Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Penolakan Warga Telaga Harapan terhadap Rencana Underpass Metland Cibitung Terus Bergulir 

Penolakan Warga Telaga Harapan terhadap Rencana Underpass Metland Cibitung Terus Bergulir 

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • comment 0 komentar
Penolakan warga Perumahan Telaga Harapan terhadap rencana pembangunan underpass oleh pengembang Metland Cibitung di Desa Telaga Murni, Cikarang Barat, memasuki babak baru.

Penolakan warga Perumahan Telaga Harapan terhadap rencana pembangunan underpass oleh pengembang Metland Cibitung di Desa Telaga Murni, Cikarang Barat, memasuki babak baru.

INFO CIKARANG — Penolakan warga Perumahan Telaga Harapan terhadap rencana pembangunan underpass yang akan dilakukan oleh pengembang Metland Cibitung di Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, kini memasuki babak baru.

Warga yang tergabung dalam Tim 11 secara resmi menyerahkan dokumen penolakan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, dalam audiensi yang digelar di Kantor Bupati Bekasi.

Dokumen penolakan tersebut memuat keberatan warga dari empat Rukun Warga (RW), yakni RW 11, RW 12, RW 18, dan RW 19 Perumahan Telaga Harapan.

Warga menilai rencana pembangunan underpass tidak sesuai dengan site plan awal perumahan, dan berpotensi menimbulkan dampak sosial serta lingkungan yang dapat mengganggu tatanan kehidupan warga yang telah terbangun selama puluhan tahun.

Wakil Ketua Tim 11, Fauzi, menjelaskan bahwa surat penolakan tersebut disertai dengan kronologis persoalan sebagai dasar kuat keberatan warga.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini pihak pengembang dinilai belum melengkapi seluruh proses perizinan yang diwajibkan, khususnya izin lingkungan, yang menjadi syarat utama sebelum pembangunan dilakukan.

“Pak Plt Bupati sangat bijaksana. Beliau menyampaikan bahwa pembangunan harus melalui proses perizinan terlebih dahulu, terutama izin lingkungan. Sementara sampai sekarang, izin tersebut belum dimiliki oleh pihak pengembang,” ujar Fauzi usai audiensi.

Lebih lanjut, Fauzi menegaskan bahwa warga tidak menolak pembangunan underpass secara keseluruhan.

Penolakan difokuskan pada lokasi pembangunan yang direncanakan berada di dalam kawasan Perumahan Telaga Harapan.

Menurutnya, berdasarkan site plan awal, akses penghubung underpass seharusnya dibangun di Jalan Raya Selang, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, yang selama ini dikenal sebagai titik utama kemacetan akibat perlintasan rel kereta api.

“Kami tidak menolak pembangunan underpass. Yang kami tolak adalah lokasinya di Perumahan Telaga Harapan. Dalam site plan awal, titik pembangunannya berada di Jalan Raya Selang Wanajaya. Titik kemacetannya memang di sana, di perlintasan rel,” tegas Fauzi.

Menanggapi aspirasi warga tersebut, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengaku baru mengetahui secara rinci polemik pembangunan underpass ini, meskipun isu tersebut telah bergulir sejak tahun 2018.

Ia memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi akan menindaklanjuti keluhan dan aspirasi warga dengan memanggil dinas-dinas terkait guna membahas persoalan ini secara komprehensif, termasuk aspek perizinan, tata ruang, serta dampak sosial dan lingkungan.

“Ini akan kami tindak lanjuti. Kami akan memanggil dinas terkait untuk membahas permasalahan ini lebih lanjut,” ujar Asep.

Warga berharap pemerintah daerah dapat bersikap tegas dan transparan dalam menyikapi rencana pembangunan tersebut, serta memastikan setiap proyek pembangunan berjalan sesuai aturan, memperhatikan hak warga, dan tidak menimbulkan konflik sosial di kemudian hari.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tukang tambal ban diduga tertipu rekrutmen Polri hingga Rp1,1 miliar.

    Tukang Tambal Ban di Bekasi Diduga Jadi Korban Penipuan Masuk Polri, Rugi Rp1,1 Miliar

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Harapan seorang ayah sederhana di Kota Bekasi untuk melihat anaknya mengenakan seragam Polri justru berujung pahit. Josman Sinaga (55), tukang tambal ban di kawasan Rawa Panjang, diduga menjadi korban penipuan rekrutmen Polri setelah menyerahkan uang hingga Rp1,1 miliar kepada seorang perempuan yang mengaku advokat. Josman mengungkapkan, uang tersebut diberikan karena terlapor menjanjikan […]

  • Wisuda Angkatan ke-2 Pendidikan Kader Ulama MUI Kabupaten Bekasi: Langkah Maju Menuju Umat Berkualitas

    Wisuda Angkatan ke-2 Pendidikan Kader Ulama MUI Kabupaten Bekasi: Langkah Maju Menuju Umat Berkualitas

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bekasi baru saja menggelar acara Wisuda Angkatan ke-2 sekaligus penutupan program bagi para mahasiswa dan mahasiswinya. Acara tersebut berlangsung pada Kamis (12/12/2024) di Hotel Holiday Inn, Cikarang, dan diikuti oleh 40 peserta yang telah menyelesaikan program ini dengan sukses. Ucapan Selamat dari Direktur […]

  • UMK Kabupaten Bekasi 2026 Resmi Naik 6,84% Jadi Rp5,9 Juta

    UMK Kabupaten Bekasi 2026 Resmi Naik 6,84% Jadi Rp5,9 Juta

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    Setelah berlangsung hingga tengah malam, Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) Bekasi akhirnya menetapkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) untuk tahun 2026 sebesar 6,84%, dari Rp5.558.515,10 menjadi Rp5.938.885. Keputusan ini diambil dalam rapat maraton yang berlangsung di Kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, pada Jum’at (19/12/2025) kemarin. Rapat yang dimulai pukul 10.00 WIB dihadiri oleh […]

  • Tragis! Driver Ojol di Bekasi Dibunuh Teman Sendiri, Rekonstruksi Ungkap Fakta Mengejutkan

    Tragis! Driver Ojol di Bekasi Dibunuh Teman Sendiri, Rekonstruksi Ungkap Fakta Mengejutkan

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Kasus pembunuhan driver ojek online (ojol), Muhammad Arif Widodo alias Abib (43), yang dilakukan oleh temannya sendiri, Herdi Jatnika (39), semakin terang setelah polisi menggelar rekonstruksi. Rekonstruksi ini berlangsung di halaman Direskrimsus Polda Metro Jaya, pada Kamis (27/3/2025) sekitar pukul 13.20 WIB. Dalam rekonstruksi tersebut, terungkap bagaimana Herdi awalnya meminta izin kepada Abib […]

  • Hari Santri 2025, Santri Kabupaten Bekasi Didorong Jadi Garda Terdepan Membangun Peradaban

    Hari Santri 2025, Santri Kabupaten Bekasi Didorong Jadi Garda Terdepan Membangun Peradaban

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional 2025 tingkat Kabupaten Bekasi yang akan digelar pada Selasa, 22 Oktober 2025 di Plaza Pemkab Bekasi, Ketua Forum Pondok Pesantren (Ponpes) Kabupaten Bekasi, KH Suryadi Zaini, menyerukan pentingnya meneguhkan kembali peran santri dalam menjaga kemerdekaan dan membangun peradaban bangsa. Menurutnya, Hari Santri tidak sekadar peringatan seremonial, tetapi […]

  • Masjid Al-Makmur Bekasi Utara menjadi sasaran pencurian, tiga kotak amal dibobol.

    Maling Bobol Tiga Kotak Amal Masjid Al-Makmur Bekasi Utara, Uang Jamaah Raib Jutaan Rupiah

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi pencurian menyasar Masjid Al-Makmur yang berlokasi di Jalan KH Moctar Tabrani, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi. Sebanyak tiga kotak amal dibobol maling dan uang sumbangan jamaah ditaksir mencapai jutaan rupiah raib. Aksi pencurian itu terekam kamera pengawas (CCTV) masjid. Dalam rekaman terlihat pelaku beraksi seorang diri dengan cukup santai. Pelaku mengenakan […]

expand_less