Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Tukang Tambal Ban di Bekasi Diduga Jadi Korban Penipuan Masuk Polri, Rugi Rp1,1 Miliar

Tukang Tambal Ban di Bekasi Diduga Jadi Korban Penipuan Masuk Polri, Rugi Rp1,1 Miliar

  • account_circle T.T
  • calendar_month Sen, 15 Des 2025
  • comment 0 komentar
Tukang tambal ban diduga tertipu rekrutmen Polri hingga Rp1,1 miliar.

Tukang tambal ban diduga tertipu rekrutmen Polri hingga Rp1,1 miliar.

INFO CIKARANG — Harapan seorang ayah sederhana di Kota Bekasi untuk melihat anaknya mengenakan seragam Polri justru berujung pahit.

Josman Sinaga (55), tukang tambal ban di kawasan Rawa Panjang, diduga menjadi korban penipuan rekrutmen Polri setelah menyerahkan uang hingga Rp1,1 miliar kepada seorang perempuan yang mengaku advokat.

Josman mengungkapkan, uang tersebut diberikan karena terlapor menjanjikan anaknya, Aryan Parasi Sinaga (26), bisa langsung lolos masuk Sekolah Inspektur Polisi (SIP) tanpa melalui tahapan seleksi resmi.

Perkenalan dengan terlapor terjadi setelah Josman dikenalkan oleh seorang anggota polisi aktif.

“Saya ini cuma tukang tambal ban. Tapi demi anak, jantung pun kalau perlu saya jual,” ujar Josman dalam keterangannya dikutip Senin (15/12/2025).

Uang Diserahkan Bertahap

Josman menjelaskan, penyerahan uang dilakukan dalam dua tahap besar. Tahap pertama sebesar Rp500 juta diserahkan secara tunai kepada pihak yang ditunjuk oleh terlapor, lengkap dengan kuitansi sebagai bukti.

Beberapa hari kemudian, ia kembali mentransfer uang sebesar Rp600 juta dalam waktu yang sangat berdekatan.

“Pertama saya transfer Rp500 juta, selang sekitar lima menit kemudian Rp100 juta. Total semuanya Rp1,1 miliar,” ungkapnya.

Uang tersebut merupakan hasil kerja keras Josman selama bertahun-tahun, termasuk menjual aset dan meminjam dari berbagai pihak demi memenuhi permintaan terlapor.

Kuasa Hukum Soroti Lambannya Penanganan

Kuasa hukum korban dari LBH Patriot, Cupa Siregar, menilai kasus ini seharusnya bisa ditangani secara cepat karena bukti-bukti sudah diserahkan sejak 2024.

Namun hingga kini, proses hukum dinilai berjalan lambat.

“Modusnya jelas, meminta uang dengan iming-iming masuk Polri. Bukti transfer, kuitansi, dan saksi sudah ada. Tapi penanganannya terkesan lamban,” kata Cupa.

Ia juga mengungkapkan bahwa terlapor merupakan oknum advokat yang terdaftar di organisasi profesi, serta diduga menggunakan nama seorang jenderal dan tokoh agama nasional untuk meyakinkan korban.

Harapan Keadilan

Josman berharap laporannya segera ditindaklanjuti secara serius agar tidak ada lagi masyarakat kecil yang menjadi korban dengan modus serupa.

“Saya nggak mau orang lain ngalamin hal yang sama seperti saya,” ucapnya lirih.

  • Penulis: T.T

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gratis Sepanjang 2025, BisKita Trans Wibawa Mukti Siap Tambah Rute

    Gratis Sepanjang 2025, BisKita Trans Wibawa Mukti Siap Tambah Rute

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabar baik bagi warga Kabupaten Bekasi! Angkutan umum massal BisKita Trans Wibawa Mukti masih bisa dinikmati secara gratis hingga akhir 2025. Program ini disubsidi pemerintah melalui skema Buy The Service (BTS). Menurut Kepala Bidang Angkutan Dishub Kabupaten Bekasi, Firman Arif, layanan ini awalnya diujicobakan pada Desember 2024 dan kembali digratiskan untuk mendukung […]

  • Bye-bye Calo! Disnaker Kabupaten Bekasi Hadirkan Info Loker Real-Time di Kecamatan

    Bye-bye Calo! Disnaker Kabupaten Bekasi Hadirkan Info Loker Real-Time di Kecamatan

    • calendar_month Kam, 27 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus berupaya menekan angka pengangguran yang saat ini mencapai 8,82% dari 1,6 juta angkatan kerja, atau sekitar 142 ribu orang. Plt Kepala Disnaker Kabupaten Bekasi, Nur Hidayah Setyowati, menyatakan bahwa pihaknya tengah bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) guna memperoleh data lebih spesifik mengenai […]

  • Bocah Nongkrong Sukatani Bongkar Aksi Maling Motor, Pelaku Babak Belur Minta Ampun!

    Bocah Nongkrong Sukatani Bongkar Aksi Maling Motor, Pelaku Babak Belur Minta Ampun!

    • calendar_month Sab, 25 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Dini hari yang tenang di Jembatan Sasak Item, Sukatani, Kabupaten Bekasi, mendadak ramai oleh teriakan warga. Sekitar pukul 1 pagi pada Sabtu (25/1/2025), seorang pria yang diduga mencuri motor kepergok oleh sekelompok remaja yang sedang nongkrong di lokasi tersebut. Ketahuan saat beraksi, maling itu langsung dihadang warga. Tidak butuh waktu lama, warga sekitar […]

  • Ilustrasi aksi kejahatan jalanan di wilayah Muaragembong, Kabupaten Bekasi.

    Disergap Empat Pelaku, Warga Cibitung Kehilangan Uang Jutaan di Muaragembong

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kejahatan jalanan kembali memakan korban di wilayah pesisir Kabupaten Bekasi. Seorang pria asal Cibitung menjadi korban penjambretan saat melintas di kawasan Muaragembong, Sabtu (25/4/2026). Korban bernama Martan (35), warga Desa Muktiwari. Saat itu, ia tengah dalam perjalanan menuju Kampung Jogol, Desa Pantai Bakti, tanpa menyadari dirinya telah menjadi target pelaku. Peristiwa terjadi […]

  • Plt Bupati Bekasi bersama pimpinan DPRD saat rapat paripurna pembahasan Raperda Perlindungan Guru.

    Pemkab Bekasi Dukung Raperda Perlindungan Guru, Asep Surya Atmaja: Perkuat Kualitas Pendidikan

    • calendar_month Sel, 31 Mar 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Guru dan Tenaga Kependidikan. Hal tersebut disampaikan oleh Asep Surya Atmaja dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Bekasi yang digelar pada Senin (30/03/2026). Komitmen Perkuat Pendidikan Dalam forum tersebut, Asep menegaskan bahwa Raperda ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat […]

  • Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Myanmar, Warga di Thailand Ikut Panik

    Gempa 7,7 Magnitudo Guncang Myanmar, Warga di Thailand Ikut Panik

    • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Myanmar diguncang gempa bumi berkekuatan 7,7 Magnitudo pada Jumat, 28 Maret 2025, sekitar pukul 1.30 waktu setempat. Menurut laporan United States Geological Survey (USGS), pusat gempa berada di Mandalay, Myanmar. Namun, dampaknya terasa hingga ke Thailand, bahkan alarm gempa berbunyi di berbagai gedung di ibu kota Bangkok. Getaran kuat dari gempa ini […]

expand_less