Breaking News
light_mode

UMP DKI Jakarta Disoal Said Iqbal, Pramono Anung Langsung Buka Suara

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Said Iqbal menyoroti ketimpangan UMP Jakarta yang dinilai kalah dari upah buruh Karawang.

Said Iqbal menyoroti ketimpangan UMP Jakarta yang dinilai kalah dari upah buruh Karawang.

INFO CIKARANG – Polemik Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta kembali mencuat setelah Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden KSPI Said Iqbal menyebut upah buruh di ibu kota kalah dibandingkan upah pekerja pabrik di Karawang, Jawa Barat.

Pernyataan itu langsung mendapat respons dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Pramono menegaskan bahwa besaran UMP DKI Jakarta masih menjadi yang tertinggi di Indonesia.

Ia menyebut, penetapan UMP dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku serta melalui perhitungan yang mempertimbangkan kondisi ekonomi secara menyeluruh.

“UMP DKI Jakarta itu yang paling tinggi se-Indonesia. Proses penetapannya juga sudah sesuai dengan regulasi yang ada,” ujar Pramono Anung.

Ia menjelaskan, pemerintah provinsi tidak bisa menetapkan upah secara sepihak tanpa memperhitungkan kemampuan dunia usaha.

Menurut Pramono, kebijakan upah harus dijaga agar tidak justru berdampak pada keberlangsungan lapangan pekerjaan.

“Kami harus menjaga keseimbangan. Kalau naiknya tidak realistis, justru bisa berdampak pada penangguhan UMP oleh perusahaan dan berisiko ke tenaga kerja itu sendiri,” lanjutnya.

Sebelumnya, Said Iqbal menyampaikan bahwa rendahnya upah buruh, khususnya di Jakarta, dinilai bertolak belakang dengan target pertumbuhan ekonomi nasional yang dicanangkan pemerintah.

Ia menilai, daya beli buruh menjadi faktor kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

Menanggapi hal itu, Pramono menekankan bahwa Pemprov DKI tetap membuka ruang dialog dengan serikat pekerja.

Ia berharap pembahasan soal upah dapat dilakukan secara rasional dan berlandaskan data, agar kepentingan buruh dan pengusaha sama-sama terlindungi.

Polemik UMP ini kembali menyoroti tantangan pemerintah daerah dalam menyeimbangkan tuntutan kesejahteraan buruh dengan stabilitas ekonomi dan iklim investasi.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilik Toko di Pondok Gede Tewas Dibunuh, Polisi Bekasi Bekuk Pelaku

    Pemilik Toko di Pondok Gede Tewas Dibunuh, Polisi Bekasi Bekuk Pelaku

    • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pria berusia 64 tahun yang diketahui memiliki usaha sembako di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam tokonya. Penemuan jasad tersebut terjadi pada Sabtu siang, 31 Mei 2025, dan telah memicu perhatian warga setempat. Dari keterangan resmi pihak kepolisian, diketahui bahwa korban tidak meninggal secara alami, […]

  • Kementan Tegaskan Banjir Sumatera Tak Ada Hubungannya dengan Cetak Sawah

    Kementan Tegaskan Banjir Sumatera Tak Ada Hubungannya dengan Cetak Sawah

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan bahwa banjir dan tanah longsor di Sumatra bukan akibat cetak sawah. Menurutnya, sawah biasanya dibuat di dataran rendah dengan akses air yang melimpah, bukan di pegunungan atau hutan. “Yang kita cetak di sawah itu daerah yang ada airnya. Kan nggak mungkin bikin sawah di gunung yang kering. […]

  • Pengamanan ketat terlihat di rumah mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas di Condet

    Begini Kondisi Rumah Yaqut Cholil Qoumas Usai Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji

    • calendar_month Sab, 10 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Rumah mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas di kawasan Condet, Jakarta Timur, terlihat dijaga ketat setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi terkait kuota dan penyelenggaraan ibadah haji 2023–2024. Kompleks perumahan Yaqut diketahui tertutup rapat dengan pengamanan ekstra. Petugas keamanan menjaga ketat akses […]

  • Paripurna DPRD, Ade Kuswara dan Asep Surya Atmaja Siap Pimpin Bekasi 2025-2030

    Paripurna DPRD, Ade Kuswara dan Asep Surya Atmaja Siap Pimpin Bekasi 2025-2030

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja telah secara resmi ditetapkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi terpilih untuk periode 2025-2030. Pengumuman tersebut berlangsung dalam sidang paripurna di Graha Paripurna DPRD Bekasi, Senin (13/1/2025). Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, turut menghadiri acara tersebut bersama […]

  • Pengajian rutin digelar PN Jakarta Pusat setiap Rabu sebagai bagian dari pencegahan korupsi.

    Demi Mencegah Praktik Korupsi, PN Jakpus Gelar Pengajian Rutin

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menggelar pengajian rutin setiap hari Rabu sebagai bagian dari pembinaan rohani guna mencegah praktik korupsi di lingkungan peradilan. Program tersebut disebut menjadi salah satu langkah penguatan integritas bagi seluruh aparatur pengadilan. Ketua PN Jakarta Pusat, Husnul Khotimah, mengatakan kegiatan pengajian terbuka bagi seluruh pegawai, termasuk insan pers […]

  • BPBD Kabupaten Bekasi mencatat banjir masih menggenang 27 desa di 12 kecamatan.

    Banjir Genangi 27 Desa di Kabupaten Bekasi, Ribuan KK Terdampak

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Banjir yang melanda Kabupaten Bekasi sejak Minggu (18/1/2026) dini hari hingga kini masih belum sepenuhnya surut. Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Puslop PB) BPBD Kabupaten Bekasi, sampai Kamis (22/1/2026) genangan air masih terjadi di 27 desa yang tersebar di 12 kecamatan. Ketinggian muka air di sejumlah wilayah dilaporkan bervariasi, mulai […]

expand_less