Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Ratusan Warga Cikarang Utara Memadati Kantor Desa untuk Ambil BLT Kesra

Ratusan Warga Cikarang Utara Memadati Kantor Desa untuk Ambil BLT Kesra

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Sel, 30 Des 2025
  • comment 0 komentar
Ratusan warga padati kantor desa Cikarang Kota untuk BLT Kesra tahap dua.

Ratusan warga padati kantor desa Cikarang Kota untuk BLT Kesra tahap dua.

INFO CIKARANG – Suasana malam di Kantor Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (29/12/2025) terasa berbeda.

Ratusan warga terlihat memadati halaman kantor desa untuk mengikuti pembagian Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) tahap kedua.

Berdasarkan data dari pihak desa, jumlah penerima BLT Kesra tahap ini mencapai 470 orang. Setiap penerima mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp 900.000. Meski digelar malam hari, antusiasme warga tetap tinggi. Mereka rela mengantri panjang untuk memastikan bisa mendapatkan bantuan yang dimaksud.

“Kami datang malam karena takut antrean terlalu panjang kalau pagi. Untungnya, proses pembagian tetap tertib,” ujar salah seorang warga yang sedang mengantri.

Pihak desa menyiapkan prosedur untuk memperlancar distribusi. Petugas administrasi mencatat identitas warga, sementara aparat keamanan lokal turut mengatur antrian agar tetap rapi dan aman. Selain itu, warga diimbau untuk mematuhi protokol keamanan, terutama karena pembagian dilakukan pada malam hari.

Pembagian BLT Kesra ini menjadi salah satu upaya pemerintah desa dalam meringankan beban warga, terutama bagi keluarga kurang mampu. Bantuan tunai tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pokok, termasuk makanan, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari.

“Kami berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Semoga dapat meringankan kebutuhan warga menjelang akhir tahun,” ujar Kepala Desa Cikarang Kota.

Meski digelar di malam hari, warga tampak penuh antusiasme dan tetap menjaga ketertiban. Suasana hangat terlihat dari interaksi antarwarga yang saling bertukar kabar sambil menunggu giliran menerima bantuan.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 Pelaku Masih Buron! Polisi Sita 12 Sajam dari Kasus Pengeroyokan di Cikarang Timur

    6 Pelaku Masih Buron! Polisi Sita 12 Sajam dari Kasus Pengeroyokan di Cikarang Timur

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pria berinisial A (30) di Kampung Citarik, Cikarang Timur, akhirnya berhasil diungkap oleh Tim Khusus Polres Metro Bekasi. Insiden berdarah ini terjadi pada Kamis dini hari, 12 Juni 2025. Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan empat pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian. Keempat pelaku […]

  • KPK mengembangkan penyidikan dengan mengurai jaringan kekuasaan di sekitar Ade Kuswara Kunang.

    KPK Bidik Lingkaran Terdekat Ade Kuswara Kunang, 2 Stafsus Bersiap Dipanggil dalam Kasus Dugaan Suap Ijon Proyek

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Penyidikan perkara dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi memasuki fase baru. Setelah menjerat aktor utama, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini mulai mengurai jejaring kekuasaan di sekitar Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang. Langkah terbaru, KPK bersiap memanggil dua staf khusus bupati yang diduga mengetahui, terlibat, atau setidaknya menjadi bagian dari […]

  • Ilustrasi aksi begal. Kejahatan jalanan kembali terjadi di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi, seorang pengendara motor menjadi korban saat pulang kerja malam hari.

    Aksi Begal di Babelan, Motor Korban Dibawa Kabur

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Aksi pencurian dengan kekerasan atau begal kembali meresahkan warga Babelan, Kabupaten Kabupaten Bekasi. Seorang warga menjadi korban saat hendak pulang kerja pada Senin malam, (3/3/2026), sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Buni Bakti. Korban yang mengendarai sepeda motor seorang diri tiba-tiba dipepet oleh tiga orang pelaku yang berboncengan menggunakan […]

  • Lapangan Squash Wibawa Mukti: Wadah Baru Cetak Juara dari Bekasi

    Lapangan Squash Wibawa Mukti: Wadah Baru Cetak Juara dari Bekasi

    • calendar_month Jum, 10 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG – Bekasi kini memiliki Gedung Squash Wibawa Mukti, yang diresmikan langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, pada Jumat (10/01/2025). Gedung ini diharapkan menjadi pusat lahirnya atlet-atlet squash potensial yang siap bersaing di tingkat nasional hingga internasional. “Saya berharap hadirnya gedung squash wibawa mukti ini akan menjadi tempat lahirnya atlet- atlet […]

  • Aksi tawuran remaja di Jalan Pilar–Sukatani, depan GOR Sukaraya Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, Minggu dini hari (22/2/2026).

    Aksi Tawuran Remaja di Jalan Pilar–Sukatani Resahkan Pengendara, Satu Orang Luka

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Aksi tawuran yang melibatkan sejumlah remaja terjadi di Jalan Pilar–Sukatani, tepatnya di depan GOR Bulutangkis Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, pada Minggu (22/2/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat sekelompok remaja terlibat bentrokan di badan jalan, sehingga membuat pengendara yang melintas […]

  • TPST Bantar Gebang menghadapi tekanan serius akibat kapasitas yang semakin terbatas.

    Daya Tampung Kian Kritis, Penanganan Sampah Jakarta Didorong Fokus dari Sumbernya

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang dinilai semakin mengkhawatirkan seiring menipisnya daya tampung. Upaya penanganan longsor yang selama ini dilakukan dianggap belum menyentuh persoalan mendasar karena masih bersifat reaktif dan sementara. Langkah-langkah seperti perbaikan dinding penahan, pembangunan turap, hingga pemindahan tumpukan sampah saat longsor terjadi dinilai tidak lagi efektif di […]

expand_less