Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Warga Minta Tugu Bambu Runcing Warung Bongkok Ditata Ulang Jadi Ikon Sejarah Bekasi

Warga Minta Tugu Bambu Runcing Warung Bongkok Ditata Ulang Jadi Ikon Sejarah Bekasi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jum, 29 Mei 2026
  • comment 0 komentar
Tugu Bambu Runcing Warung Bongkok di Desa Sukadanau, Cikarang Barat, kini berdiri miring setelah mengalami kerusakan akibat ditabrak kendaraan beberapa waktu lalu. Warga berharap kawasan tersebut ditata ulang menjadi ikon sejarah Kabupaten Bekasi.

Tugu Bambu Runcing Warung Bongkok di Desa Sukadanau, Cikarang Barat, kini berdiri miring setelah mengalami kerusakan akibat ditabrak kendaraan beberapa waktu lalu. Warga berharap kawasan tersebut ditata ulang menjadi ikon sejarah Kabupaten Bekasi.

INFO CIKARANG – Tugu Bambu Runcing yang berada di Pertigaan Warung Bongkok, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, memang telah selesai diperbaiki setelah rusak akibat ditabrak mobil box milik perusahaan logistik beberapa waktu lalu.

Namun, kondisi tugu bersejarah tersebut kini tak lagi bisa berdiri tegak seperti sebelumnya.

Kerusakan yang terjadi pada bagian fondasi membuat bangunan yang diduga sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) itu hanya bisa diperbaiki secara terbatas.

Akibatnya, bentuk tugu yang menjadi salah satu penanda sejarah perjuangan rakyat Bekasi kini terlihat miring dan jauh dari kondisi ideal.

Eko Djatmiko, warga setempat sekaligus cucu pejuang kemerdekaan asal Bekasi, Arnaen, mengatakan proses perbaikan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat setelah perusahaan logistik yang kendaraannya menabrak tugu memberikan bantuan dana melalui pemerintah desa.

“Pihak perusahaan logistik akhirnya memberikan bantuan berupa uang yang kemudian disalurkan kepada masyarakat untuk memperbaiki tugu. Tapi karena keterbatasan biaya, perbaikannya belum bisa mengembalikan kondisi tugu seperti semula,” kata Eko, dalam keterangannya dikutip Jum’at (29/5/2026).

Menurutnya, kerusakan yang terjadi tidak hanya pada bagian atas bangunan, tetapi juga merusak struktur fondasi yang selama puluhan tahun menopang tugu tersebut.

Fondasi tugu diketahui menggunakan konstruksi cakar ayam dengan rangka besi yang cukup kokoh.

Namun akibat benturan keras, sebagian struktur mengalami perubahan bentuk dan membutuhkan biaya besar untuk diperbaiki secara menyeluruh.

“Sebenarnya besinya harus diperbaiki dulu karena bengkok cukup parah. Tapi karena dana yang ada terbatas, akhirnya tugu tidak bisa kembali lurus seperti dulu,” ujarnya.

Selain menjadi monumen perjuangan, Tugu Bambu Runcing Warung Bongkok memiliki nilai sejarah yang cukup penting bagi Kabupaten Bekasi.

Keberadaannya bahkan tercatat dalam buku Seri Lintas Sejarah Angkatan Darat 1977 karya Husein Kamali.

Tugu tersebut pertama kali dibangun atas prakarsa Arnaen pada tahun 1962 menggunakan material bambu dan kayu.

Karena tidak bertahan lama, bangunan kemudian diperbarui pada 10 Juli 1970 menggunakan bahan batu dan besi dengan bentuk menyerupai bambu runcing, simbol perlawanan rakyat Indonesia saat mempertahankan kemerdekaan.

Monumen tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat sebagai penghormatan terhadap perjuangan rakyat Bekasi pada periode 1945 hingga 1946.

Seiring perkembangan wilayah dan pelebaran jalan, posisi tugu yang semula berada di pinggir jalan kini berada tepat di tengah pertigaan jalan raya.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran karena keberadaannya kerap dianggap mengganggu lalu lintas kendaraan.

Karena itu, Eko bersama warga berharap pemerintah dapat melakukan penataan ulang kawasan sekitar tugu tanpa menghilangkan nilai sejarah yang dimilikinya.

“Harusnya bisa dibuat seperti konsep bundaran, mirip Tugu Jogja yang tetap berada di tengah jalan tapi menjadi ikon kota,” katanya.

Tak hanya sekadar memperbaiki fisik bangunan, warga juga mengusulkan agar kawasan Tugu Bambu Runcing Warung Bongkok masuk dalam jalur wisata sejarah Kabupaten Bekasi yang terintegrasi dengan sejumlah situs bersejarah lainnya seperti Gedung Juang Tambun, Klenteng Pasar Cikarang, hingga kawasan bersejarah di Lemahabang.

Menurut mereka, potensi sejarah yang dimiliki Kabupaten Bekasi selama ini belum dikelola secara maksimal, padahal dapat menjadi sarana edukasi sekaligus destinasi wisata yang menarik.

“Harapan kami tugu ini mendapatkan perhatian lebih. Peninggalan sejarah seperti ini harus dilestarikan dan dijaga, seperti kawasan Kota Tua di Jakarta,” tutup Eko.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gatsby & Glamour Party Ayola Hotel Lippo Cikarang Tutup 2025 dengan Grand Prize Sepeda Listrik

    Gatsby & Glamour Party Ayola Hotel Lippo Cikarang Tutup 2025 dengan Grand Prize Sepeda Listrik

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Kurniawan
    • 0Komentar

    Menutup tahun 2025 dengan penuh kemewahan, Ayola Hotel Lippo Cikarang sukses menyelenggarakan perayaan New Year’s Eve 2026 bertajuk “Gatsby & Glamour Party”, sebuah pesta akhir tahun eksklusif yang berlangsung dalam suasana elegan dan berkelas, serta dipenuhi antusiasme para tamu dalam menyambut pergantian tahun baru di Ayola. Acara dimulai pukul 19.30 WIB dengan proses registrasi tamu, […]

  • UMK Kabupaten Bekasi 2025 Naik! Ini Detailnya

    UMK Kabupaten Bekasi 2025 Naik! Ini Detailnya

    • calendar_month Jum, 13 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG- Kabar baik untuk para pekerja di Kabupaten Bekasi! Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2025 resmi disepakati naik sebesar 6,5 persen, menjadi Rp5.558.515,10. Kenaikan ini diputuskan dalam rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Bekasi yang digelar pada Kamis, 12 Desember 2024, di Kantor Dinas Ketenagakerjaan. Rapat yang berlangsung dari pukul 13.30 hingga 17.00 WIB ini dipimpin […]

  • Paripurna DPRD, Ade Kuswara dan Asep Surya Atmaja Siap Pimpin Bekasi 2025-2030

    Paripurna DPRD, Ade Kuswara dan Asep Surya Atmaja Siap Pimpin Bekasi 2025-2030

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ade Kuswara Kunang dan Asep Surya Atmaja telah secara resmi ditetapkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bekasi terpilih untuk periode 2025-2030. Pengumuman tersebut berlangsung dalam sidang paripurna di Graha Paripurna DPRD Bekasi, Senin (13/1/2025). Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, turut menghadiri acara tersebut bersama […]

  • Banjir rob kembali merendam Kampung Sembilangan, Desa Samudra Jaya, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

    Banjir Rob Rendam Tarumajaya Bekasi: 300 KK Terdampak, Petani Tambak Gagal Panen

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Banjir rob kembali menghantam wilayah pesisir Kabupaten Bekasi, khususnya Kampung Sembilangan, Desa Samudra Jaya, Kecamatan Tarumajaya. Sejak Rabu, 3 Desember 2025, air pasang sudah lima hari tidak surut-surut, merendam permukiman dan tambak warga dengan ketinggian 50–80 sentimeter. Sedikitnya 300 KK atau sekitar 600 jiwa terdampak. Para petani tambak yang sehari-hari menggantungkan hidup […]

  • Kondisi tumpahan oli di depan Khitan C Plus Lemahabang, Kabupaten Bekasi, yang membuat permukaan jalan licin dan berpotensi membahayakan pengendara.

    Waspada! Tumpahan Oli di Depan Khitan C Plus Lemahabang Bikin Jalan Licin, Pengendara Diminta Lebih Hati-hati

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pengguna jalan yang melintas di depan Khitan C Plus Lemahabang, Kabupaten Bekasi, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, terjadi tumpahan oli di badan jalan pada Jumat (17/7/2026) yang membuat permukaan aspal menjadi licin. Berdasarkan informasi yang diterima, tumpahan oli tersebut menyebabkan permukaan jalan tampak menghitam dan berpotensi membahayakan pengendara, terutama sepeda motor yang […]

  • Kabel listrik disebut putus setelah sebuah truk melintas di kawasan Papanmas, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (15/10/2026). Warga meminta PLN segera melakukan penanganan.

    Akibat Truk Melintas, Kabel Listrik Putus di Papanmas Tambun Selatan

    • calendar_month Kam, 15 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga di kawasan Papanmas, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, dibuat terganggu setelah kabel listrik disebut putus saat sebuah truk melintas pada Kamis (15/10/2026). Momen tersebut terlihat dalam video yang diunggah akun @tnuraaaa. Dalam unggahannya, warga meminta @pln_id segera menangani kondisi tersebut agar aktivitas masyarakat tidak semakin terganggu. “Cobaan apa ini, mau istirahat kabel […]

expand_less