Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Dirut PT Terra Drone Indonesia Jadi Tersangka Kebakaran Maut, Polisi Ungkap Rangkaian Kelalaian Fatal

Dirut PT Terra Drone Indonesia Jadi Tersangka Kebakaran Maut, Polisi Ungkap Rangkaian Kelalaian Fatal

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sab, 13 Des 2025
  • comment 0 komentar
Polres Jakpus tetapkan Dirut PT Terra Drone Indonesia sebagai tersangka.

Polres Jakpus tetapkan Dirut PT Terra Drone Indonesia sebagai tersangka.

INFO CIKARANG — Tragedi kebakaran di gedung PT Terra Drone Indonesia yang merenggut 22 nyawa pekerja akhirnya memasuki babak hukum serius. Polres Metro Jakarta Pusat resmi menetapkan Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, Michael Wisnu Wardhana, sebagai tersangka atas peristiwa kebakaran maut tersebut.

Penetapan tersangka diumumkan langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat bersama jajaran Satreskrim usai rangkaian penyelidikan mendalam yang melibatkan pemeriksaan saksi, olah tempat kejadian perkara, hingga analisis Laboratorium Forensik Polri.

Api Berasal dari Gudang Baterai, Meledak dalam Hitungan Detik

Penyidik mengungkap kebakaran terjadi pada rentang waktu 12.15–12.20 WIB, bertepatan dengan jam istirahat karyawan.

Api pertama kali muncul dari lantai 1, tepatnya di ruang inventory atau gudang mapping yang digunakan untuk menyimpan baterai drone jenis Lithium Polymer (LiPo).

Seorang saksi kunci yang berada di dalam ruangan menyebutkan, dua baterai dalam kondisi rusak terjatuh dan memercikkan api dari bagian konektor.

Percikan tersebut langsung menyambar baterai lain di sekitarnya dan memicu reaksi berantai (thermal runaway). Api membesar dalam waktu sangat singkat dan tak terkendali.

Penyimpanan Baterai Dinilai Sangat Berbahaya

Hasil pemeriksaan Tim Labfor Polri memperlihatkan praktik penyimpanan baterai yang dinilai jauh dari standar keselamatan.

Ruang penyimpanan hanya berukuran sekitar 2 x 2 meter, tanpa ventilasi, tanpa pelindung tahan api, dan dipenuhi baterai rusak, bekas, serta baterai sehat yang ditumpuk hingga tiga susun.

Lebih parah lagi, tidak ditemukan SOP penanganan bahan mudah terbakar, tidak ada petugas K3, dan bahkan genset ditempatkan di area yang sama, memperbesar potensi panas dan percikan api.

Kondisi ini membuat satu insiden kecil berubah menjadi kebakaran besar yang menjalar cepat ke lantai atas.

Gedung Tanpa Sistem Keselamatan, Korban Terjebak Asap

Penyidik juga menemukan fakta mencengangkan terkait keselamatan gedung. Tidak terdapat pintu darurat, sensor asap, sistem proteksi kebakaran, maupun jalur evakuasi yang layak. Gedung tersebut memiliki izin IMB dan SLF sebagai perkantoran enam lantai, namun digunakan hingga tujuh lantai dan difungsikan sebagai tempat penyimpanan bahan berbahaya.

Akibatnya, asap tebal dengan cepat memenuhi bangunan dan menjebak para pekerja di lantai atas yang tidak memiliki akses penyelamatan memadai.

Polisi: Ini Kelalaian Berat yang Sistemik

Kapolres Metro Jakarta Pusat menegaskan bahwa seluruh kelalaian tersebut berada dalam tanggung jawab penuh Direktur Utama. Dari hasil pemeriksaan, tersangka dinilai melakukan kelalaian berat (culpa lata) karena:

Tidak membuat SOP penyimpanan bahan berbahaya

Tidak menunjuk petugas K3

Tidak menyediakan ruang penyimpanan sesuai standar

Tidak memasang pintu darurat dan jalur evakuasi

Mengoperasikan gedung di luar perizinan

Mengakui seluruh operasional berada di bawah kendalinya.

“Kelalaian ini bersifat sistemik dan memiliki hubungan langsung dengan tewasnya 22 orang pekerja,” tegas Kapolres.

Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman Hukuman Berat

Atas perbuatannya, Michael Wisnu Wardhana dijerat dengan pasal berlapis, yakni:

Pasal 188 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kebakaran

Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan kematian

Pasal 187 KUHP sebagai alternatif jika pembiaran dinilai sebagai kesengajaan bersyarat (dolus eventualis)

Jika seluruh unsur terbukti, tersangka terancam hukuman lebih dari 5 tahun penjara, bahkan bisa mencapai 20 tahun atau penjara seumur hidup.

Penyidikan Bisa Merembet ke Korporasi

Polisi menegaskan penahanan terhadap tersangka dilakukan karena ancaman hukuman tinggi, risiko melarikan diri, potensi menghilangkan barang bukti, serta kemungkinan memengaruhi saksi yang mayoritas merupakan karyawan perusahaan.

Penyidikan juga akan diperluas, termasuk membuka peluang pertanggungjawaban pidana korporasi.

“Kami berharap tragedi ini menjadi pelajaran keras bagi seluruh perusahaan agar tidak mengabaikan keselamatan kerja. Kesiapan sistem proteksi kebakaran dan jalur evakuasi adalah kewajiban mutlak,” tutup Kapolres.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasto Kristiyanto Diduga Jadi Tersangka KPK, Rumah di Bekasi Dijaga Ketat Satgas PDIP

    Hasto Kristiyanto Diduga Jadi Tersangka KPK, Rumah di Bekasi Dijaga Ketat Satgas PDIP

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG – Sebanyak enam anggota Satuan Tugas (Satgas) Cakra Buana, organisasi sayap PDI Perjuangan, terlihat menjaga kediaman Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto di Perumahan Villa Taman Kartini, Bekasi Timur, pada Selasa (24/12/2024). Mereka mengenakan seragam hitam dengan baret merah dan berjaga di luar rumah. Kediaman Hasto tampak sepi tanpa aktivitas, hanya sebuah mobil Lexus […]

  • Ilustrasi kawasan perumahan dengan sistem one gate untuk meningkatkan keamanan warga.

    Teror Air Keras Hantui Tambun, Warga Bumi Sani Lakukan Langkah Pencegahan

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga Perumahan Bumi Sani di Tambun Selatan meningkatkan kewaspadaan setelah rentetan insiden penyiraman air keras yang terjadi dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Langkah tegas pun mulai diterapkan demi menjaga keamanan lingkungan. Tiga Kali Teror dalam Setahun Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penyiraman air keras sudah terjadi sebanyak tiga kali. Dua […]

  • Pembunuhan di Kos Cibitung: Awalnya Beli Pisau Cutter Bareng, Berujung Maut

    Pembunuhan di Kos Cibitung: Awalnya Beli Pisau Cutter Bareng, Berujung Maut

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pria berinisial MA (23) diketahui telah merencanakan aksi pembunuhan terhadap kekasihnya sendiri, WD (21), di sebuah kamar kos wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Motif pembunuhan diduga karena kecemburuan yang menimbulkan rasa sakit hati mendalam. Menurut Kombes Wira Satya Triputra, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, rencana jahat tersebut sudah disusun […]

  • Antrean panjang uji KIR memicu kemacetan di Jalan Industri Pasirgombong, Cikarang Utara.

    Antrean Uji KIR Picu Kemacetan di Jalan Industri Pasirgombong Cikarang

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kemacetan lalu lintas terjadi di Jalan Industri Pasirgombong, Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Senin (9/2/2026). Kepadatan arus kendaraan ini disebabkan oleh panjangnya antrean mobil yang hendak melakukan uji KIR. Pantauan di lokasi menunjukkan, antrean kendaraan uji KIR memanjang hingga memakan sebagian badan jalan. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas […]

  • Kotak amal Masjid Al Hidayah dibobol pencuri di Cikarang Pusat.

    Miris! Masjid Al Hidayah yang Masih Dibangun Jadi Sasaran Pembobolan Kotak Amal

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi pencurian kembali menyasar tempat ibadah. Kali ini, kotak amal Masjid Al Hidayah yang berada di Kampung Tegaldanas Kaum, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, dibobol oleh pelaku tak bertanggung jawab. Peristiwa tersebut diketahui warga saat, Senin (29/12/2025). Saat jamaah hendak melaksanakan ibadah sholat subuh, kondisi kotak amal sudah dalam keadaan rusak dan […]

  • Massa buruh melakukan aksi konsolidasi di depan PT Multistrada, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Selasa (19/5/2026).

    Viral Aksi Konsolidasi Buruh di PT Multistrada Cikarang Timur, Massa Padati Depan Pabrik

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah aksi konsolidasi terjadi di kawasan PT Multistrada, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (19/5/2026). Peristiwa tersebut terekam video dan ramai beredar di media sosial. Dalam rekaman video terlihat massa buruh berkumpul di depan area pabrik sambil menyampaikan aspirasi secara bersama-sama. Belum diketahui secara pasti tuntutan utama dalam aksi […]

expand_less