Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » PAD Kabupaten Bekasi 2025 Tak Capai Target, Bapenda Akui Dampak Perlambatan Ekonomi

PAD Kabupaten Bekasi 2025 Tak Capai Target, Bapenda Akui Dampak Perlambatan Ekonomi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • comment 0 komentar
PAD Kabupaten Bekasi 2025 tak capai target, realisasi hanya 87,43 persen.

PAD Kabupaten Bekasi 2025 tak capai target, realisasi hanya 87,43 persen.

INFO CIKARANG — Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bekasi pada tahun anggaran 2025 dipastikan tidak mencapai target yang telah ditetapkan.

Dari target lebih dari Rp4,1 triliun, PAD yang berhasil dihimpun hanya sekitar Rp3,64 triliun atau setara 87,43 persen.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan, menyebut perlambatan ekonomi menjadi faktor utama yang memengaruhi capaian tersebut.

Menurutnya, kondisi ekonomi yang tidak stabil berdampak langsung pada sektor-sektor potensial penyumbang PAD.

“Pertumbuhan ekonomi melambat, sehingga sejumlah sektor yang menjadi sumber PAD belum bisa dimaksimalkan,” ujar Iwan.

Ia mengungkapkan, beberapa sektor pajak yang realisasinya tidak mencapai target antara lain pajak perhotelan, pajak parkir, serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Iwan menjelaskan, pajak hotel mengalami tekanan karena Kabupaten Bekasi bukan daerah tujuan wisata.

Tingkat hunian kamar yang fluktuatif, ditambah berkurangnya kegiatan pemerintahan di hotel akibat kebijakan efisiensi anggaran, turut menekan penerimaan daerah dari sektor tersebut.

“Pendataan, penagihan, dan pemeriksaan sebenarnya sudah kami maksimalkan, meski hasilnya belum sesuai harapan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Ade Sukron, menilai capaian PAD 2025 menjadi sinyal peringatan serius bagi Pemerintah Daerah, khususnya Bapenda, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh.

Politisi Partai Golkar tersebut menyoroti pola pengelolaan PAD yang dinilai masih terlalu bergantung pada sektor pajak lama tanpa upaya signifikan untuk memperluas basis pajak.

Padahal, Kabupaten Bekasi dikenal sebagai kawasan industri dan perdagangan besar dengan potensi pendapatan yang sangat besar.

“Tidak bisa terus mengandalkan potensi yang itu-itu saja. Harus ada evaluasi dan strategi baru yang lebih progresif,” tegas Ade.

Ia mendorong Bapenda untuk menghadirkan inovasi nyata dalam pengelolaan pajak daerah, mulai dari pemutakhiran data wajib pajak, ekstensifikasi objek pajak baru, hingga optimalisasi sektor yang selama ini belum tergarap maksimal.

Selain itu, Ade juga menekankan pentingnya penerapan sistem digital dalam pengelolaan pajak daerah untuk meminimalisir kebocoran PAD dan meningkatkan transparansi.

“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan mendesak agar penerimaan daerah bisa lebih efektif dan akuntabel,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kabupaten Bekasi menjadikan peningkatan dan perbaikan infrastruktur jalan sebagai salah satu prioritas utama pada tahun 2025.

    Pemkab Bekasi Fokus Perbaiki 323 Km Jalan Rusak Sepanjang 2025

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    CIKARANG INFO – Pemerintah Kabupaten Bekasi menempatkan perbaikan infrastruktur jalan sebagai salah satu agenda utama pada tahun 2025. Dari total 1.077 kilometer jaringan jalan yang tersebar di 23 kecamatan, 180 desa, dan 7 kelurahan, tercatat 323 kilometer berada dalam kondisi rusak dan membutuhkan penanganan segera. Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi […]

  • Pemkab melalui Kecamatan Cikarang Pusat mengusulkan pembangunan tempat penampungan sementara bagi warga terdampak banjir.

    Langganan Banjir Tahunan, Penampungan Sementara Warga Diusulkan Jadi Prioritas di Cikarang Pusat

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Persoalan banjir yang terus berulang mendorong Pemerintah Kecamatan Cikarang Pusat mengusulkan pembangunan tempat penampungan sementara warga terdampak banjir sebagai program prioritas pembangunan. Usulan ini muncul karena banjir menjadi kejadian rutin setiap tahun, sementara sebagian besar warga menolak opsi relokasi permanen. Usulan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2026 […]

  • UMSK 2025 Tak Kunjung Ditentukan, Ribuan Buruh Kepung DPRD Kabupaten Bekasi

    UMSK 2025 Tak Kunjung Ditentukan, Ribuan Buruh Kepung DPRD Kabupaten Bekasi

    • calendar_month Sel, 24 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Cikarang kembali memanas! Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) menggelar aksi unjuk rasa pada Senin, 23 Desember 2024, di Kantor DPRD Kabupaten Bekasi, Jalan Wibawa Mukti, Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat. Apa yang Dituntut Buruh? Aksi ini dilatarbelakangi keputusan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, yang dianggap […]

  • Baznas Kabupaten Bekasi Tetapkan Zakat Fitrah 2025, Cek Cara Pembayarannya!

    Baznas Kabupaten Bekasi Tetapkan Zakat Fitrah 2025, Cek Cara Pembayarannya!

    • calendar_month Ming, 2 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi secara resmi mengumumkan besaran zakat fitrah untuk Ramadan 2025. Masyarakat bisa membayar zakat fitrah sebesar Rp47.000 per jiwa jika dalam bentuk uang, atau 2,5 kg (3,5 liter) beras sebagai alternatif. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Bekasi, Aminulloh, dalam acara resmi yang digelar […]

  • Kabel listrik menjuntai rendah di permukiman warga Sukadami, Cikarang Selatan, hanya ditopang bambu seadanya.

    Kabel Listrik Menjuntai di Sukadami Bikin Resah, Warga Nilai Respons PLN Lamban

    • calendar_month Sab, 28 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Warga Desa Sukadami, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, dibuat resah oleh kondisi kabel listrik yang menjuntai rendah dan terlihat semrawut di lingkungan permukiman. Kondisi ini bukan terjadi baru-baru ini. Warga menyebut, kabel yang menggantung tanpa penanganan tersebut sudah berlangsung cukup lama, bahkan terkesan dibiarkan. Di sejumlah titik, kabel terlihat hanya disangga bambu seadanya. […]

  • Warga Telaga Harapan menyuarakan penolakan rencana pembangunan underpass oleh Metland Cibitung.

    Penolakan Underpass Telaga Harapan Menguat, Warga Serahkan Dokumen Keberatan ke Plt Bupati Bekasi

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Penolakan warga Perumahan Telaga Harapan terhadap rencana pembangunan underpass oleh pengembang Metland Cibitung memasuki fase baru. Setelah berbulan-bulan bergulir di tingkat lingkungan, perlawanan warga kini resmi dibawa ke meja Pemerintah Kabupaten Bekasi. Sekelompok warga yang tergabung dalam Tim 11 Telaga Harapan secara langsung menyerahkan dokumen keberatan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, […]

expand_less