Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Pembunuhan di Kos Cibitung: Awalnya Beli Pisau Cutter Bareng, Berujung Maut

Pembunuhan di Kos Cibitung: Awalnya Beli Pisau Cutter Bareng, Berujung Maut

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
  • comment 0 komentar

INFO CIKARANG – Seorang pria berinisial MA (23) diketahui telah merencanakan aksi pembunuhan terhadap kekasihnya sendiri, WD (21), di sebuah kamar kos wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Motif pembunuhan diduga karena kecemburuan yang menimbulkan rasa sakit hati mendalam.

Menurut Kombes Wira Satya Triputra, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, rencana jahat tersebut sudah disusun oleh MA pada malam Jumat (25/4) di kediamannya di Rawalumbu, Kota Bekasi.

Keesokan harinya, Sabtu (26/4), pelaku mengajak korban untuk bertemu setelah jam kerja. Dalam perjalanan, tepatnya setelah keluar dari Tol Burangken, Kabupaten Bekasi, MA berhenti di sebuah tempat fotokopi dan membeli pisau cutter dengan dalih untuk kebutuhan rumah. Pisau tersebut kemudian disimpan di tas selempangnya.

Selanjutnya, mereka menyewa kamar kos di kawasan Cibitung seharga Rp135 ribu. WD yang kelelahan langsung tertidur. Saat itulah MA melaksanakan rencananya.

MA naik ke tempat tidur dan mencekik leher korban dari belakang sambil menindih tubuhnya. WD sempat melawan dengan menendang perut MA, namun usahanya gagal menghentikan tindakan pelaku. Setelah korban lemas, pelaku menusukkan pisau cutter yang telah disiapkan sebelumnya.

Jasad WD ditemukan Minggu (27/4) oleh pemilik kos saat akan membersihkan kamar. Petugas dari Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya segera melakukan pengejaran dan berhasil menangkap MA di rest area Mudusari, Jalan Raya Pamanukan, Subang, Jawa Barat, pada Senin malam (28/4) pukul 22.20 WIB.

Kini, MA telah ditahan dan dijadikan tersangka. Ia dijerat dengan pasal berlapis, yaitu Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, serta Pasal 339 dan Pasal 338 KUHP, dengan ancaman maksimal hukuman mati.*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragis! Warga Cikarang Meninggal Dunia Tersengat Listrik dari Mesin Cuci

    Tragis! Warga Cikarang Meninggal Dunia Tersengat Listrik dari Mesin Cuci

    • calendar_month Sen, 24 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah kejadian nahas terjadi di Cikarang Utara, Bekasi, pada Senin (24/2/2025). Seorang warga ditemukan meninggal dunia diduga akibat tersengat listrik dari mesin cuci di dalam kamar mandi. Dalam video yang beredar, terlihat suasana rumah korban yang sudah dipenuhi warga dan petugas kepolisian. Tim Inafis juga tampak berada di lokasi untuk melakukan olah […]

  • DPRD Bekasi mengakui Perda Kepariwisataan belum efektif mengendalikan THM akibat benturan regulasi pusat dan provinsi.

    DPRD Kabupaten Bekasi Nilai Perda Kepariwisataan Tak Efektif Kendalikan Tempat Hiburan Malam

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — DPRD Kabupaten Bekasi mengakui lemahnya daya tekan Peraturan Daerah (Perda) Kepariwisataan dalam mengendalikan operasional Tempat Hiburan Malam (THM). Kondisi ini disebut sebagai dampak benturan regulasi antara aturan daerah dengan kebijakan di tingkat pusat dan provinsi. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Bekasi, Ombi Hari Wibowo, menilai Perda Nomor 3 Tahun […]

  • Ilustrasi tawuran remaja bermodus perang sarung yang meresahkan warga Kabupaten Bekasi selama bulan Ramadhan.

    Sarung Tak Lagi Jadi Tradisi, Ramadhan Bekasi Diwarnai Tawuran Remaja dan Kerusakan Ruko

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Bulan suci Ramadhan yang seharusnya diisi dengan kegiatan ibadah dan kebersamaan justru diwarnai aksi kekerasan jalanan di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi. Fenomena perang sarung yang kerap dianggap permainan musiman kini berubah menjadi tawuran brutal yang merugikan warga. Insiden paling mencolok terjadi di Perumahan Papan Mas pada Kamis dini hari (19/2/2026). Aksi dua […]

  • Pemkab Bekasi tetapkan status siaga bencana hidrometeorologi setelah banjir merendam 25 desa di 11 kecamatan.

    Banjir Kian Meluas, Kabupaten Bekasi Masuk Status Siaga Bencana Hidrometeorologi

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

      INFO CIKARANG — Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi menyusul semakin meluasnya banjir yang merendam puluhan desa di sejumlah kecamatan. Penetapan status siaga tersebut dilakukan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi setelah banjir dilaporkan terjadi di 25 desa yang tersebar di 11 kecamatan. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bekasi hingga […]

  • Ilustrasi daging kurban yang baru dibagikan kepada warga saat Hari Raya Idul Adha. Banyak masyarakat masih bingung apakah daging kurban perlu dicuci sebelum disimpan atau langsung dimasak.

    Daging Kurban Baiknya Dicuci atau Tidak? Ini Penjelasan Ahlinya

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Setiap Hari Raya Idul Adha, jutaan kilogram daging kurban dibagikan kepada masyarakat. Namun di balik kebahagiaan menerima daging kurban, muncul satu pertanyaan yang hampir selalu menjadi perdebatan di dapur rumah tangga: apakah daging kurban harus dicuci terlebih dahulu atau justru tidak perlu dicuci? Bagi sebagian orang, mencuci daging dianggap sebagai langkah wajib […]

  • Polemik Pagar Laut di Bekasi: Dedi Mulyadi Siap Bongkar Sertifikat Bermasalah

    Polemik Pagar Laut di Bekasi: Dedi Mulyadi Siap Bongkar Sertifikat Bermasalah

    • calendar_month Jum, 24 Jan 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Gubernur terpilih Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan inspeksi ke lokasi pemasangan pagar laut di kawasan Tarumajaya, tepatnya di perairan PPI Paljaya. Dalam kunjungannya, Dedi mempertanyakan legalitas pengerukan tanah dan sertifikat yang dimiliki dua perusahaan, yaitu PT Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN) dan PT Mega Agung Nusantara, yang diketahui memasang pagar di wilayah […]

expand_less