Breaking News
light_mode

Ganggu UMKM, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Siapkan Program Militerisasi Preman, Siap Jalan Juni 2025

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi meluncurkan program tegas untuk menangani praktik premanisme yang meresahkan, terutama terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan para investor.

Melalui kebijakan terbaru ini, preman yang mengganggu ketertiban namun tidak terbukti melakukan tindak pidana akan dikirim ke barak militer untuk mengikuti pelatihan bela negara. Sementara mereka yang terbukti melanggar hukum akan tetap diproses secara pidana.

“Kita targetkan program ini bisa mulai berjalan pada bulan Juni,” ujar Dedi melalui unggahan video di akun Instagram resminya, @dedimulyadi71.

Dari Pelajar hingga Preman: Program Barak Militer Diperluas

Kebijakan pelatihan di barak yang sebelumnya hanya diterapkan pada pelajar bermasalah, kini diperluas untuk menyasar kalangan dewasa yang kerap menciptakan keresahan publik, termasuk preman yang sering mengaku sebagai bagian dari ormas (organisasi masyarakat).

Dedi menegaskan bahwa banyak dari mereka bertindak seenaknya, melakukan pemalakan, pungutan liar, bahkan intimidasi terhadap warga dan pelaku usaha kecil.

Langkah ini bukan sekadar penindakan, melainkan pembinaan berbasis disiplin militer, yang diharapkan dapat mengubah mentalitas para pelaku menjadi pribadi yang produktif.

“Mereka nanti akan kita libatkan dalam proyek-proyek pembangunan seperti pembangunan jalan, irigasi, jembatan, sekolah, hingga rumah rakyat miskin,” jelas Dedi.

Bukan Represif, Tapi Edukatif

Dedi menolak anggapan bahwa kebijakannya bersifat keras. Ia menekankan bahwa pendekatan ini lebih ke arah edukatif dan pemberdayaan sosial. Para peserta pelatihan akan dibina, dilatih, lalu diberikan pekerjaan sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

Ia juga mengungkapkan bahwa akar dari premanisme sering kali bukan kriminalitas, melainkan pengangguran dan kemalasan.

“Banyak yang tidak mau kerja, tapi ingin cepat dapat uang. Akhirnya nongkrong, minum, dan memalak. Ini yang harus kita ubah dengan pembinaan,” ujar Dedi.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tabung Proyek SPAM Bekasi Terlepas Saat Uji Coba, Sempat Picu Semburan Air

    Tabung Proyek SPAM Bekasi Terlepas Saat Uji Coba, Sempat Picu Semburan Air

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga yang melintas di sekitar proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Jalan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, dikejutkan oleh semburan air dari instalasi pipa yang sedang dikerjakan, Selasa pagi (17 Juni 2025). Kapolsek Lalu Lintas Pondok Gede, Iptu Parlan, menyampaikan bahwa insiden itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Kejadian berlangsung saat […]

  • Cikarang Tidak Hanya Pabrik! Ini 4 Tempat Wisata Wajib Kunjung

    Cikarang Tidak Hanya Pabrik! Ini 4 Tempat Wisata Wajib Kunjung

    • calendar_month Sab, 7 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Cikarang, yang dikenal sebagai kawasan industri, ternyata juga memiliki sejumlah tempat wisata yang cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman. Berikut adalah rekomendasi tempat wisata di Cikarang yang menawarkan suasana asri, seru, dan penuh pengalaman baru! 1. Wisata Kawung Tilu Cikarang Bekasi Daya Tarik: Kawung Tilu menawarkan wisata alam berupa area camping, […]

  • Viral Anak Keluhkan Ayam di Menu Makan Gratis, Deddy Corbuzier Geram

    Viral Anak Keluhkan Ayam di Menu Makan Gratis, Deddy Corbuzier Geram

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Baru-baru ini, video viral tentang seorang anak yang mengeluhkan lauk ayam di program Makan Bergizi Gratis (MBG) ramai diperbincangkan. Reaksi ini tak luput dari perhatian Deddy Corbuzier. Deddy secara blak-blakan mengungkap rasa kesalnya terhadap anak-anak yang dinilainya kurang bersyukur dan terlalu pilih-pilih soal makanan. Dalam unggahan di Instagram pribadinya, Jumat (17 Januari […]

  • ‘Kami Butuh Kerja di Kampung Sendiri’, Warga Cikarang Demo PT. Mattel

    ‘Kami Butuh Kerja di Kampung Sendiri’, Warga Cikarang Demo PT. Mattel

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Ratusan warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa di depan PT. Mattel Jababeka 2. Aksi ini bertujuan menuntut prioritas pekerjaan bagi warga lokal yang selama ini merasa sulit bersaing di kampung sendiri. Dalam aksi damai tersebut, para demonstran membawa spanduk dengan tulisan seperti “Utamakan Warga Lokal […]

  • Warga Harjamekar Digusur Tanpa Ganti Rugi, Harap Ada Relokasi dan Perhatian Pemerintah

    Warga Harjamekar Digusur Tanpa Ganti Rugi, Harap Ada Relokasi dan Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Jum, 11 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Belasan warga di Kampung Tanah Baru, RT 007 RW 003, Desa Harjamekar, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, mengalami penggusuran yang dilakukan oleh pihak swasta, yakni Jababeka, pada Jumat (11 April 2025). Sayangnya, proses penggusuran ini berlangsung tanpa adanya relokasi, ganti rugi, atau kompensasi atas bangunan yang sudah lama mereka tempati. Setidaknya ada […]

  • Cemburu Buta Berujung Tragis: Motif Wanita Disiram Air Keras di Bekasi

    Cemburu Buta Berujung Tragis: Motif Wanita Disiram Air Keras di Bekasi

    • calendar_month Sab, 14 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus penyiraman air keras kembali terjadi, kali ini di Bekasi Utara, Kota Bekasi. AR (25) tega menyiram pacarnya, FR (20), dengan cairan asam sulfat karena diliputi rasa cemburu. Insiden ini terjadi pada Sabtu (7/12) malam dan langsung menarik perhatian publik. Motif Cemburu Jadi Pemicu Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol […]

expand_less