Breaking News
light_mode

Said Iqbal Minta THR Buruh Cair H-21 Lebaran, Desak Pemerintah Cegah Modus PHK Perusahaan

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
Said Iqbal mendesak pemerintah agar THR buruh cair H-21 Lebaran dan tidak dipotong PPh 21. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah modus PHK jelang Lebaran dan menjaga daya beli buruh.

Said Iqbal mendesak pemerintah agar THR buruh cair H-21 Lebaran dan tidak dipotong PPh 21. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah modus PHK jelang Lebaran dan menjaga daya beli buruh.

INFO CIKARANG — Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, mendesak pemerintah dan DPR RI agar pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja dan buruh swasta dilakukan lebih awal, yakni H-21 sebelum Idul Fitri.

Menurut Said, skema pencairan THR yang selama ini berlaku justru membuka celah bagi perusahaan nakal untuk menghindari kewajiban membayar THR kepada karyawan.

“KSPI dan Partai Buruh meminta kepada pemerintah dan DPR RI agar pembayaran THR dilakukan H-21, bukan H-14 sebagaimana yang DPR usulkan atau H-7 yang selama ini diputuskan oleh Kemnaker,” kata Said dalam keterangannya dikutip Sabtu, (28/2/2026).

Cegah Modus PHK Jelang Lebaran

Said menjelaskan, percepatan pencairan THR menjadi krusial karena dalam praktiknya, banyak perusahaan diduga sengaja melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atau merumahkan karyawan menjelang waktu pencairan THR.

“Mengapa H-21? Karena ada modus dari perusahaan menjelang pembayaran THR dilakukan PHK atau kontraknya masih tetap ada tapi karyawan kontrak dan karyawan outsourcing dirumahkan,” jelasnya.

Menurutnya, praktik semacam ini kerap merugikan buruh, terutama mereka yang berstatus kontrak dan outsourcing, yang justru paling membutuhkan THR untuk kebutuhan Lebaran.

Dalam kesempatan tersebut, Said turut menyinggung kasus PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap, yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur.

Ia mengungkapkan adanya laporan ratusan pekerja yang dirumahkan menjelang Lebaran, dan menduga langkah tersebut dilakukan untuk menghindari pembayaran upah dan THR.

“Kami menduga ini dilakukan sebagai upaya perusahaan menghindari kewajiban membayar upah dan THR jelang Lebaran,” ujar Said.

Tak hanya soal waktu pencairan, Said juga meminta pemerintah agar THR buruh tidak lagi dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21, mulai tahun ini dan seterusnya.

Menurutnya, THR pada praktiknya langsung habis untuk biaya mudik yang terus melonjak setiap tahun.

“Kalau bicara pulang kampung, uang THR itu sudah habis buat ongkos bus, pesawat, kereta api, atau kapal laut. Biaya transportasi naik berkali-kali lipat,” kata Said.

Ia menilai pemotongan pajak atas THR semakin memperberat beban buruh yang menggantungkan dana tersebut untuk kebutuhan dasar saat Lebaran.

“Uang THR sudah habis, lalu dikenakan pajak lagi. Kami mendesak mulai tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya, THR tidak dipotong pajak PPh 21,” tegasnya.

Said menambahkan, jika THR diberikan lebih awal dan tanpa potongan pajak, manfaatnya tidak hanya dirasakan buruh, tetapi juga berdampak positif terhadap perekonomian nasional.

Menurutnya, daya beli masyarakat akan meningkat, konsumsi rumah tangga terjaga, dan perputaran ekonomi jelang Lebaran bisa lebih optimal.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi menggerebek toko kosmetik di Serang Baru yang diduga jadi kedok peredaran obat keras.

    Kedok Toko Kosmetik, Pengedar Obat Keras Daftar G Diciduk Polisi di Kab Bekasi

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Polsek Serang Baru, Polres Metro Bekasi, membongkar praktik peredaran obat keras daftar G yang disamarkan melalui sebuah toko kosmetik di Kabupaten Bekasi. Seorang pria yang diduga sebagai pengedar diamankan saat penggerebekan di Kampung Pasir Randu, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan […]

  • Bentrok warga dengan aparat saat eksekusi pengosongan rumah di Perumahan Puri Asih Sejahtera, Kota Bekasi.

    Tolak Eksekusi Rumah, Warga Puri Asih Sejahtera Bentrok dengan Polisi

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ketegangan memuncak di Perumahan Puri Asih Sejahtera, Kota Bekasi, saat warga setempat terlibat bentrok dengan petugas Polres Metro Bekasi Kota yang hendak melakukan eksekusi pengosongan rumah, Rabu (7/1/2026). Penolakan warga terhadap rencana eksekusi tersebut berujung pada adu mulut hingga aksi dorong-mendorong dengan aparat keamanan. Sejak pagi hari, puluhan warga sudah berkumpul di […]

  • Sukatani Band Minta Maaf dan Tarik Lagu ‘Bayar Bayar Bayar’ dari Platform Digital

    Sukatani Band Minta Maaf dan Tarik Lagu ‘Bayar Bayar Bayar’ dari Platform Digital

    • calendar_month Jum, 21 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pernyataan permintaan maaf telah diunggah oleh band punk asal Purbalingga, Jawa Tengah, yang kini tengah menuai sorotan yakni Sukatani. Mereka merilis pernyataan dalam bentuk video sekaligus klarifikasi terkait lagu yang viral dengan judul ‘Bayar Bayar Bayar’. Lagu ini sebelumnya viral di media sosial karena liriknya yang mengkritik dugaan praktik korupsi di tubuh […]

  • KPUD Kabupaten Bekasi Gelar Pengundian dan Penetapan Nomer Urut Paslon Bupati 2024

    KPUD Kabupaten Bekasi Gelar Pengundian dan Penetapan Nomer Urut Paslon Bupati 2024

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    InfoCikarang.id (Kedungwaringin),- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi telah usai menggelar agenda pengundian nomor urut terhadap tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bekasi 2024. Kegiatan pengundian nomor urut dilakukan di Kantor KPU setempat, Senin (23/9) sekitar pukul 09:00 WIB.  Penetapan nomor urut ini melalui rapat pleno terbuka […]

  • Aksi buruh di depan Pemkot Bekasi sempat memanas.

    Aksi Buruh di Depan Pemkot Bekasi Memanas, Jalan Ahmad Yani Sempat Lumpuh

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Ketegangan mewarnai aksi unjuk rasa buruh yang berlangsung di depan Gedung Pemerintah Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Senin (22/12/2025). Aksi yang awalnya berlangsung tertib berubah memanas setelah massa memblokade sebagian ruas jalan utama, memicu kemacetan panjang hingga arah Pekayon. Pantauan di lokasi, ratusan buruh dari berbagai serikat turun ke jalan untuk menyuarakan […]

  • Aktif Berkontribusi Dalam Gerakan Lingkungan Hidup, Komnas PPPLH Menjadi  Salah Satu Tamu Kehormatan Dalam Kegiatan Word Clean Up Day 2024

    Aktif Berkontribusi Dalam Gerakan Lingkungan Hidup, Komnas PPPLH Menjadi Salah Satu Tamu Kehormatan Dalam Kegiatan Word Clean Up Day 2024

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    InfoCikarang.id (Jakarta)-, Komnas PPPLH mengambil bagian dalam kegiatan World Clean Up Day KLHK Ri yang di adakan di Kota Tua Jakarta Barat, Sabtu (21/9). Pada kegiatan tersebut, Komnas PPPLH menjadi salah satu tamu kehormatan lantaran dinilai aktif dalam gerakan lingkungan hidup. Menurut Ketua Harian Komnas PPPLH, Syahroni, World Clean Up Day Jakarta 2024 merupakan wujud […]

expand_less