Breaking News
light_mode

KPK Perpanjang Penahanan Tiga Tersangka Dugaan Suap Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Gedung KPK di Jakarta. Penyidik memperpanjang penahanan tiga tersangka kasus korupsi.

Gedung KPK di Jakarta. Penyidik memperpanjang penahanan tiga tersangka kasus korupsi.

INFO CIKARANG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengambil langkah tegas dalam kasus dugaan suap ijon proyek dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Penyidik KPK resmi memperpanjang masa penahanan terhadap tiga tersangka, yakni AD, HMK, dan SJ.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa perpanjangan penahanan dilakukan untuk mendukung kelancaran proses penyidikan.

“Penyidik melakukan perpanjangan penahanan untuk tiga tersangka yakni AD, HMK, dan SJ, dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi suap ijon proyek di lingkungan Kabupaten Bekasi,” kata Budi melalui keterangan tertulis.

Perpanjangan pertama ini berlaku selama 40 hari ke depan, untuk memberikan waktu yang cukup bagi penyidik melakukan pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap bukti dan saksi.

Kasus ini mencuat setelah KPK menetapkan Bupati Ade Kuswara, ayahnya H.M Kunang, dan pengusaha Sarjan sebagai tersangka.

Mereka diduga terlibat praktik suap terkait ijon proyek, di mana sejumlah proyek di Kabupaten Bekasi dipermainkan untuk keuntungan pribadi.

Selain itu, Bupati Ade dan ayahnya juga disangkakan menerima gratifikasi yang dianggap masuk dalam kategori suap.

Sejumlah penggeledahan telah dilakukan di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi oleh tim penyidik.

Dari penggeledahan tersebut, KPK berhasil menyita berbagai barang bukti dokumen dan Barang Bukti Elektronik (BBE), termasuk handphone, yang diduga terkait langsung dengan perkara.

Budi menekankan bahwa perpanjangan penahanan merupakan langkah rutin untuk memastikan penyidikan dapat berjalan tuntas dan tidak terganggu.

“Perpanjangan pertama ini dilakukan untuk 40 hari ke depan, dan dibutuhkan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Kasus dugaan korupsi ini menjadi sorotan publik karena menyangkut tata kelola proyek dan transparansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Proses penyidikan KPK diperkirakan masih akan berlangsung beberapa waktu ke depan, dengan kemungkinan adanya pengembangan kasus apabila ditemukan bukti tambahan atau tersangka lain.

Masyarakat dan pengamat berharap agar proses hukum ini berjalan transparan dan adil, sehingga praktik korupsi di lingkungan pemerintah dapat dicegah dan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pagi Berkabut, Sore Hujan! Ini Prakiraan Cuaca Bekasi 3 Februari 2025

    Pagi Berkabut, Sore Hujan! Ini Prakiraan Cuaca Bekasi 3 Februari 2025

    • calendar_month Sen, 3 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Kabupaten Bekasi, bersiaplah menghadapi cuaca yang didominasi hujan ringan dan kabut/asap pada Senin, 3 Februari 2025. Berdasarkan data BMKG, hampir separuh kecamatan diprediksi mengalami hujan ringan, sementara sisanya akan diselimuti kabut atau asap sejak pagi hari. Cuaca di Wilayah Bekasi: Hujan Ringan atau Kabut? Kecamatan yang akan diguyur hujan ringan: Tarumajaya […]

  • Anggaran Membengkak, INKASTRA Desak Kejari Bekasi Usut Dugaan Korupsi Jembatan Muaragembong

    Anggaran Membengkak, INKASTRA Desak Kejari Bekasi Usut Dugaan Korupsi Jembatan Muaragembong

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam proyek pembangunan jembatan penghubung Muaragembong, puluhan massa aksi yang tergabung dalam Insitut Kajian Strategis (INKASTRA) melakukan aksi unjuk rasa di halaman Pemkab Bekasi, pada Jum’at (10/01/205). Muhammad Romdon selaku koordinator aksi mengungkapkan, proyek pembangun jembatan penghubung yang berada di kecamatan Muaragembong ini memakan angka […]

  • Pemudik Tujuan Balik Jabodetabek Masih Ramai Lewati Jalur Puncak, Mudik Telat?

    Pemudik Tujuan Balik Jabodetabek Masih Ramai Lewati Jalur Puncak, Mudik Telat?

    • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Memasuki H+6 Lebaran, jalur utama Cianjur, Jawa Barat masih ramai lancar dilalui pemudik yang sedang melakukan perjalanan balik. Meski volume kendaraan terbilang tinggi, terutama dari dan menuju kawasan wisata Puncak-Cipanas, arus lalu lintas tetap terkendali dan tidak sampai menimbulkan kemacetan panjang. Pantauan pada Senin siang (7 April 2025) sempat menunjukkan kepadatan arus […]

  • Selain kasus hukum, aset kendaraan Bupati Bekasi ikut disorot.

    Daftar Isi Garasi Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang yang Kena OTT KPK

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Bekasi, Jawa Barat, Kamis (18/12/2025). Dalam OTT tersebut, diketahui ada 10 orang yang diamankan, salah satunya adalah Ade Kuswara. Selain penangkapan itu, publik juga menyoroti sisi lain dari Bupati Bekasi, yakni isi […]

  • Bekasi Aman dari HMPV, Ini Cara Pencegahannya

    Bekasi Aman dari HMPV, Ini Cara Pencegahannya

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi memastikan hingga kini belum ada laporan kasus Human Metapneumovirus (HMPV) di wilayahnya. Pemantauan intensif terus dilakukan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan untuk memastikan situasi tetap terkendali. HMPV adalah virus yang menyerang saluran pernapasan dengan gejala mirip bronkitis atau pneumonia, seperti: 1. Batuk dan pilek 2. Demam […]

  • Gus Yaqut menegaskan tidak pernah mengambil keuntungan dari dana jamaah haji terkait perkara yang ditangani KPK.

    Gus Yaqut Bantah Terlibat Korupsi Kuota Haji, Minta Keluarga Tetap Tenang

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut menepis tudingan terlibat praktik korupsi dalam penyelenggaraan ibadah haji 2023–2024. Ia menegaskan tidak pernah mengambil keuntungan dari dana jamaah, menyusul penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Yaqut mengaku keputusan hukum tersebut menjadi pukulan berat bagi keluarganya. Melalui unggahan di media […]

expand_less