Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Relokasi Pasar Tumpah Simpang SGC ke Jalan Tumaritis Terhambat, Mayoritas Lahan Berstatus SHM Warga

Relokasi Pasar Tumpah Simpang SGC ke Jalan Tumaritis Terhambat, Mayoritas Lahan Berstatus SHM Warga

  • account_circle Tekad Triyanto
  • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
  • comment 0 komentar
Relokasi pasar tumpah Simpang SGC ke Jalan Tumaritis, Cikarang Utara, berpotensi batal karena lahan yang disiapkan didominasi Sertifikat Hak Milik warga.

Relokasi pasar tumpah Simpang SGC ke Jalan Tumaritis, Cikarang Utara, berpotensi batal karena lahan yang disiapkan didominasi Sertifikat Hak Milik warga.

INFO CIKARANG — Rencana relokasi pasar tumpah Simpang Sentra Grosir Cikarang (SGC) ke Jalan Tumaritis, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, terancam gagal.

Hasil pendataan yang dilakukan pihak kecamatan menunjukkan bahwa sebagian besar lahan di lokasi relokasi berstatus Sertifikat Hak Milik (SHM) milik warga.

Camat Cikarang Utara Enop Can menyampaikan, pihaknya telah menjalankan instruksi dengan melakukan pendataan langsung di lapangan terhadap area yang direncanakan sebagai titik relokasi pasar tumpah.

“Kecamatan sudah melakukan pendataan. Dari hasil pendataan, lokasi tersebut memiliki SHM dan merupakan hak milik warga. Ada juga beberapa bangunan yang memang berdiri di area tersebut,” ujar Enop Can dalam keterangannya dikutip Sabtu (7/2/2026).

Ia menjelaskan, ruas Jalan Tumaritis yang masuk dalam rencana penataan memiliki panjang sekitar 275 meter.

Berdasarkan peta resmi dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), area tersebut ditandai dengan warna kuning, yang menunjukkan adanya kepemilikan lahan secara sah.

“Kalau di peta BPN warnanya kuning, artinya lahan itu ada pemiliknya,” jelasnya.

Berdasarkan pendataan sementara, terdapat sekitar 42 kepala keluarga (KK) yang tercatat memiliki SHM di sepanjang lokasi tersebut.

Kondisi ini dinilai menjadi kendala utama dalam rencana relokasi pasar tumpah yang selama ini kerap memicu kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas di kawasan Simpang SGC.

Terkait kelanjutan kebijakan, Enop menegaskan bahwa kecamatan hanya menjalankan tugas pendataan, sementara keputusan akhir berada di tingkat tim dan pemerintah daerah.

“Soal opsi ke depan seperti apa, itu nanti menjadi kewenangan tim. Saya diperintahkan hanya untuk mendata,” tegasnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja membenarkan bahwa rencana relokasi pasar tumpah Simpang SGC ke Jalan Tumaritis tidak dapat dilanjutkan sesuai rencana awal.

Sebagai solusi alternatif, Asep menyampaikan bahwa relokasi akan diarahkan ke kawasan Pasar Cikarang, dengan konsep penataan bertahap dan menyeluruh.

“Pasar tumpah di Simpang SGC ini rencananya akan saya relokasi ke Pasar Cikarang. Pasarnya nanti kita rapikan pelan-pelan. Insyaallah pada 2027 kita benahi lebih baik lagi,” ujar Asep.

Ia menjelaskan, penataan akan mencakup perbaikan kios yang rusak, pengecatan ulang, serta penataan ulang area pasar, termasuk bagian bawah bangunan.

“Kios yang rusak akan kita perbaiki, yang bawahnya kita tata lagi, kita cat lagi,” katanya.

Asep juga mengungkapkan, berdasarkan informasi dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR), kondisi bangunan Pasar Cikarang saat ini masih dinilai kokoh dan layak digunakan.

“Kemarin saya dengar dari DCKTR, bangunannya masih kokoh. Kalau memang masih kuat, bisa saja pedagang ditempatkan di lantai atas, sementara bagian bawah dimanfaatkan untuk parkir,” jelasnya.

Menurut Asep, penataan pasar harus dilakukan secara menyeluruh dan terencana agar menciptakan lingkungan yang lebih tertib, nyaman, dan tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.

“Semuanya harus kita tata dengan baik. Saya mohon dukungan masyarakat, ini perlu kerja sama. Saya tidak ingin ada gejolak,” pungkasnya.

  • Penulis: Tekad Triyanto

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • National Fart Day: Sejarah Kocak di Balik Hari Merayakan Kentut

    National Fart Day: Sejarah Kocak di Balik Hari Merayakan Kentut

    • calendar_month Rab, 5 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Siapa sangka, kentut punya harinya sendiri! National Fart Day, yang jatuh setiap tanggal 5 Februari, adalah perayaan unik yang dibuat untuk tujuan humor. Sebenarnya, di Amerika Serikat ada beberapa hari peringatan sejenis, seperti National Pass Gas Day pada 7 Januari dan Fart Out Loud Day pada 31 Juli. Meskipun kentut sering dianggap […]

  • Bangga Jadi Warga Bekasi! Sejarah dan Budaya akan Jadi Muatan Lokal

    Bangga Jadi Warga Bekasi! Sejarah dan Budaya akan Jadi Muatan Lokal

    • calendar_month Sen, 25 Nov 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI– Dalam upaya melestarikan warisan budaya, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi berencana menjadikan sejarah Bekasi sebagai muatan lokal (mulok) di sekolah-sekolah. Langkah ini dilakukan untuk memperkenalkan sejarah dan budaya Bekasi sejak usia dini kepada para pelajar. Kepala Disparbud Kota Bekasi, Arif Maulana, mengungkapkan bahwa rencana ini akan segera dibahas bersama Dinas Pendidikan […]

  • Motor Honda CRF 150L milik mahasiswa raib digasak maling saat terparkir di area kos di Cikarang Pusat.

    Motor Mahasiswa Hilang Digondol Maling di Cikarang Pusat, Polisi Selidiki Rekaman CCTV

    • calendar_month Ming, 8 Feb 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kasus pencurian sepeda motor di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, kembali terjadi. Kali ini, satu unit motor Honda CRF 150L milik seorang mahasiswa dilaporkan hilang saat terparkir di area kos pada dini hari. Peristiwa dugaan curanmor roda dua di Cikarang Pusat tersebut terjadi di Kos Ibu Yuga, Kampung Cimahi RT 005 RW 003, […]

  • Geger Penemuan Pria Bersimbah Darah di Bekasi, Polisi Pastikan Korban Kecelakaan Tunggal

    Geger Penemuan Pria Bersimbah Darah di Bekasi, Polisi Pastikan Korban Kecelakaan Tunggal

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya ditemukan tergeletak bersimbah darah di depan gerbang Perumahan Aqila Pratama Residence, Kampung Kempes, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Minggu (15/6/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat pertama kali ditemukan warga, korban mengalami kejang hebat dengan luka berat di kepala, sementara sebuah sepeda motor tergeletak tidak jauh […]

  • TPST Bantar Gebang menghadapi tekanan serius akibat kapasitas yang semakin terbatas.

    Daya Tampung Kian Kritis, Penanganan Sampah Jakarta Didorong Fokus dari Sumbernya

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang dinilai semakin mengkhawatirkan seiring menipisnya daya tampung. Upaya penanganan longsor yang selama ini dilakukan dianggap belum menyentuh persoalan mendasar karena masih bersifat reaktif dan sementara. Langkah-langkah seperti perbaikan dinding penahan, pembangunan turap, hingga pemindahan tumpukan sampah saat longsor terjadi dinilai tidak lagi efektif di […]

  • Sepanjang Januari–November 2025, sebanyak 79.302 pekerja di Indonesia tercatat mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

    79.302 Pekerja Terkena PHK Sepanjang 2025, Jawa Barat Paling Terdampak

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Tekad Triyanto
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia sepanjang Januari hingga November 2025 tercatat mencapai 79.302 orang. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, Januari–November 2024, yang mencatat 67.870 pekerja terdampak PHK. Berdasarkan data Satudata Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang dikutip, Minggu (21/12/2025), jumlah tersebut merupakan tenaga […]

expand_less