Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Tanah Bergerak Ancam Permukiman Warga di Cikarang Pusat, Empat Rumah Dalam Kondisi Kritis

Tanah Bergerak Ancam Permukiman Warga di Cikarang Pusat, Empat Rumah Dalam Kondisi Kritis

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sab, 24 Mei 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Empat unit rumah warga di Kampung Tembong Gunung, RT 011 RW 006, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, berada dalam kondisi sangat mengkhawatirkan akibat pergerakan tanah yang kian intensif. Fenomena ini terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras secara terus-menerus selama beberapa bulan, yang menyebabkan tanah mengalami penurunan hingga dua meter.

Seorang warga terdampak, Rustala (45 tahun), menyampaikan bahwa kondisi rumahnya tidak lagi aman untuk ditempati, sehingga ia bersama keluarganya memilih mengungsi sementara ke rumah kontrakan yang difasilitasi oleh pemerintah desa. “Kami harus pindah karena dinding rumah mulai retak dan tanah terus bergerak,” tuturnya pada Sabtu (24/5).

Hal senada disampaikan Kanariadi (28 tahun) yang juga tinggal di lokasi terdampak. Ia menyebutkan bahwa terdapat total delapan rumah yang mengalami dampak pergeseran tanah, dan empat di antaranya mengalami kerusakan paling parah. Ia berharap pihak berwenang segera melakukan tindakan konkret sebelum situasi semakin memburuk. “Kami butuh bantuan segera. Kondisinya tidak bisa ditunda lagi,” katanya.

Pemerintah desa telah mencoba mengurangi risiko dengan pemasangan keronjong atau bronjong batu di beberapa titik rawan longsor. Namun, upaya darurat tersebut belum memberikan hasil signifikan karena pergerakan tanah masih terus terjadi. Warga berharap pemerintah Kabupaten Bekasi segera turun tangan dengan strategi yang lebih komprehensif, termasuk kemungkinan relokasi atau penguatan kontur tanah secara teknis.

Beberapa warga juga menyoroti kurangnya tindak lanjut dari instansi teknis, meskipun sudah ada peninjauan lokasi oleh pihak terkait. Hingga kini, belum ada solusi jangka panjang yang diimplementasikan secara nyata di lapangan.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perangkat Desa Sumberjaya Ditahan Kejari Bekasi, Rp 2,6 Miliar Dana Desa Diduga Ludes untuk Judi Online

    Perangkat Desa Sumberjaya Ditahan Kejari Bekasi, Rp 2,6 Miliar Dana Desa Diduga Ludes untuk Judi Online

    • calendar_month Kam, 11 Sep 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi resmi menahan sejumlah perangkat Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, atas kasus dugaan tindak pidana korupsi dana desa tahun anggaran 2024. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp 2,6 miliar, dan sebagian dana hasil korupsi diduga digunakan untuk bermain judi online. Empat Tersangka Resmi Ditahan Mereka yang ditahan antara lain […]

  • Kabupaten Bekasi Punya Patung Mirip Merlion Singapura, Gratis Buat Dikunjungi

    Kabupaten Bekasi Punya Patung Mirip Merlion Singapura, Gratis Buat Dikunjungi

    • calendar_month Sen, 10 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kabupaten Bekasi kini punya ikon baru yang unik dan menarik perhatian warga. Sebuah patung mirip Merlion Singapura berdiri di kawasan perumahan baru di Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Keberadaannya langsung menjadi daya tarik bagi masyarakat sekitar yang ingin berfoto atau sekadar menikmati suasana. Daya Tarik Patung Merlion Kabupaten Bekasi Patung ini menjadi tempat […]

  • Persija vs Persib Makin Memanas, Oknum Jakmania Dituding Lakukan Vandalisme

    Persija vs Persib Makin Memanas, Oknum Jakmania Dituding Lakukan Vandalisme

    • calendar_month Ming, 16 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Persaingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung kembali memanas jelang pertemuan mereka di pekan ke-23 Liga 1 2024/2025. Bukan cuma di dalam lapangan, tensi tinggi juga terjadi di luar stadion, bahkan sebelum pertandingan dimulai. Insiden tak menyenangkan menimpa skuad Maung Bandung, yang menjadi sasaran teror oknum suporter di Bekasi. Kejadian pertama terjadi […]

  • Ade Kuswara Kunang bantah libatkan PDI Perjuangan di sidang Pengadilan Tipikor Bandung.

    Mantan Bupati Bekasi Bantah Libatkan Partai dalam Kasus Dugaan ‘Ijon Proyek’

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi dengan terdakwa pengusaha Sarjan kembali digelar di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (15/4/2026). Dalam persidangan tersebut, mantan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang kembali dihadirkan sebagai saksi, didampingi ayahnya, HM Kunang. Bantah Libatkan Partai Ade dengan tegas membantah adanya keterkaitan antara perkara yang menjeratnya dengan PDI Perjuangan. Ia […]

  • Bus nekat melawan arah di Jalan Jarakosta, Cikarang Barat, Kamis (29/1/2026), di tengah kemacetan panjang.

    Bus Melawan Arah di Jalan Jarakosta Cikarang Barat Picu Kemacetan Panjang

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Sebuah bus nekat melawan arah di Jalan Jarakosta, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ditambah kemacetan lalu lintas cukup panjang, pada Kamis (29/1/2026). Berdasarkan informasi dari warga sekitar, bus tersebut melaju dari arah berlawanan di ruas jalan yang memiliki arus lalu lintas padat. Aksi bus melawan arah itu membuat kendaraan dari […]

  • Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin memimpin apel ASN di Plaza Pemkab Bekasi, sekaligus menyampaikan rencana penanganan sampah TPA Burangkeng.

    Dua Skema Disiapkan, Pemkab Bekasi Kejar Penanganan Sampah TPA Burangkeng

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai menyiapkan langkah percepatan untuk mengatasi persoalan sampah di TPA Burangkeng. Dua skema disiapkan sekaligus, menyasar penanganan jangka pendek hingga rencana jangka panjang. Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, menjelaskan skema pertama difokuskan pada pengelolaan sampah yang sudah menumpuk di lokasi. Pemkab membuka kerja sama dengan pihak ketiga untuk […]

expand_less