Breaking News
light_mode
Beranda » Bekasi » Kenaikan PPN 12 Persen di 2025: Bagaimana Dampaknya pada Kantong Kita?

Kenaikan PPN 12 Persen di 2025: Bagaimana Dampaknya pada Kantong Kita?

  • account_circle Info Cikarang
  • calendar_month Jum, 20 Des 2024
  • comment 0 komentar

Foto: Ilustrasi/pexels

INFO CIKARANG – Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen pada 1 Januari 2025 akan segera berlaku. Ini adalah bagian dari kebijakan yang diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Sebelumnya, PPN mengalami kenaikan dari 10 persen menjadi 11 persen pada April 2022. Meski terlihat kecil, perubahan ini jelas akan memengaruhi harga barang dan jasa yang sering kita gunakan.

Kebijakan ini dibuat untuk menyesuaikan dengan standar internasional, di mana rata-rata tarif PPN dunia berada di angka 15 persen. Namun, bagi masyarakat, kenaikan ini tetap memunculkan kekhawatiran, terutama soal dampaknya pada pengeluaran sehari-hari.

Apa Saja yang Terkena Dampak Kenaikan PPN?

Ada beberapa jenis barang dan jasa yang dikenakan PPN, di antaranya:

1. Jasa Kena Pajak:

Jasa salon, bengkel mobil, hiburan, perhotelan, katering, hingga parkir.

2. Barang Kena Pajak:

Pakaian, sepatu, kosmetik, elektronik, skincare, hingga sabun dan pembersih lantai.

3. Impor Barang:

Barang seperti peralatan dapur, alat elektronik, barang otomotif, hingga pakaian anak.

4. Layanan Digital dari Luar Negeri:

Netflix, Disney Hotstar, Spotify, hingga layanan hosting dan domain.

Namun, ada beberapa kategori yang tetap bebas PPN, seperti barang kebutuhan pokok, jasa pendidikan, jasa kesehatan, jasa transportasi umum, hingga emas batangan.

Bagaimana Masyarakat Bisa Mengantisipasi?

Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk meminimalkan dampak kenaikan ini:

1. Evaluasi Kebutuhan Belanja: Fokus pada kebutuhan prioritas seperti barang pokok atau barang bebas PPN.

2. Manfaatkan Promo atau Diskon: Sebelum tarif naik, cari promo untuk barang besar seperti elektronik atau otomotif.

3. Kurangi Layanan Non-Essensial: Jika layanan seperti streaming atau hosting bisa dikurangi, ini akan membantu menghemat pengeluaran.

4. Belajar Menabung: Persiapkan keuangan lebih baik untuk menyesuaikan kenaikan harga di masa depan.

Kesimpulan

Kenaikan PPN menjadi 12% di 2025 memang akan berdampak pada kenaikan harga barang dan jasa yang kita konsumsi sehari-hari. Meskipun kenaikan ini terbilang kecil, dalam jangka panjang pengaruhnya bisa terasa pada anggaran rumah tangga. Dengan memahami barang dan jasa apa saja yang terkena PPN, serta merencanakan pengeluaran dengan bijak, Anda bisa meminimalkan dampaknya pada keuangan Anda.

Bagaimana menurut Anda? Apakah kenaikan ini sudah sesuai atau justru membebani? Tulis pendapatmu di kolom komentar!*

  • Penulis: Info Cikarang

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru SMPN 5 Cikarang Selatan Akui Kesalahan, Kasus Asusila Berakhir Damai

    Guru SMPN 5 Cikarang Selatan Akui Kesalahan, Kasus Asusila Berakhir Damai

    • calendar_month Rab, 11 Des 2024
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Kasus dugaan tindakan asusila yang melibatkan seorang guru di SMPN 5 Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, akhirnya diselesaikan secara damai. Mediasi berlangsung pada Selasa, 10 Desember 2024, dengan melibatkan pihak sekolah, orang tua murid, dan aparat kepolisian setempat. Proses mediasi ini dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Sukadami, Aiptu Surono, yang bekerja sama dengan Unit […]

  • Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja berdialog bersama mahasiswa Cipayung Plus di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Cikarang Pusat.

    PLT Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Bekasi Kolaborasi Bangun Daerah

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengajak mahasiswa untuk berkolaborasi dalam pembangunan daerah saat berdialog dengan aliansi Cipayung Plus di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Senin (6/4/2026). Dialog tersebut digelar setelah mahasiswa menyampaikan aspirasi mereka. Sejumlah perangkat daerah turut dihadirkan agar setiap masukan bisa langsung ditindaklanjuti. Asep mengatakan, kritik dari mahasiswa merupakan hal […]

  • Ilustrasi aksi dugaan penipuan dengan modus tukar uang receh yang terjadi di wilayah Sukaresmi, Cikarang Selatan.

    Viral Modus Tukar Uang Receh di Cikarang Selatan, Pelaku Diduga Lakukan Pengancaman ke Karyawan

    • calendar_month Sen, 25 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Warga Cikarang diimbau lebih waspada setelah muncul informasi dugaan modus penipuan berkedok tukar uang receh yang terjadi di wilayah Sukaresmi, Cikarang Selatan, pada Minggu, (24/5/2026). Dalam informasi yang beredar di media sosial, disebutkan dua orang pelaku mendatangi sebuah tempat usaha pada malam hari dengan menawarkan uang receh untuk ditukarkan. Agar dipercaya, pelaku […]

  • Pedagang cabai melayani pembeli di Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi. Harga cabai merah yang sempat tembus Rp90 ribu per kilogram kini mulai berangsur turun

    Harga Cabai Merah di Pasar Induk Cibitung Sempat Melejit Rp90 Ribu, Kini Mulai Turun

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG — Harga cabai merah di Pasar Induk Cibitung dan Sukatani, Kabupaten Bekasi, yang sempat melonjak tajam hingga menembus Rp90 ribu per kilogram, kini mulai menunjukkan tren penurunan. Meski demikian, harga komoditas dapur tersebut belum sepenuhnya kembali ke level normal seperti sebelum Ramadhan. Kenaikan harga cabai merah sudah terjadi hampir satu bulan terakhir. Lonjakan […]

  • Dianggap Semrawut, Bangunan Liar di Kalimalang Bekasi akan Dibersihkan Total

    Dianggap Semrawut, Bangunan Liar di Kalimalang Bekasi akan Dibersihkan Total

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Pemkot Bekasi akhirnya mengambil langkah tegas terkait menjamurnya bangunan liar di sepanjang sisi Kalimalang, khususnya di area sekitar Kampus Unisma, Bekasi Timur. Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi, menegaskan bahwa proses penertiban tinggal menunggu pelaksanaan karena seluruh data telah dikumpulkan dan koordinasi dengan instansi terkait pun telah rampung. “Semua sudah dibahas bersama Forkopimda […]

  • Masa Khidmat KNPI Bekasi Hampir Berakhir, GP Ansor Serukan Segera Gelar RAPIMDA!

    Masa Khidmat KNPI Bekasi Hampir Berakhir, GP Ansor Serukan Segera Gelar RAPIMDA!

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle Info Cikarang
    • 0Komentar

    INFO CIKARANG – Masa Khidmat KNPI Kabupaten Bekasi segera habis, Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) ANSOR Kabupaten Bekasi mendorong untuk segera melaksanakan Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) sebagai tahapan menuju Musyawarah Daerah (MUSDA). Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor : KPTS. 37/SEK/KNPI-JB/XI/2023 tentang susunan personalia DPD KNPI Kabupaten Bekasi Hasil Musyawarah Luar Biasa yang di keluarkan […]

expand_less