Gelap dan Banyak Lubang, Warga: Harus Pakai Senter?
- account_circle Admin
- calendar_month Sab, 19 Sep 2026
- comment 0 komentar
INFO CIKARANG — Kondisi jalan di sekitar halte bus samping Mulia Industri, Cikarang, dikeluhkan pengguna jalan. Sorotan tersebut disampaikan pengguna Threads dengan akun @sinunghtp melalui unggahannya pada Sabtu (19/9/2026).
Dalam unggahannya, @sinunghtp menyoroti kondisi halte yang disebut gelap saat malam hari. Selain persoalan penerangan, ia juga mengeluhkan adanya sejumlah lubang di sekitar jalan.
“Jalanan Cikarang kalo ga jelek ya gelap, ini tolong lah halte bus (samping Mulia Industri) masa gelap gini trus banyak lubang,” tulis @sinunghtp.
Ia kemudian mempertanyakan kondisi tersebut karena membuat pengguna halte harus mengandalkan penerangan dari sumber lain.
“Yang bener aja masa harus pake senter/nunggu lampu mobil lewat?!!!” lanjutnya.
Keluhan tersebut menunjukkan kekhawatiran pengguna terhadap kondisi halte dan jalan di sekitarnya, khususnya ketika malam hari. Jalan yang minim penerangan juga dapat membuat lubang atau kondisi permukaan jalan lebih sulit terlihat.
Berada di Kawasan Industri
Lokasi yang disebut dalam unggahan berada di sekitar kawasan Mulia Industri Cikarang. Kawasan industri tersebut berada di Jalan Raya Tegal Gede, Lemahabang, Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Area ini menjadi salah satu kawasan yang cukup ramai oleh aktivitas pekerja dan kendaraan, sehingga keberadaan fasilitas pendukung seperti penerangan jalan menjadi penting.
Terlebih, halte atau titik pemberhentian bus digunakan masyarakat untuk menunggu kendaraan umum setelah menyelesaikan aktivitasnya.
Warga Soroti Kondisi Jalan
Keluhan @sinunghtp tidak hanya berkaitan dengan lampu penerangan. Kondisi jalan yang disebut memiliki banyak lubang juga menjadi persoalan tersendiri.
Pada malam hari, lubang di permukaan jalan berpotensi lebih sulit terlihat ketika penerangan di sekitar lokasi terbatas. Pengendara maupun pejalan kaki akhirnya harus lebih berhati-hati saat melintasi area tersebut.
Bagi pengguna transportasi umum, penerangan juga dibutuhkan ketika berjalan dari atau menuju halte.
Hingga unggahan tersebut disampaikan, keluhan warga tersebut menjadi sorotan di media sosial. Kondisi sebenarnya di lapangan tetap perlu diperiksa oleh pihak terkait, termasuk memastikan titik penerangan yang bermasalah dan bagian jalan yang disebut berlubang.
Warga berharap kondisi fasilitas di sekitar halte mendapat perhatian sehingga pengguna transportasi umum tidak harus mengandalkan cahaya dari senter maupun kendaraan yang melintas ketika menunggu bus pada malam hari.
- Penulis: Admin



Saat ini belum ada komentar