Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » TPA Burangkeng Bekasi hingga Bakung Lampung Diselidiki: Dilimpahkan ke Kejati

TPA Burangkeng Bekasi hingga Bakung Lampung Diselidiki: Dilimpahkan ke Kejati

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menggunakan skema multidoor enforcement, meliputi sanksi administratif, pidana, serta gugatan perdata, untuk menindak pelanggaran tata kelola sampah. Pijakan kebijakan ini berlandaskan UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta UU 18/2008 mengenai Pengelolaan Sampah.

Tiga TPA Resmi dalam Sorotan

1. Burangkeng (Kabupaten Bekasi): berkas perkara telah diteruskan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

2. Bakung (Kota Bandar Lampung): penyidik KLHK masih menghimpun data dan keterangan tambahan.

3. Jatiwaringin (Kabupaten Tangerang): proses penyidikan awal tengah berlangsung dengan fokus klarifikasi dokumen teknis.

TPS dan TPA Ilegal Juga Disasar

Tempat Penyimpanan Sementara Pasar Induk Caringin turut berada dalam tahap penyidikan karena dugaan pelanggaran serupa; saksi serta ahli telah dimintai kesaksian.
Penegakan hukum menjalar ke lokasi tak berizin, di antaranya:

1. TPA Limo (Depok): dua tersangka; satu telah divonis penjara lima tahun denda Rp 3 miliar, satu lainnya masih DPO.

2. TPA Piyungan (Yogyakarta): penyidik PNS KLHK mengumpulkan bukti lanjutan untuk penetapan tersangka.

Target Nasional Penataan 343 TPA

Deputi Penegakan Hukum KLHK Rizal Irawan menuturkan, total 343 TPA di seluruh nusantara perlu dibenahi. Seluruh Dinas Lingkungan Hidup tingkat provinsi, kabupaten, hingga kota diminta segera menata ulang lokasi masing-masing sekaligus menindak tegas setiap pelanggaran. Pendekatan terintegrasi ini diharapkan menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih bersih, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

“KLH/BPLH akan terus memperkuat pengawasan dan memastikan setiap pelanggaran ditindak secara tegas dan konsisten,” katanya.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harta kekayaan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang capai Rp79,1 miliar.

    Daftar Harta Kekayaan Ade Kuswara Kunang Versi LHKPN, Totalnya Rp79 Miliar

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Nama Ade Kuswara Kunang kembali mengemuka di ruang publik. Bukan semata karena statusnya sebagai bupati termuda Kabupaten Bekasi, melainkan lantaran laporan harta kekayaan yang tercatat mencapai Rp79,1 miliar. Bagi publik, angka dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) bukan sekadar administrasi rutin. Ia kerap dibaca sebagai cermin relasi antara kekuasaan, integritas, dan […]

  • Merayakan 7 Tahun Perjalanan, Ayola Hotel Lippo Cikarang Gelar Syukuran dan Santunan Anak Yatim

    Merayakan 7 Tahun Perjalanan, Ayola Hotel Lippo Cikarang Gelar Syukuran dan Santunan Anak Yatim

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG– Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-7, Ayola Hotel Lippo Cikarang menggelar acara syukuran bersama seluruh staf serta kegiatan sosial berupa santunan anak yatim. Acara ini berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, diawali dengan doa bersama serta prosesi potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas pencapaian dan perjalanan hotel selama tujuh tahun terakhir. […]

  • KDM dan Plt Bupati Asep Surya Atmaja evaluasi kinerja Kabupaten Bekasi.

    KDM Pimpin Rapat Terbatas Evaluasi Pemerintahan Kabupaten Bekasi Pasca OTT KPK

    • calendar_month Jum, 26 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) memimpin langsung rapat terbatas bersama Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, sebagai langkah memperkuat evaluasi kinerja pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Bekasi. Rapat terbatas ini dilaksanakan menyusul Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang yang sebelumnya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi […]

  • Banjir di Karawang, Rumah Warga Terendam, Kawasan Industri Aman

    Banjir di Karawang, Rumah Warga Terendam, Kawasan Industri Aman

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Hujan deras beberapa hari terakhir membuat ribuan rumah di Karawang terendam banjir. Akses jalan di beberapa titik lumpuh, sementara aktivitas warga ikut terganggu. Meski demikian, kawasan industri tetap aman. Menurut Irwansyah, Wakil Ketua Umum Bidang Lingkungan Hidup dan Tata Kelola Keberlanjutan Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), lokasi industri dirancang sejak awal agar […]

  • Pembunuhan di Kos Cibitung: Awalnya Beli Pisau Cutter Bareng, Berujung Maut

    Pembunuhan di Kos Cibitung: Awalnya Beli Pisau Cutter Bareng, Berujung Maut

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seorang pria berinisial MA (23) diketahui telah merencanakan aksi pembunuhan terhadap kekasihnya sendiri, WD (21), di sebuah kamar kos wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Motif pembunuhan diduga karena kecemburuan yang menimbulkan rasa sakit hati mendalam. Menurut Kombes Wira Satya Triputra, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, rencana jahat tersebut sudah disusun […]

  • Banjir di Perumahan Green Lavender Bekasi Utara masih berdampak pada 462 KK, termasuk anak-anak dan lansia, hingga kini.

    Banjir Landa Perumahan Green Lavender Bekasi Utara, Ratusan Warga Masih Mengungsi

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle T.T
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Perumahan Green Lavender, Bekasi Utara, Desa Suka Mekar, Kabupaten Bekasi, hingga kini masih terdampak banjir yang melanda kawasan mereka sejak 19 Januari 2026. Berdasarkan informasi dari Ketua RT 02, Hendro Fernando, sekitar 462 kepala keluarga, termasuk 158 anak-anak dan 14 lansia, saat ini masih mengungsi baik secara individual maupun kolektif. “Banjir […]

expand_less