Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » KSPI Soroti Anomali Upah Wilayah Jakarta 2026, Buruh Siap Kembali Turun ke Jalan

KSPI Soroti Anomali Upah Wilayah Jakarta 2026, Buruh Siap Kembali Turun ke Jalan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
  • comment 0 komentar
KSPI soroti anomali upah 2026, Jakarta dinilai tertinggal dari kawasan industri.

KSPI soroti anomali upah 2026, Jakarta dinilai tertinggal dari kawasan industri.

INFO CIKARANG – Ketimpangan upah minimum pada 2026 kembali memantik keresahan kalangan buruh.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai sistem pengupahan nasional saat ini menunjukkan anomali serius, terutama di wilayah Jakarta yang justru tertinggal dibanding daerah industri penyangga seperti Bekasi dan Karawang.

Presiden KSPI Said Iqbal mengungkapkan, kondisi tersebut terlihat jelas dari perbandingan upah buruh pabrik di kawasan industri Jawa Barat dengan pekerja sektor formal di ibu kota.

Ia menyoroti fakta bahwa buruh pabrik di Karawang dan Bekasi kini bisa menerima upah lebih tinggi dibanding pegawai bank nasional maupun internasional yang bekerja di Jakarta.

Menurut Said Iqbal, situasi ini tidak sehat dan berpotensi merusak struktur ketenagakerjaan nasional.

Jakarta yang selama ini dikenal sebagai pusat ekonomi dan bisnis nasional justru dinilai gagal memberikan jaminan kesejahteraan yang sepadan dengan tingginya biaya hidup.

“Ini anomali serius. Buruh pabrik panci di Karawang bisa lebih tinggi upahnya dibanding pegawai bank di Jakarta. Kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan,” kata Said Iqbal dalam keterangannya dikutip Senin (5/1/2026).

UMP Jakarta Dinilai Tertinggal dari Kebutuhan Hidup Layak

KSPI menilai akar persoalan ketimpangan tersebut terletak pada penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 yang belum mencerminkan kebutuhan hidup layak (KHL).

Berdasarkan perhitungan buruh, KHL di Jakarta berada di kisaran Rp5,89 juta per bulan.

Namun, UMP Jakarta 2026 yang telah ditetapkan dinilai masih jauh dari angka tersebut.

Akibatnya, daya beli buruh di ibu kota terus tergerus, sementara buruh di kawasan industri penyangga justru menikmati upah yang relatif lebih tinggi.

“Biaya hidup di Jakarta jauh lebih mahal dibanding Bekasi atau Karawang. Tapi justru buruh Jakarta yang tertinggal. Ini ironi,” ujar Said Iqbal.

KSPI pun mendesak Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk merevisi UMP 2026 agar minimal setara dengan 100 persen KHL.

Jika belum memungkinkan, buruh meminta pemerintah provinsi menggunakan indeks penyesuaian sebesar 0,9 sebagaimana diatur dalam regulasi pengupahan terbaru, agar nilai UMP mendekati kebutuhan riil pekerja.

Selain itu, KSPI juga menuntut agar Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) DKI Jakarta 2026 segera ditetapkan.

Buruh berharap UMSP berada sekitar 5 persen di atas KHL, menyesuaikan sektor dan tingkat produktivitas masing-masing industri.

Aksi Demo Berlanjut, Buruh Siap Turun ke Istana dan DPR

Kekecewaan terhadap kebijakan upah ini mendorong buruh kembali merencanakan aksi unjuk rasa besar.

KSPI memastikan ribuan buruh dari DKI Jakarta dan Jawa Barat akan menggelar aksi demo di depan Istana Negara atau Gedung DPR RI pada 8 Januari 2026 mendatang.

Aksi tersebut merupakan lanjutan dari demonstrasi yang telah digelar pada akhir Desember 2025 lalu.

Seperti sebelumnya, massa buruh dari berbagai daerah di Jawa Barat mulai dari kawasan Bodetabek, Pantura, hingga Priangan Timur diperkirakan akan kembali menuju Jakarta menggunakan sepeda motor.

“Perjuangan buruh belum selesai. UMP, UMSP, dan UMSK 2026 masih jauh dari harapan kami,” tegas Said Iqbal.

Tak hanya Jakarta, KSPI juga mengkritik kebijakan revisi Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) di 19 daerah Jawa Barat.

Said Iqbal menilai revisi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat justru semakin merugikan buruh karena tidak mengacu pada rekomendasi bupati dan wali kota setempat.

KSPI menilai fenomena ketimpangan upah ini menjadi alarm keras bagi pemerintah pusat dan daerah.

Sistem pengupahan nasional dinilai belum mampu menciptakan keadilan antardaerah dan antarsektor, serta belum sepenuhnya mempertimbangkan biaya hidup dan nilai pekerjaan secara proporsional.

Jika ketimpangan ini terus dibiarkan, buruh khawatir Jakarta akan kehilangan daya tarik sebagai pusat lapangan kerja formal berkualitas. Selain itu, ketidakpuasan buruh berpotensi memicu gelombang protes yang lebih besar di berbagai daerah.

“Pengupahan harus adil dan rasional. Jangan sampai pusat ekonomi nasional justru menjadi daerah dengan kesejahteraan buruh yang tertinggal,” pungkas Said Iqbal.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Plt Bupati Bekasi saat meninjau pelayanan pasien di RSUD Kabupaten Bekasi usai Lebaran 2026.

    Lonjakan Pasien Usai Lebaran 2026, RSUD Kabupaten Bekasi Diserbu Keluhan Kesehatan Ini

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Momentum libur panjang Lebaran 2026 tak hanya meninggalkan cerita kebersamaan, tetapi juga memicu lonjakan kunjungan pasien di RSUD Kabupaten Bekasi. Pasca perayaan Idul Fitri, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut mengalami peningkatan signifikan jumlah pasien, terutama dengan keluhan yang berkaitan dengan pola hidup selama libur panjang. Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya […]

  • Bekasi Berdampak Gelar Forum Bekasi Muda, Dorong Persatuan, Inklusi, dan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Bekasi

    Bekasi Berdampak Gelar Forum Bekasi Muda, Dorong Persatuan, Inklusi, dan Pembangunan Berkelanjutan di Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Ming, 16 Nov 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bekasi Berdampak menyelenggarakan Forum Bekasi Muda bertema “Menata Ulang Arah: Meneguhkan Persatuan, Kolaborasi, dan Representasi untuk Kabupaten Bekasi yang Berdampak.” Forum ini menjadi ruang dialog strategis untuk mendorong partisipasi orang muda dan masyarakat dalam isu-isu penting seperti lingkungan hidup, ketenagakerjaan, inklusi sosial, serta pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Bekasi. Kegiatan menghadirkan empat narasumber […]

  • Sebuah rumah di Kampung Cijambe, Desa Sukadami, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, dilaporkan terbakar pada Rabu sore sekitar pukul 18.00 WIB.

    Kebakaran Rumah di Kampung Cijambe Cikarang Selatan, Api Membesar Saat Warga Menunggu Damkar

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sebuah bangunan rumah dilaporkan mengalami kebakaran di Kampung Cijambe RT 09/05, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu sore (4/2/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi menjelang waktu malam, ketika sebagian warga mulai beraktivitas di dalam rumah. Api terlihat membesar dari salah satu bangunan rumah, sehingga dengan cepat […]

  • Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja berdialog dengan mahasiswa dalam forum terbuka di Gedung Swatantra Wibawa Mukti.

    Waspada Penipuan! Akun Facebook Palsu Catut Nama PLT Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Warga Diminta Hati-hati

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap maraknya penipuan di media sosial. Kali ini, muncul akun Facebook palsu yang mencatut nama Asep Surya Atmaja. Akun tersebut diketahui digunakan untuk meminta sejumlah uang kepada masyarakat dengan dalih bantuan pembangunan masjid dan pondok pesantren. Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, […]

  • Polisi Bekuk Pelaku Pengeroyokan Sadis di Jembatan Sasak Besi, Babelan Kabupaten Bekasi

    Polisi Bekuk Pelaku Pengeroyokan Sadis di Jembatan Sasak Besi, Babelan Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Kam, 26 Sep 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Infocikarang.id (Cikarang),- Polres Metro Bekasi di bawah pimpinan Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi berhasil mengungkap kasus pengeroyokan brutal yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Jembatan Sasak Besi, Desa Babelan, Kabupaten Bekasi. Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat dini hari, 20 September 2024, dan melibatkan aksi tawuran antar dua kelompok pemuda. Dalam konferensi pers yang digelar […]

  • Dua Pria di Cikarang Utara Ditangkap karena Memproduksi Uang Palsu dengan Alat Sederhana

    Dua Pria di Cikarang Utara Ditangkap karena Memproduksi Uang Palsu dengan Alat Sederhana

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dua pria warga Kabupaten Bekasi, Erwin Syaripudin alias Erwin dan Derry Van Hara alias Derry, berhasil diamankan oleh pihak kepolisian karena terlibat dalam produksi dan peredaran uang palsu. Keduanya memanfaatkan tutorial di YouTube dan peralatan sederhana yang dibeli secara online untuk mencetak uang palsu senilai jutaan rupiah. Kasus ini terungkap setelah warga […]

expand_less