Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Dana Desa Sukadami Jadi Sorotan Usai Ayah Bupati Bekasi Nonaktif Ditetapkan Tersangka KPK

Dana Desa Sukadami Jadi Sorotan Usai Ayah Bupati Bekasi Nonaktif Ditetapkan Tersangka KPK

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rab, 24 Des 2025
  • comment 0 komentar
Dana Desa Sukadami disorot usai Kades jadi tersangka KPK.

Dana Desa Sukadami disorot usai Kades jadi tersangka KPK.

INFO CIKARANG – Dana Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, menjadi perhatian publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala Desa Sukadami, HM Kunang, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

HM Kunang diketahui merupakan ayah dari Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang.

Penetapan tersangka terhadap HM Kunang membuat pengelolaan anggaran desa turut disorot, khususnya alokasi Dana Desa tahun 2025.

Berdasarkan data dari laman resmi jaga.id, Desa Sukadami menerima Dana Desa sebesar Rp2.581.434.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dana tersebut dicairkan dalam dua tahap, yakni tahap pertama sebesar 60 persen atau Rp1.548.860.400, serta tahap kedua sebesar 40 persen atau Rp1.032.573.600.

Dana Desa itu dialokasikan untuk berbagai kebutuhan pemerintahan dan pembangunan desa.

Beberapa di antaranya adalah operasional desa sebesar Rp8.500.000, pengembangan sistem informasi desa Rp10.500.000, pendataan dan analisis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Rp500.000, serta penyusunan dan pemutakhiran Profil Desa berbasis SDGs sebesar Rp35.000.000.

Selain itu, anggaran juga digunakan untuk pembangunan infrastruktur desa, seperti pembangunan paving block di Tanah Kas Desa (TKD) Cijambe senilai Rp108.350.000, pembangunan tembok penahan tanah (TPT) sebesar Rp145.950.000, pembangunan Gedung Posyandu Rp138.000.000, serta pembangunan turap dan mitigasi bencana dengan nilai Rp172.250.000.

Dana Desa Sukadami juga dialokasikan untuk program pemberdayaan masyarakat.

Di antaranya pemberian insentif kepada Kader Tuberkulosis (TB) sebesar Rp14.000.000, Kader Posyandu Rp135.800.000, guru PAUD Rp10.500.000, guru ngaji Rp105.000.000, serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa sebesar Rp90.000.000.

Namun, sorotan terbesar tertuju pada alokasi program ketahanan pangan yang mencapai Rp309.780.000.

Meski secara nominal terbilang besar, nilai tersebut dinilai belum memenuhi ketentuan minimal alokasi 20 persen dari total Dana Desa sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Desa (Permendes) Nomor 2 Tahun 2024.

Dalam perkara dugaan suap ijon proyek, KPK mengungkap bahwa HM Kunang diduga memiliki peran strategis sebagai perantara antara pihak swasta dan Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.

Bahkan, menurut KPK, HM Kunang tidak hanya bertindak sebagai perantara, tetapi juga kerap meminta uang secara langsung kepada para kontraktor.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut posisi HM Kunang sebagai ayah dari Bupati Bekasi membuat permintaannya sulit ditolak oleh pihak-pihak tertentu.

“HMK itu perannya sebagai perantara. Ketika SRJ diminta uang, HMK juga ikut meminta, kadang tanpa sepengetahuan ADK,” ujar Asep Guntur Rahayu, Sabtu (20/12/2025).

KPK juga menilai bahwa meskipun secara administratif HM Kunang hanya menjabat sebagai kepala desa, status sosial dan kedekatannya dengan kekuasaan daerah diduga dimanfaatkan untuk menjangkau satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

“Jabatannya memang kepala desa, tapi yang bersangkutan adalah orang tua dari Bupati Bekasi. Jadi kadang meminta sendiri, kadang juga menjadi perantara pihak yang akan memberikan kepada ADK,” kata Asep.

Kasus ini terungkap dari keterangan saksi-saksi serta pengakuan tersangka pihak swasta, Sarjan, yang menyebutkan adanya aliran uang suap melalui HM Kunang sebelum sampai ke Ade Kuswara Kunang.

KPK menegaskan penyidikan masih terus berjalan. Selain menelusuri aliran uang suap proyek, lembaga antirasuah juga membuka peluang pendalaman terhadap aspek lain, termasuk relasi kekuasaan dan potensi penyalahgunaan kewenangan di tingkat desa maupun kabupaten.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemarau Meluas Petani di Kabupaten Bekasi Terancam Gagal Panen.

    Kemarau Meluas Petani di Kabupaten Bekasi Terancam Gagal Panen.

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    Bekasi,- Lahan persawahan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terdampak kekeringan. Kondisi ini membuat cemas ribuan petani karena terancam gagal tanam. Wilayah terdampak kekeringan di antaranya tersebar di banyak daerah, seperti Desa Jayabakti, Cabangbungin, Desa Sukaringin, Sukawangi dan Desa Pantai Harapan Jaya, Muaragembong, dan Sukatani. Kekeringan dinilai paling parah berada di lahan pertanian Kecamatan Sukatani. Petani […]

  • Petugas Damkar saat mengevakuasi seekor ular sanca yang masuk ke rumah warga di wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi, Senin (25/5/2026).

    Ular Sanca Masuk Rumah Warga di Tambun, Petugas Damkar Langsung Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Seekor ular sanca membuat geger penghuni rumah di wilayah Tambun, Kabupaten Bekasi, setelah diketahui masuk ke dalam rumah warga pada Senin, (25/5/2026). Peristiwa tersebut sempat direkam video dan beredar di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) tengah melakukan proses evakuasi ular dengan peralatan khusus. Ular berukuran cukup besar […]

  • Kebakaran Hebat di Pasar Baru Cikarang, Pedagang Panik

    Kebakaran Hebat di Pasar Baru Cikarang, Pedagang Panik

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan di kawasan Pasar Baru Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Selasa pagi (4/11/2025). Api dilaporkan tiba-tiba membesar dan dengan cepat menjalar ke bagian lain bangunan, menimbulkan kepanikan di antara para pedagang serta warga sekitar. Lokasi kebakaran berada tak jauh dari Sentra Grosir Cikarang (SGC) dan deretan lapak pedagang, sehingga […]

  • Aktif Berkontribusi Dalam Gerakan Lingkungan Hidup, Komnas PPPLH Menjadi  Salah Satu Tamu Kehormatan Dalam Kegiatan Word Clean Up Day 2024

    Aktif Berkontribusi Dalam Gerakan Lingkungan Hidup, Komnas PPPLH Menjadi Salah Satu Tamu Kehormatan Dalam Kegiatan Word Clean Up Day 2024

    • calendar_month Ming, 22 Sep 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    InfoCikarang.id (Jakarta)-, Komnas PPPLH mengambil bagian dalam kegiatan World Clean Up Day KLHK Ri yang di adakan di Kota Tua Jakarta Barat, Sabtu (21/9). Pada kegiatan tersebut, Komnas PPPLH menjadi salah satu tamu kehormatan lantaran dinilai aktif dalam gerakan lingkungan hidup. Menurut Ketua Harian Komnas PPPLH, Syahroni, World Clean Up Day Jakarta 2024 merupakan wujud […]

  • Sebanyak 5.496 pasutri di Kabupaten Bekasi mengajukan gugatan cerai sepanjang 2025, dengan 5.365 perkara telah diputus Pengadilan Agama Cikarang.

    5.496 Pasutri di Kabupaten Bekasi Bercerai Sepanjang 2025, Judi Online Muncul Jadi Pemicu Baru

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Pengadilan Agama Cikarang mencatat sebanyak 5.496 pasangan suami istri (pasutri) di Kabupaten Bekasi mengajukan gugatan cerai sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, 5.365 perkara telah diputuskan. Humas Pengadilan Agama Cikarang, Tirmizi, mengatakan bahwa faktor ekonomi dan perselisihan rumah tangga masih menjadi penyebab utama perceraian. Namun, pihaknya juga menemukan tren baru yang kini […]

  • Warga panik setelah seekor ular masuk ke rumah di Kampung Rawa Banteng, Cikarang Barat.

    Keren! Damkar Sigap Evakuasi Ular Masuk Rumah Warga di Cikarang Barat

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Sebuah kejadian menegangkan terjadi di Kampung Rawa Banteng, RT 005 RW 001, Kecamatan Cikarang Barat. Seekor ular tiba-tiba masuk ke rumah warga, memicu kepanikan bagi penghuni rumah. Beruntung, tim Damkar Rescue Pleton 2 segera turun tangan dan mengevakuasi reptil tersebut dengan aman. Laporan masuk ke pos Rescue Pleton 2 pukul 09.50 WIB. […]

expand_less