Breaking News
light_mode

Fasilitas Terbatas, Puskesmas Sukadami Cikarang Selatan Belum Layani PONED 24 Jam

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
Puskesmas Sukadami di Kecamatan Cikarang Selatan hingga kini belum mampu menyediakan layanan PONED dan pelayanan kesehatan 24 jam. Keterbatasan sarana prasarana dan tenaga medis menjadi kendala utama terealisasinya layanan darurat ibu dan bayi.

Puskesmas Sukadami di Kecamatan Cikarang Selatan hingga kini belum mampu menyediakan layanan PONED dan pelayanan kesehatan 24 jam. Keterbatasan sarana prasarana dan tenaga medis menjadi kendala utama terealisasinya layanan darurat ibu dan bayi.

INFO CIKARANG — Hingga kini, Puskesmas Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, belum dapat memberikan layanan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) atau pelayanan kesehatan 24 jam.

Keterbatasan fasilitas gedung serta tenaga medis menjadi faktor utama belum terealisasinya layanan tersebut.

Kepala Puskesmas Sukadami, dr. Adi Pranaya, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan pembangunan gedung baru kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi selama tiga tahun terakhir.

Pembangunan tersebut dinilai krusial untuk menunjang layanan rawat inap dan persalinan.

“Kami sudah mengusulkan sejak tiga tahun lalu. Harapannya, lahan Puskesmas Sukadami bisa dibangun gedung PONED agar pelayanan 24 jam, termasuk persalinan dan rawat inap, bisa berjalan,” ujar dr. Adi dalam keterangan resminya dikutip Kamis (12/2/2026).

Layanan 24 Jam Butuh Gedung dan SDM Memadai

Menurut dr. Adi, rencana layanan puskesmas 24 jam sejalan dengan arahan Bupati Bekasi agar fasilitas kesehatan tingkat pertama mampu melayani masyarakat tanpa batas waktu. Namun, realisasi kebijakan tersebut harus ditunjang dengan infrastruktur yang memadai.

Ia menyebut, idealnya Puskesmas Sukadami memiliki gedung PONED setidaknya tiga hingga lima lantai, dengan ruang pelayanan terpisah sesuai standar kesehatan.

Meski begitu, keputusan pembangunan tetap bergantung pada kebijakan pemerintah daerah dan pusat, terutama di tengah kondisi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.

“Saat ini baik pemerintah pusat maupun daerah sedang melakukan efisiensi anggaran. Dampaknya cukup terasa, termasuk di sektor puskesmas. Anggaran sekarang jauh lebih terbatas dibandingkan sebelum pandemi,” jelasnya.

dr. Adi memastikan, dari sisi ketersediaan lahan sebenarnya tidak ada kendala.

Pemerintah Kabupaten Bekasi telah menyediakan lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi yang berlokasi di bagian belakang Puskesmas Sukadami.

“Lahan tersebut sudah dibeli pemerintah daerah dan status kepemilikannya jelas. Kalau ingin menjadi PONED, tentu gedungnya harus representatif dan ruangannya terpisah. Saat ini kendalanya bukan lahan, tapi belum dibangun,” ujarnya.

Ia menambahkan, usulan pembangunan gedung Puskesmas Sukadami juga telah disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Cikarang Selatan kepada sejumlah pihak terkait, mulai dari camat, Kabag Pembangunan, hingga Asisten Daerah II.

“Kami sudah sampaikan dalam Musrenbang, bahkan harapan ini juga kami titipkan sampai ke Bupati Bekasi. Mudah-mudahan ke depan layanan Puskesmas 24 jam di Sukadami bisa diakomodasi,” pungkasnya.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemuda Jatireja Tewas Dibacok Ketika Hentikan Tawuran, Warga Bekasi Berduka

    Pemuda Jatireja Tewas Dibacok Ketika Hentikan Tawuran, Warga Bekasi Berduka

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Rumah dari almarhum AD diselimuti duka mendalam, setelah keluarga pemuda berusia 22 tahun tersebut meninggal dunia. Pemuda yang aktif di Karang Taruna Desa Jatireja, Cikarang Timur ini tewas setelah berupaya melerai tawuran. Jenazah tiba pada Kamis (12/06/2025) sekitar pukul 16.18 WIB dan langsung disambut isak tangis sanak-saudara, tetangga, serta rekan-rekan organisasi kepemudaan. […]

  • Dua Mahasiswa Asal Bekasi Tewas Terseret Ombak di Sukabumi

    Dua Mahasiswa Asal Bekasi Tewas Terseret Ombak di Sukabumi

    • calendar_month Sen, 31 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dua mahasiswa asal Bekasi mengalami nasib tragis saat berlibur di Pantai Kalapacondong, Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi. Keduanya, Andi Pradana Putra (27) dan Angga Kurniawan (23), terseret ombak saat bermain air pada Sabtu (29/3/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Tim penyelamat langsung melakukan pencarian, namun hanya Andi yang berhasil ditemukan pada hari itu, sementara jasad […]

  • Curah hujan tinggi di Kabupaten Bekasi memicu banjir sekaligus longsor di beberapa titik.

    Bencana Hidrometeorologi Landa Kabupaten Bekasi, 31 Desa Terdampak Banjir dan Longsor

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Bencana hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir dan tanah longsor akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Dari total wilayah terdampak tersebut, 30 desa mengalami banjir, sementara satu desa dilanda longsor. Data ini disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten […]

  • Viral! Warga Tambelang Diteror Rentenir Berkedok Koperasi, Diduga Ditagih Tanpa Akhir

    Viral! Warga Tambelang Diteror Rentenir Berkedok Koperasi, Diduga Ditagih Tanpa Akhir

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus dugaan praktik rentenir berkedok koperasi kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang warga Tambelang, Kabupaten Bekasi, bernama SHN. Ia mengaku telah melunasi utang berikut bunganya, namun justru terus diteror oleh pihak penagih. Pelaku bernama Mustofa, yang disebut-sebut sebagai rentenir yang menyamar lewat kedok koperasi. Menurut SHN, setiap cicilan telah ia bayar sesuai […]

  • Korlantas Polri Bantah Isu Tilang 2025 Bisa Sita Kendaraan karena STNK Mati

    Korlantas Polri Bantah Isu Tilang 2025 Bisa Sita Kendaraan karena STNK Mati

    • calendar_month Sen, 17 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Korlantas Polri membantah kabar yang menyebutkan bahwa kendaraan akan disita jika STNK mati selama dua tahun. Klarifikasi ini disampaikan oleh Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Raden Slamet Santoso, yang menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak ada perubahan dalam aturan tilang yang berlaku. Menanggapi isu yang beredar di media sosial, Brigjen Slamet […]

  • Pemkab melalui Kecamatan Cikarang Pusat mengusulkan pembangunan tempat penampungan sementara bagi warga terdampak banjir.

    Langganan Banjir Tahunan, Penampungan Sementara Warga Diusulkan Jadi Prioritas di Cikarang Pusat

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Persoalan banjir yang terus berulang mendorong Pemerintah Kecamatan Cikarang Pusat mengusulkan pembangunan tempat penampungan sementara warga terdampak banjir sebagai program prioritas pembangunan. Usulan ini muncul karena banjir menjadi kejadian rutin setiap tahun, sementara sebagian besar warga menolak opsi relokasi permanen. Usulan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2026 […]

expand_less