Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara Kunang Klaim Tak Tahu Dugaan Suap Ijon Proyek, Sebut Baru 9 Bulan Menjabat

Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara Kunang Klaim Tak Tahu Dugaan Suap Ijon Proyek, Sebut Baru 9 Bulan Menjabat

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang membantah mengetahui dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi. Ia mengaku baru menjabat sekitar sembilan bulan saat diperiksa KPK.

Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang membantah mengetahui dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemkab Bekasi. Ia mengaku baru menjabat sekitar sembilan bulan saat diperiksa KPK.

INFO CIKARANG — Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang membantah mengetahui adanya praktik dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang kini menyeret namanya.

Saat memberikan keterangan terkait pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ade mengaku masa jabatannya yang baru berjalan sekitar sembilan bulan membuat dirinya belum sepenuhnya memahami mekanisme pemerintahan daerah.

Menurut Ade, dirinya masih dalam tahap mempelajari proses perencanaan dan penganggaran proyek di Pemkab Bekasi ketika dugaan perkara tersebut terjadi.

“Saya ini baru menjabat sembilan bulan. Jadi memang belum hafal betul bagaimana proses anggaran dan pembangunan di pemerintahan,” ujar Ade dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

Dalam pernyataannya, Ade juga tidak menutup kemungkinan namanya dicatut atau dimanfaatkan oleh pihak lain dalam perkara dugaan suap ijon proyek tersebut.

Ia menegaskan bahwa selama masa jabatannya, belum ada proyek yang benar-benar dijalankan atau direncanakan untuk kepentingan pribadi.

“Mungkin saja ada pihak yang menjual-jual nama saya. Tapi terkait perencanaan proyek, apalagi untuk kepentingan pribadi, belum ada,” ungkapnya.

Ade menyebut masa kepemimpinannya berada di masa transisi menuju tahun anggaran 2026, sehingga banyak program belum dieksekusi secara penuh.

Saat ditanya mengenai dugaan dirinya dijebak dalam kasus tersebut, Ade membantah anggapan tersebut.

Ia menilai persepsi tersebut lebih banyak berkembang di luar, bukan dari dirinya secara pribadi.

“Tidak juga. Mungkin itu persepsi orang-orang di luar,” katanya singkat.

Dalam kasus dugaan korupsi ijon proyek Pemerintah Kabupaten Bekasi, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka, yakni:

1. Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi nonaktif

2. HM Kunang, Kepala Desa Sukadami

3. Sarjan (SRJ), pihak swasta

Ketiganya diduga terlibat dalam praktik pemberian uang ijon untuk proyek yang direncanakan berjalan pada tahun 2026.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa dugaan uang ijon proyek yang diberikan pihak swasta mencapai Rp9,5 miliar.

Uang tersebut diduga diserahkan sebagai uang muka atau jaminan proyek sebelum proses resmi penganggaran berjalan.

“Total uang ijon yang diberikan mencapai Rp9,5 miliar dan dilakukan dalam beberapa tahap melalui perantara,” jelas Asep.

KPK menilai praktik ijon proyek berpotensi merusak sistem perencanaan dan penganggaran daerah, karena proyek yang belum berjalan telah dijadikan objek transaksi.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miris! Warga Temukan Mayat Anak di TPS Cikarang, Diduga Korban Tabrak Lari

    Miris! Warga Temukan Mayat Anak di TPS Cikarang, Diduga Korban Tabrak Lari

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Desa Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, dikejutkan oleh penemuan jasad seorang anak kecil di dalam tong sampah pada Jumat pagi, 18 April 2025. Kejadian naha ini pun menuai perhatian serta kemarahan publik. Berdasarkan informasi awal dari lokasi kejadian, korban diduga merupakan korban tabrak lari. Yang lebih mengejutkan, jasad anak malang […]

  • Warga Pilar Desak BPN Kabupaten Bekasi Satset Brantas Mafia Tanah

    Warga Pilar Desak BPN Kabupaten Bekasi Satset Brantas Mafia Tanah

    • calendar_month Kam, 3 Okt 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Kabupaten Bekasi – Forum Warga Pilar Tertindas (Fowapti) mengultimatum BPN Kabupaten Bekasi jangan bermain mata dengan mafia tanah. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Fowapti Maskuri pada Kamis (03/10/2024). Hal tersebut disebabkan ketika pihaknya tidak puas atas penjelasan yang dikeluarkan BPN Kabupaten Bekasi pada Senin 30 September 2024 kemarin, padahal warga kesana atas perintah surat dari […]

  • Dipicu Api Cemburu, Suami Tikam Selingkuhan Istri hingga Tewas di Kawasan MM2100 Bekasi

    Dipicu Api Cemburu, Suami Tikam Selingkuhan Istri hingga Tewas di Kawasan MM2100 Bekasi

    • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Rasa cemburu buta membawa petaka. Seorang pria berinisial MW alias O (37) tewas ditikam oleh TB (40), suami dari wanita yang diduga menjadi selingkuhannya. Peristiwa berdarah itu terjadi di Jalan Danau Pond 1, Kawasan Industri MM2100, Danau Indah, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (9/10/2025). Kapolsek Cikarang Barat, AKP Tri Bintang Baskoro, […]

  • Macet pagi di depan SGC Cikarang, proyek saluran air belum juga rampung.

    Pengerjaan Saluran Air Tertunda, Jalan Kapten Sumantri Cikarang Kian Macet Setiap Pagi

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi lalu lintas di Jalan Raya Kapten Sumantri, tepatnya di depan Sentra Grosir Cikarang (SGC), kembali dikeluhkan pengguna jalan. Kemacetan yang hampir setiap pagi terjadi kini semakin parah akibat adanya pengerjaan saluran air yang tak kunjung rampung. Situasi ini terpantau pada Selasa, 6 Januari 2026. Sejak pagi hari, arus kendaraan dari berbagai […]

  • Petugas damkar Kota Bekasi saat menangani kebakaran sepanjang 2025.

    Kebakaran Jadi Ancaman Laten di Kota Bekasi, Kerugian Capai Rp43,4 Miliar Sepanjang 2025

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Ancaman kebakaran masih membayangi Kota Bekasi. Meski jumlah kejadian menunjukkan tren menurun dibandingkan dua tahun sebelumnya, risiko kebakaran belum sepenuhnya dapat ditekan. Sepanjang tahun 2025, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi mencatat sebanyak 314 peristiwa kebakaran dengan total kerugian materiil mencapai Rp43,4 miliar. Angka tersebut menegaskan bahwa kebakaran bukan sekadar […]

  • Aplikasi cuaca real-time membantu warga memantau hujan ekstrem dan potensi banjir sejak dini.

    Daftar Aplikasi Cuaca Terbaik untuk Memantau Risiko Banjir di Indonesia Secara Real-Time Saat Musim Hujan

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Memasuki musim hujan, kebutuhan akan aplikasi cuaca terbaik untuk memantau risiko banjir di Indonesia secara real-time semakin mendesak, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan genangan dan luapan sungai. Curah hujan tinggi, cuaca ekstrem, serta perubahan pola iklim membuat banjir bisa datang tanpa banyak tanda. Karena itu, memantau prakiraan cuaca dan […]

expand_less