Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » ‘Kami Butuh Kerja di Kampung Sendiri’, Warga Cikarang Demo PT. Mattel

‘Kami Butuh Kerja di Kampung Sendiri’, Warga Cikarang Demo PT. Mattel

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
  • comment 0 komentar

Warga Desa Mekarmukti Demo PT. Mattel. /Foto: Info Cikarang

INFO CIKARANG – Ratusan warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, turun ke jalan menggelar aksi unjuk rasa di depan PT. Mattel Jababeka 2. Aksi ini bertujuan menuntut prioritas pekerjaan bagi warga lokal yang selama ini merasa sulit bersaing di kampung sendiri.

Dalam aksi damai tersebut, para demonstran membawa spanduk dengan tulisan seperti “Utamakan Warga Lokal Bekerja di Perusahaan Kami” dan “Kami Butuh Kehadiran Perusahaan yang Pro-Rakyat Lokal”. Mereka meminta perusahaan yang berdiri di wilayah mereka memberikan kesempatan kerja lebih besar bagi penduduk asli.

“Kami sering kalah bersaing di kampung sendiri. Padahal, perusahaan ini berdiri di desa kami. Harusnya kami yang diprioritaskan,” ujar salah satu peserta aksi.

Tidak hanya berorasi, beberapa warga melakukan teatrikal yang menggambarkan proses perekrutan kerja. Ada yang memerankan calo tenaga kerja, HRD, dan calon karyawan, yang menyindir praktik-praktik perekrutan yang dinilai kurang transparan.

Aksi Berlangsung Damai

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian untuk memastikan situasi tetap kondusif. Meski berlangsung dengan tertib, warga berharap suara mereka didengar oleh perusahaan dan pemerintah setempat.

“Kami ingin industri di Cikarang lebih pro kepada warga lokal. Ini bukan hanya soal pekerjaan, tapi juga keadilan,” ujar salah satu orator.

Para warga menginginkan adanya kebijakan khusus yang mengutamakan penduduk asli dalam perekrutan kerja. Selain itu, mereka meminta perusahaan lebih terbuka dalam memberikan informasi terkait lowongan kerja, sehingga semua warga memiliki kesempatan yang sama tanpa perantara.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana mediasi antara warga Villa Kencana Cikarang 2 dan PT Arrayan Bekasi Development yang berlangsung kondusif dengan pengawalan pihak kepolisian, Minggu (24/5/2026).

    Mediasi Warga Villa Kencana Cikarang dan PT Arrayan Berlangsung Kondusif, Portal Resmi Dibuka Permanen

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Mediasi antara warga Perumahan Villa Kencana Cikarang (VKC) 2 dengan pihak PT Arrayan Bekasi Development berlangsung kondusif pada Minggu, (24/5/2026). Proses mediasi tersebut mendapat perhatian langsung dari Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Sumarni yang turut membantu menjaga situasi tetap aman dan tertib selama kegiatan berlangsung. Perwakilan warga VKC, Samosir, menyampaikan apresiasi kepada […]

  • Puluhan penyidik KPK lakukan penggeledahan di Kantor Bupati Bekasi.

    KPK Geledah Kantor Ade Kuswara Kunang Terkait Dugaan Korupsi Proyek APBD

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Puluhan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di Kantor Bupati Bekasi, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (22/12/2025). Operasi ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan korupsi terkait proyek APBD Kabupaten Bekasi yang menjerat Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, serta ayahnya, HM Kunang, yang menjabat sebagai Kepala Desa Sukadami. Penggeledahan dilakukan untuk […]

  • TPST Bantar Gebang menghadapi tekanan serius akibat kapasitas yang semakin terbatas.

    Daya Tampung Kian Kritis, Penanganan Sampah Jakarta Didorong Fokus dari Sumbernya

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Kondisi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang dinilai semakin mengkhawatirkan seiring menipisnya daya tampung. Upaya penanganan longsor yang selama ini dilakukan dianggap belum menyentuh persoalan mendasar karena masih bersifat reaktif dan sementara. Langkah-langkah seperti perbaikan dinding penahan, pembangunan turap, hingga pemindahan tumpukan sampah saat longsor terjadi dinilai tidak lagi efektif di […]

  • Pemkab Bekasi menghentikan sementara izin dan aktivitas pembangunan perumahan menyusul banjir berulang, sambil menunggu evaluasi tata ruang selesai.

    Banjir Berulang di Kabupaten Bekasi, Seluruh Proyek Perumahan Dievaluasi dan Izin Baru Dihentikan Sementara

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi menghentikan sementara seluruh perizinan pembangunan perumahan menyusul banjir berulang yang melanda berbagai kawasan permukiman dalam beberapa pekan terakhir. Kebijakan ini juga mencakup penghentian aktivitas pembangunan proyek perumahan yang sudah berjalan, hingga proses evaluasi rampung dilakukan. Langkah tegas tersebut diberlakukan secara menyeluruh, baik terhadap pengembang perumahan yang baru mengajukan izin […]

  • Gratis Sepanjang 2025, BisKita Trans Wibawa Mukti Siap Tambah Rute

    Gratis Sepanjang 2025, BisKita Trans Wibawa Mukti Siap Tambah Rute

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabar baik bagi warga Kabupaten Bekasi! Angkutan umum massal BisKita Trans Wibawa Mukti masih bisa dinikmati secara gratis hingga akhir 2025. Program ini disubsidi pemerintah melalui skema Buy The Service (BTS). Menurut Kepala Bidang Angkutan Dishub Kabupaten Bekasi, Firman Arif, layanan ini awalnya diujicobakan pada Desember 2024 dan kembali digratiskan untuk mendukung […]

  • Dianggap Semrawut, Bangunan Liar di Kalimalang Bekasi akan Dibersihkan Total

    Dianggap Semrawut, Bangunan Liar di Kalimalang Bekasi akan Dibersihkan Total

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemkot Bekasi akhirnya mengambil langkah tegas terkait menjamurnya bangunan liar di sepanjang sisi Kalimalang, khususnya di area sekitar Kampus Unisma, Bekasi Timur. Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi, menegaskan bahwa proses penertiban tinggal menunggu pelaksanaan karena seluruh data telah dikumpulkan dan koordinasi dengan instansi terkait pun telah rampung. “Semua sudah dibahas bersama Forkopimda […]

expand_less