Reses di Puri Cikarang Hijau, Anggota DPRD Saeful Islam Soroti Penanganan Banjir yang Kerap Hantui Warga
- account_circle T.T
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Saeful Islam saat menggelar kegiatan reses bersama warga di Perumahan Puri Cikarang Hijau, Desa Karangasih, Cikarang Utara, Sabtu (2/5/2026).
INFO CIKARANG — Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Saeful Islam, menggelar kegiatan reses Tahun Sidang II Masa Persidangan II Tahun Anggaran 2026 di Perumahan Puri Cikarang Hijau, Desa Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan berbagai keluhan yang selama ini dirasakan warga.
Salah satu persoalan utama yang mencuat adalah banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.
Dalam forum tersebut, warga secara langsung menyampaikan aspirasi terkait kondisi infrastruktur yang dinilai belum memadai, terutama sistem drainase di lingkungan permukiman.
Gorong-gorong di wilayah RW 09 disebut menjadi titik krusial yang perlu segera diperbaiki.
“Kalau hujan deras, air cepat meluap. Kami berharap ada solusi nyata, bukan hanya sementara,” ujar salah satu warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Menanggapi hal itu, Saeful Islam menegaskan bahwa penanganan banjir tidak bisa dilakukan secara parsial.
Ia menekankan pentingnya kajian menyeluruh agar solusi yang diambil tidak menimbulkan masalah baru di wilayah lain.
“Tema utamanya adalah penanganan banjir. Kita berencana melakukan perubahan gorong-gorong di RW 09 dan Kampung Kebon Kelapa, tapi harus melalui kajian komprehensif terlebih dahulu,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sebagai anggota legislatif, tugas utamanya adalah mengawal aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan melalui kebijakan dan penganggaran yang tepat.
Menurutnya, kepuasan sebagai wakil rakyat bukan hanya hadir dalam forum seperti reses, tetapi ketika aspirasi tersebut benar-benar terwujud dalam bentuk pembangunan nyata.
Meski demikian, Saeful tidak menampik adanya berbagai kendala dalam merealisasikan usulan masyarakat.
Salah satunya adalah keterbatasan anggaran daerah serta perlunya komunikasi lintas fraksi di DPRD.
“Kendalanya pasti ada, terutama soal anggaran. Selain itu, kita juga harus membangun komunikasi yang baik dengan rekan-rekan dewan lain, meskipun berbeda partai, demi kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Ia pun berkomitmen untuk terus memperjuangkan solusi atas persoalan banjir yang telah lama menghantui warga Puri Cikarang Hijau, agar ke depan masyarakat dapat merasakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman.
- Penulis: T.T


Saat ini belum ada komentar